TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya

Bacaan 5 menit
Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya

Melakukan pendekatan pada remaja yang sedang depresi memang cukup sulit. Oleh karena itu, lakukan pendekatan yang lembut dan persuasif, bukan dengan pemaksaan apalagi kekerasan.

Sebagai orangtua, tips mengenai cara mengatasi depresi pada remaja tentunya menjadi salah satu yang penting untuk diketahui. Pasalnya, perilaku remaja terkadang mudah meledak, sehingga menjadikan mereka rentan terkena depresi.

Memiliki anak remaja memang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi orangtua. Oleh karena itu, penting sekali bagi para Parents untuk memahami apa itu depresi pada remaja dan tips untuk mengatasinya.

Apa Itu Depresi pada Remaja?

cara mengatasi depresi pada Remaja

Gambaran mudahnya, depresi remaja adalah masalah kesehatan mental yangmenyebabkan perasaan sedih dan kehilangan minat dalam waktu panjang. Depresi pada remaja bisa memengaruhi cara anak untuk berpikir dan berperilaku sehingga menyebabkan masalah emosional serta fisiknya.

Penyebab depresi pada anak remaja bisa sangat beragam, misalnya tekanan teman sebaya, tekanan pendidikannya, dan perubahan pada tubuhnya. Nah, pada umumnya, inilah penyebab depresi pada remaja.

1. Genetis

Ada sebagian remaja yang mewarisi depresi dari keluarganya. Coba selidiklah kakek-nenek atau ugin orangtuanya yang juga pernah menderita depresi usia 15-30 tahun.

2. Hormon

Ketidakstabilan hormon pada remaja juga bisa menjadi penyebab depresi.

3. Trauma saat Kecil

Pengalaman buruk saat masih kecil bisa berpengaruh terhadap perilaku seseorang di masa depan, misalnya, kekerasan atau rasa kehilangan yang mendalam.

4. Pola Berpikir Negatif dari Lingkungannya

Seorang anak belajar dari lingkungan sekitar ia tinggal, termasuk pola pikir negatif dari keluarga. 

Gejala Depresi pada Remaja

cara mengatasi depresi pada Remaja

Gejala depresi pada remaja tentunya yang sangat bervariasi, tergantung dari tingkat keparahannya. Beragam gejala depresi pada remaja bisa dilihat dari perubahan sikapnya yang berbeda dibandingkan sebelum mengalami depresi. 

Depresi pada remaja kerap menyebabkan masalah yang signifikan di sekolah, dalam kehidupan sosial, dan lainnya.

Oleh karenanya, Parents perlu mengetahui tanda gejala depresi yang umum pada remaja. Berikut ini adalah beberapa gejala depresi pada anak remaja.

1. Mengalami Perubahan Emosional

  • Perasaan sedih yang terjadi terus-menerus
  • Menangis tanpa alasan yang jelas
  • Kesulitan berpikir, berkonsentrasi, membuat keputusan dan mengingat sesuatu
  • Frustrasi atau perasaan marah, bahkan karena hal-hal kecil
  • Merasa putus asa atau hampa
  • Suasana hati yang mudah tersinggung atau kesal
  • Kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas biasa
  • Kehilangan minat, atau konflik dengan, keluarga dan teman
  • Tingkat percaya diri yang rendah
  • Perasaan tidak berharga atau bersalah

2. Mengalami Perubahan Perilaku

Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya

  • Kelelahan dan kehilangan energi
  • Insomnia atau terlalu banyak tidur
  • Perubahan nafsu makan, terlalu sedikit atau terlalu tinggi
  •  Mulai menggunakan alkohol atau obat-obatan
  • Agitasi atau kegelisahan, misalnya, mondar-mandir, meremas-remas tangan, atau ketidakmampuan untuk duduk diam
  • Keterlambatan berpikir, berbicara, atau gerakan tubuh
  • Keluhan yang sering berupa nyeri tubuh dan sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan, yang mungkin termasuk sering mengunjungi perawat sekolah
  • Isolasi sosial
  • Prestasi sekolah yang buruk atau sering tidak masuk sekolah
  • Kurang memerhatikan kebersihan atau penampilan pribadi
  • Reaktif, mudah meledak, dan melakukan hal mengganggu yang berisiko
  • Menyakiti diri sendiri, misalnya, memotong, membakar, atau menusuk atau membuat tato secara berlebihan
  • Membuat rencana bunuh diri atau percobaan bunuh diri

Artikel Terkait: Insomnia saat hamil? Begini 14 cara alami mengatasinya

Cara Mengatasi Depresi pada Remaja

cara mengatasi depresi pada Remaja

Jika Parents menemukan gejala yang sudah disebutkan di atas pada anak remaja, sebaiknya segera lakukan tindakan untuk bisa menolong mereka. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Parents lakukan untuk menolong remaja yang sedang mengalami depresi.

1. Menawarkan Diri untuk Menjadi Tempat Bicara

Ketika seseorang mengalami depresi, mengomunikasikan segala kegundahan di dalam hatinya menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk bisa mengurangi gejala depresi. 

Sebagian anak remaja memang sedikit susah untuk bisa membuka diri terhadap orangtuanya. Namun, jika Parents memiliki kedekatan dengan anak, proses ini cukup mudah untuk dilalui. Cukup tawarkan mereka tempat untuk berbicara, kapan pun mereka sudah siap.

Jika Parents merasa anak remaja di rumah lebih dekat dengan sosok dewasa lainnya, seperti saudara, om, atau gurunya di sekolah, jangan sungkan untuk meminta tolong pada mereka untuk mendekati buah hati.

Artikel Terkait: Cara agar Anak Curhat dan Bagaimana Menanggapinya

2. Menunjukkan kepada Anak Bahwa Mereka Tidak Sendirian 

Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya

Ketika anak sedang merasa di titik terendahnya, tunjukkan kasih sayang dan kepedulian pada mereka. Beritahu mereka bahwa Parents akan selalu ada untuk mereka dan tidak akan pernah meninggalkan mereka sendirian.

Selain itu, ajarkan mereka untuk bisa saling membagi perasaan secara terbuka dengan orangtua agar beban yang terasa bisa berkurang. 

3. Jangan Biarkan Mereka Mengurung Diri

Remaja yang sedang mengalami depresi kerap mengurung dirinya sendiri dari lingkungan sosial. Coba untuk membujuk mereka untuk mau keluar dari kamarnya dan melakukan aktivitas ringan bersama keluarga, misalnya berolahraga pagi bersama, bermain permainan di ruang keluarga, atau undang salah satu sahabat dekatnya untuk bermain di rumah.

Mengisolasi diri bisa memperburuk perasaan depresi dan membuat beban di dalam dada menjadi lebih terasa berat.

4. Dorong Mereka untuk Bersosialisasi

Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya
Cerita mitra kami
Sering Dialami Saat Musim Hujan, Begini Cara Redakan Batuk Pilek pada Anak
Sering Dialami Saat Musim Hujan, Begini Cara Redakan Batuk Pilek pada Anak
Rahasia Sukses MPASI: Tips Memulai dan Panduan Jadwal untuk Si Kecil
Rahasia Sukses MPASI: Tips Memulai dan Panduan Jadwal untuk Si Kecil
Resep Makanan Sehat untuk Ibu Hamil: Egg Casserole
Resep Makanan Sehat untuk Ibu Hamil: Egg Casserole
Belajar Sambil Bermain dengan MAGFORMERS®, Lebih Aman dan Menyenangkan!
Belajar Sambil Bermain dengan MAGFORMERS®, Lebih Aman dan Menyenangkan!

Group of teenager friends on a basketball court teamwork and togetherness concept

Remaja yang sedang depresi biasanya menghindari lingkungan sosialnya. Namun, Parents justru perlu membujuk mereka untuk lebih aktif bergerak. Misalnya anak menyukai olahraga bulutangkis, Parents bisa mengajak mereka untuk ikut kumpul pada klub yang sesuai.

Jika anak memiliki hobi lain, misalnya menulis atau membaca buku, Parents bisa menemani mereka jalan-jalan ke toko buku untuk membeli buku baru.

5. Menerapkan Pola Hidup yang Sehat

Pola hidup yang sehat sangat penting untuk diterapkan pada remaja yang sedang depresi. Ajak mereka melakukan olahraga ringan dan batasi penggunaan gawai. Jangan lupa untuk menyiapkan asupan makanan yang bergizi agar tubuh mereka selalu prima. 

6. Hindarkan Para Remaja dari Konsumsi Alkohol dan Obat-obatan

Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya

Ketika sedang depresi, keinginan untuk mencoba alkohol dan obat-obatan akan meningkat pada anak remaja. Namun, kedua benda ini justru membuat mereka makin terpuruk ke dalam lubang depresi yang parah.

Oleh karenanya, Parents perlu menghindarkan kedua hal ini dari anak remaja di rumah.

7. Berkonsultasi dengan Pihak Medis

Saat buah hati mulai menunjukkan perilaku yang berbahaya, seperti keinginan untuk bunuh diri atau menyakiti diri sendiri, sebaiknya Parents segera minta bantuan kepada pihak medis, misalnya psikolog.

Demikianlah cara mengatasi depresi pada remaja yang perlu Parents pahami. Dekati buah hati dengan cara lembut dan persuasif ketika mereka sedang depresi. Cara kekerasan hanya akan menambah jarak dan membuat mereka makin jauh dari orangtuanya.

Sumber: Gooddoctor, Helpguide, Mayoclinic

Baca Juga:

5 Jenis Gangguan Kesehatan Mental saat Hamil yang Membahayakan Ibu dan Janin

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rian Andini

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Praremaja
  • /
  • Kondisi Depresi pada Remaja: Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasinya
Bagikan:
  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • 9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

    9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • 9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

    9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti