Panduan lengkap mencuci botol susu bayi agar bersih dan steril

Panduan lengkap mencuci botol susu bayi agar bersih dan steril

Perhatikan beberapa hal penting yang mungkin sering Anda lewatkan ketika mencuci botol bayi.

Terlepas dari bagaimana cara mencuci botol susu bayi, satu-satunya hal yang perlu Parents ingat adalah untuk segera membersihkannya langsung setelah digunakan. Cuci dot dengan sabun kemudian bilas botol dengan seksama dan keringkan sebelum menggunakannya lagi.

Ini adalah metode yang mudah tapi apakah cara ini yang terbaik untuk menjaga botol bayi Anda tetap bersih? Parents mungkin bertanya-tanya apakah butuh menggunakan sabun setiap kali mencuci, apakah harus menggunakan air hangat, atau bolehkah menggunakan kembali botol yang masih basah.

Artikel ini akan menjawab semua kebingumgan Parents terkait cara mencuci botol susu bayi.

Prosedur tepat cara mencuci botol susu bayi

cara mencuci botol susu bayi 1

ASI maupun susu formula rentan terhadap kontaminasi bakteri terutama jika tidak menyimpannya dengan benar ke dalam botol yang steril. Susu yang tidak steril bisa menyebabkan infeksi perut pada bayi karena sistem kekebalan tubuhnya belum cukup kuat untuk melawan bakteri.

Itulah mengapa Parents perlu mensterilkan dan mencuci botol bayi dengan benar sejak pertama kali dibeli. Mari kita bahas bagaimana cara mensterilkan botol bayi baru.

Artikel terkait: Botol ASI yang Baik dan Kurir ASI di Jakarta

Bagaimana cara mencuci botol susu bayi dan mensterilkannya?

Mensterilkan botol akan membunuh kuman-kuman. Prosedur ini adalah suatu keharusan selama 12 bulan pertama kehidupan bayi Anda.

Jadi, terlepas dari apakah Parents menggunakan ASI atau susu formula, Anda harus melakukan prosedur ini untuk mensterilkan botol susu bayi sebelum digunakan.

Beberapa metode umum sterilisasi botol bayi:

1. Merebus

Suhu air yang tinggi tidak memungkinkan kuman tetap hidup sehingga botol terjaga kebersihannya. Metode merebus ini akan membunuh kuman yang berbahaya.

  • Tempatkan botol susu, puting dot, dan tutupnya dalam panci besar di atas kompor.
  • Tambahkan air ke dalam panci hingga seluruh bagian botol terendam. Nyalakan api di kompor dan biarkan mendidih selama 5 menit.
  • Setelah itu matikan kompor dan tunggu sampai dingin. Dengan tangan yang bersih, Parents bisa mengambil botol, puting dot, dan tutupnya yang telah dingin.
  • Goyangkan botol untuk membuang sisa air. Jika Parents tidak ingin segera menggunakan botol, Anda bisa menyimpannya dalam wadah dan dimasukkan dalam lemari es.
  • Bila Anda menggunakan botol lagi setelah 24 jam, ulangi prosedur di atas.

2. Menggunakan bahan kimia

Metode steril yang satu ini menggunakan cairan kimia berbentuk tablet maupun cair. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan tutup botol, puting dot, dan alat-alat lain yang biasa Anda gunakan saat menyiapkan susu anak.
  • Biasanya ada panduan penggunaan cairan kimia untuk steril botol. Ikuti panduan tersebut untuk menyiapkan larutannya.
  • Sama seperti dengan metode merebus, masukkan botol dan aksesori lainnya ke dalam panci berisi larutan kimia.
  • Biarkan selama 30 menit atau sesuai petunjuk penggunaan.
  • Parents bisa membiarkan botol di dalam larutan sampai Anda ingin menggunakannya.
  • Jika Anda ingin segera menggunakannya, ambil botol dan aksesori lainnya, bilas dengan air bersih, lalu keringkan dengan kain bersih. Anda juga bisa menyimpannya dalam kulkas jika tidak ingin langsung digunakan.
  • Pastikan Anda membuang larutan kimia setelah 24 jam. Bersihkan panci dengan air hangat dan sabun.

3. Mengukus atau menguapkan 

Metode terakhir untuk mensterilkan botol adalah dengan mengukusnya. Sama dengan metode merebus, cara ini membutuhkan suhu tinggi agar botol steril.

  • Parents harus memiliki steamer atau sterilizer. Anda bisa membelinya di toko perlengkapan bayi maupun toko online.
  • Bersihkan botol, puting dot, serta tutup botol sebelum dimasukan ke steamer. Tempatkan botol dan aksesori dengan posisi menghadap ke bawah.
  • Baca petunjuk penggunaan alat untuk mengetahui berapa banyak penggunaan air dan berapa lama Parents bisa menyimpan botol setelah disteril.
  • Jika ingin menggunakan botol segera setelah disteril, cek juga bagaimana cara mengeringkan botol pada buku petunjuk.

Idealnya, Parents tak perlu sering-sering mensterilkan botol setiap kali akan digunakan. Untuk dua bulan pertama, mungkin masih perlu mengingat sistem imun tubuh bayi masih rentan.

Tapi setelah bayi berusia lebih dari dua bulan, cukup cuci bersih botol dan sesekali disteril. Bila bayi mengalami sariawan, Parents tetap perlu mensterilkan lagi botol sebelum digunakan, terutama di bagian puting dot dan juga empengnya.

Bagaimana cara mencuci botol susu bayi dan menjaganya tetap bersih?

cara mencuci botol susu bayi 2

Agar botol susu bayi tetap bersih dan higienis, Parents perlu mengingat beberapa hal penting ini.

  • Bersihkan botol menggunakan air hangat dan sabun setelah digunakan. Jangan biarkan sisa susu tertinggal lama di dalam botol karena akan mengental dan mengeras sehingga menyulitkan saat akan dibersihkan. Sisa susu dalam botol juga meningkatkan kuman masuk dalam botol.
  • Gunakan sabun pembersih khusus untuk membersihkan botol bayi.
  • Lepas bagian-bagian botol agar Anda bisa membersihkannya secara maksimal.
  • Jika Anda memperhatikan ada perubahan warna botol, coba gunakan botol baru. Biasanya perubahan warna menunjukkan akumulasi lemak susu karena pembilasan yang kurang maksimal.
  • Simpan sikat botol dan alas pengering botol di tempat terpisah dari piring dan peralatan dapur lainnya. Hal ini untuk mencegah kedua benda tersebut terkena cipratan minyak atau sisa kotoran lainnya.  Pastikan Parents juga membersihkan kedua benda ini secara teratur.
  • Saat membilas botol, pastikan tidak ada sisa sabun yang tertinggal. Bahkan sedikit saja ada sisa sabun dapat membuat susu mengental dan menyebabkan keracunan sabun yang tidak disengaja.
  • Biarkan botol benar-benar kering sebelum digunakan atau sebelum Anda menyimpannya di lemari es.

Masa pemakaian botol susu bayi

cara mencuci botol susu bayi 3

Berkaitan dengan masa penggunaan botol susu bayi, periksa kondisi puting dot dan botolnya. Biasanya setelah tiga hingga empat bulan pemakaian, Parents bisa menggunakan botol baru.

Cek tanda-tanda botol susu sudah perlu diganti:

  • Perubahan warna pada puting dan botolnya.
  • Jika ASI maupun susu formula menetes dari botol.
  • Penipisan bagian puting. Ini berarti puting dot melemah dan harus diganti
  • Ada bagian yang retak.

Selalu ingat bahwa sama seperti benda sensitif lainnya, perlakukan botol susu bayi dengan cinta dan perhatian ekstra. Pastikan Parents selalu berhati-hati dan teliti saat membersihkan botol bayi.

Semoga cara membersihkan botol susu bayi ini dapat membantu Anda.

*Artikel disadur dari tulisan di theAsianparent Singapura.

Baca juga:

Trik Mudah Membersihkan Dot Bayi Tanpa Sikat

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner