TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bolehkah Bayi Makan Daging Kambing? Pahami Hal-Hal Ini Terlebih Dahulu

Bacaan 4 menit
Bolehkah Bayi Makan Daging Kambing? Pahami Hal-Hal Ini Terlebih Dahulu

Bolehkah bayi makan daging kambing? Pada dasarnya kambing mengandung banyak protein. Namun, perhatikan hal-hal ini terlebih dahulu sebelum memberikannya.

Pada momen Idul Adha atau Hari Raya Kurban, daging kambing menjadi primadona seluruh keluarga. Namun, amankah bayi makan daging kambing?

Dikenal sebagai jenis daging yang kaya manfaat, daging kambing umumnya dapat diolah dalam berbagai hidangan masakan untuk Idul Adha. Pertanyaannya kini, bolehkah bayi makan daging kambing?

Pasalnya, banyak mitos terkait daging kambing seperti sering dikatakan menyebabkan darah tinggi ataupun tinggi kolesterol.

Padahal, jika dibandingkan daging sapi atau ayam, daging kambing mengandung lemak dan kolestrol paling rendah. 

Seperti dilansir BBC, kandungan protein daging kambing tingginya setara dengan daging merah lainnya.

Karena itu, bagi Parents yang memiliki bayi di bawah lima tahun (balita) maupun bayi di bawah tiga tahun (batita), tentu saja daging kambing aman dikonsumsi sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk si Kecil.

1. Bayi Boleh Makan Daging Kambing

bayi makan daging kambing

Seperti dikutip dari WebMD, Ronald Kleiman, MD, seorang profesor pediatri di Harvard Medical School memaparkan, tidak ada alasan untuk menunda memberikan daging merah untuk bayi.

“Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa memperkenalkan makanan harus dalam urutan tertentu, seperti sereal, sayuran, buah-buahan, dan akhirnya daging,” ungkap Ronald.

Dengan begitu, daging kambing bisa mulai diberikan pada bayi sejak berusia minimal 7 bulan.

Pasalnya, puree daging, mulai dari daging sapi dan kambing, mengandung zat besi dalam bentuk yang sangat dibutuhkan oleh bayi.  

Bayi membutuhkan banyak zat besi untuk perkembangan yang sehat, baik secara mental maupun fisik. Sebab, zat besi sangat penting untuk perkembangan otak dan melancarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Artikel terkait: Busui Tak Boleh Konsumsi Daging Kambing Terlalu Banyak, Ini Alasannya!

2. Manfaat Daging Kambing

manfaat daging kambing

Selain mengandung zat besi yang sangat penting untuk perkembangan otak dan melancarkan oksigen, daging kambing juga mengandung banyak protein, serta vitamin A, B3, B6 dan B12.

Vitamin B12 sangat penting untuk produksi sel darah merah, fungsi saraf dan diperlukan dalam metabolisme homocysteine.

Niasin atau vitamin B3 membantu tubuh melepaskan energi dari makanan dan penting untuk sistem saraf. Sedangkan vitamin B2 (riboflavin) berperan dalam menjaga kesehatan mata.

Daging kambing juga merupakan sumber beberapa mineral, terutama Zinc. Zinc berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu penyembuhan luka dan mempertahankan kadar testosteron yang sehat. Demikian seperti dikutip dari Livestrong.

Artikel terkait: Tak Baik untuk Kesehatan, Ini 7 Efek Makan Daging Kambing Berlebihan

3. Usia Berapa Anak Boleh Makan Daging Kambing?

Menurut dr.Jovita Amelia MSc SpGK, Spesialis Nutrisi Klinik dari RS Pelni Petamburan dan Ciputra Hospital, Jakarta, seperti dilansir dari Kumparan, Parents bisa memberikan daging kambing kepada anak-anak. 

Jovita memaparkan, anak usia dua tahun yang sudah makan masakan rumah sudah diizinkan untuk makan daging kambing. 

Sementara itu, untuk ibu yang ingin memberikannya pada bayi, daging kambing juga boleh dikonsumsi sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI) mulai usia 7-10 bulan.

Namun, Anda harus memilih daging kambing yang minim lemak seperti bagian pada paha atas dan bahu.

Selain itu, Parents tidak bisa memberikan semua bagian dari kambing, harus ada yang dibuang seperti jeroan, otak, usus maupun babat.

Namun, Parents harus ingat, daging kambing dan daging domba memiliki thermogenic effect yang lebih tinggi daripada daging merah lainnya. Thermogenic effect adalah efek panas yang dihasilkan dari sistem metabolisme saat mencerna bahan makanan. Artinya, memakan kambing dapat melancarkan metabolisme karena butuh energi lebih banyak.

Karena menimbulkan efek panas pada pencernaan anak-anak, sebaiknya jangan terlalu banyak memberi daging kambing pada si kecil. 

4. Konsultasikan pada Dokter Sebelum Memberi Daging Kambing pada Bayi

Meski telah disebutkan bahwa daging kambing boleh dikonsumsi bayi, lebih baik konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu.

Parents juga harus memantau reaksi alergi yang mungkin muncul ketika bayi makan daging kambing.

Cerita mitra kami
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Ciri-Ciri Anak Kekurangan Zat Besi, Si Kecil Anda Termasuk?
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan
Ini Cara Memastikan Asupan Gula untuk Anak Tidak Berlebihan

Artikel terkait: Primadona Hari Raya Idul Adha, Coba Yuk 3 Resep Sate Kambing dan Tips Mengolahnya

5. Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengolah Daging Kambing untuk Bayi

daging kambing untuk bayi

Sebelum mengolah daging kambing, jangan lupa untuk mencuci bersih daging merah satu ini. Pasalnya, daging merupakan media perkembangbiakan bakteri. 

Selain itu, gunakanlah pisau dan talenan yang berbeda dengan yang biasa Anda pakai untuk memotong sayur dan buah.

Itulah hal-hal yang perlu Parents ketahui mengenaij daging kambing yang aman diberikan untuk bayi.

Selamat Lebaran Idul Adha dan menikmati daging kambing kurban. Dan, tetap jaga prokes ya Parents!

Baca juga:

Cara Mengolah Daging yang Tepat bagi Ibu Hamil, Jangan Sampai Salah!

Busui Tak Boleh Konsumsi Daging Kambing Terlalu Banyak, Ini Alasannya!

Bumil Perlu Hati-hati, Ini Risiko Mengonsumsi Daging Beku yang Perlu Diwaspadai

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

Diedit oleh:

Ruben Setiawan

  • Halaman Depan
  • /
  • Makanan & Minuman
  • /
  • Bolehkah Bayi Makan Daging Kambing? Pahami Hal-Hal Ini Terlebih Dahulu
Bagikan:
  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

  • 40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

    40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

  • 10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

    10 Es Krim Jadul di Indonesia Favorit Masa Kecil, Ada Es Gabus!

  • 20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

    20 Makanan Tinggi Kalori untuk Tingkatkan Berat Badan Bayi

  • 40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

    40 Resep Menu Masakan Sehari-hari agar Tidak Bosan untuk Keluarga

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti