TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Bacaan 5 menit
Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Mau olahraga setelah melahirkan tapi takut sakit punggung? Simak penjelasan di artikel ini, yuk!

Sakit punggung setelah melahirkan merupakan salah satu kondisi pascapersalinan yang kerap dialami oleh banyak perempuan. Biasanya, dokter akan menyarankan sejumlah cara untuk mengatasi kondisi tersebut, di antaranya dengan berolahraga. Namun, di sisi lain, masih banyak yang percaya bahwa olahraga akan menyebabkan sakit punggung untuk ibu melahirkan.

Lantas, benarkah demikian? Nah, bagi Bunda yang penasaran, cari tahu penjelasannya di artikel ini, yuk!

Daftar isi

  • Benarkah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?
  • Manfaat
  • Jenis Olahraga yang Baik

Benarkah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Sebuah studi menyatakan bahwa 30 hingga 95 persen perempuan mengalami nyeri punggung selama tahun pertama setelah melahirkan. Biasanya, sakit punggung setelah melahirkan akan mereda dalam waktu 6 sampai 8 minggu. Meskipun, dalam kasus operasi caesar, kondisi tersebut bisa bertahan sedikit lebih lama.

Rasa sakit ini sangat bisa diobati, salah satunya dengan berolahraga. Namun, mungkin ada ibu baru di sini yang bertanya-tanya kapan waktu untuk kembali berolahraga dan jenis olahraga apa yang terbaik dalam beberapa minggu dan bulan pertama setelah melahirkan.

Artikel Terkait: Fakta Menarik Kontraksi Jelang Melahirkan, Tahapan hingga Tips Menghadapinya

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), jenis kehamilan dan persalinan yang Bunda alami adalah pertimbangan utama untuk menentukan tanggal mulai berolahraga. Secara umum, bila Bunda memiliki kehamilan dan persalinan yang normal, maka Anda dapat mulai berolahraga saat merasa siap.

Untuk beberapa perempuan, ini mungkin seminggu setelah melahirkan. Tetapi, jika menjalani operasi caesar atau komplikasi lain seperti diastasis recti atau robekan vagina yang parah, Parents harus berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan jangka waktu yang aman untuk memulai olahraga lagi.

Saat Parents kembali ke gym atau berolahraga sendiri, usahakan untuk tetap aktif dengan melakukan aktivitas aerobik berdampak rendah selama 20 hingga 30 menit sehari. Kemudian, tambahkan 10 menit latihan pascapersalinan sederhana untuk membantu memperkuat otot perut dan otot lainnya seperti kaki, bokong, dan punggung. 

Manfaat Olahraga Setelah Melahirkan

Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Berolahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk memperbaiki suasana hati, memperkuat dan mengencangkan otot, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Namun, khusus pada masa nifas, olahraga memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Membantu memulihkan kekuatan otot dan mengencangkan tubuh 
  • Membuat tubuh tidak terlalu lelah karena meningkatkan energi dan rasa kesejahteraan Anda
  • Meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik
  • Tingkatkan suasana hati, hilangkan stres, dan bantu cegah depresi setelah melahirkan
  • Membantu menurunkan berat badan ekstra yang Bunda peroleh selama hamil

Untuk diketahui, latihan aerobik intensitas ringan hingga sedang (seperti jalan santai) selama periode pascapersalinan memiliki kemampuan untuk memperbaiki gejala depresi ringan hingga sedang, lho Bun.

Artikel Terkait: 7 Merk Treadmill yang Bagus di 2022, Bisa Rutin Olahraga di Rumah saat Hujan

Olahraga yang Baik Setelah Melahirkan

Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?

Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan

Menurut Roselyn Reilly, seorang pelatih di Berkley, Michigan, hal terpenting dalam periode pascapersalinan adalah mendapatkan kembali kekuatan inti. Oleh karenanya, dia merekomendasikan untuk fokus pada diafragma, otot abdominis transversal, dan dasar panggul.

Adapun latihan pasca melahirkan yang direkomendasikan meliputi:

  • Jalan cepat
  • Renang 
  • Aerobik aqua
  • Yoga
  • Pilates
  • Latihan aerobik dampak rendah
  • Latihan beban ringan
  • Bersepeda
  • Latihan dengan bola stabilitas

Selain itu, pernapasan diafragma dan latihan Kegel merupakan kunci selama masa nifas.

1. Latihan dasar panggul (Kegel)

Apabila Bunda mengikuti petunjuk dokter selama kehamilan, ada kemungkinan besar tubuh Anda sudah mengetahui cara melakukan Kegel. Dengan melanjutkan latihan ini selama masa nifas dapat membantu untuk memperkuat otot dasar panggul. Berikut cara selengkapnya.

  • Kencangkan otot dasar panggul Anda (yang digunakan untuk menghentikan aliran buang air kecil).
  • Tahan selama 10 detik.
  • Ulangi sepanjang hari.

Artikel Terkait: 8 Manfaat Korset Setelah Melahirkan, Bantu Kembalikan Bentuk Tubuh

2. Pernapasan diafragma

Pernapasan diafragma merupakan latihan yang dapat Bunda mulai dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan. Meluangkan beberapa menit setiap hari untuk fokus pada pernapasan dapat membantu Anda rileks dan mengurangi stres.

Ini juga dapat meningkatkan stabilitas inti dan memperlambat laju pernapasan Bunda. Selain itu, latihan pernapasan ini dapat dilakukan sambil duduk atau berbaring. 

  • Berbaring telentang di lantai atas matras yoga.
  • Rilekskan tubuh Anda, lalu fokuskan untuk melepaskan ketegangan dari jari kaki hingga ujung kepala.
  • Setelah itu, letakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut.
  • Tarik napas dalam-dalam melalui hidupng. Ini akan mengembangkan perut Parents, tetapi dada Anda harus tetap diam. Lakukan selama 2 hingga 3 detik.
  • Lalu, buang napas secara perlahan sambil menahan satu di dada dan satu lagi di perut.
  • Ulangi latihan ini beberapa kali selama 2 hingga 3 menit.

3. Berjalan

Berjalan sambil mendorong bayi yang baru lahir akan memberikan tubuh Parents latihan yang luar biasa, terutama jika menemukan rute dengan beberapa tanjakan. Saat tubuh semakin kuat, pertimbangkan untuk berhenti setiap 10 hingga 15 menit, dan lakukan beberapa squat berat badan.

Bunda, itulah penjelasan mengenai olahraga setelah melahirkan. Ternyata, olahraga tidak akan menyebabkan sakit punggung untuk ibu melahirkan. Ia justru memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Jadi, tidak perlu ragu lagi ya!

***

www.healthline.com/health/exercise-fitness/postnatal-exercises

www.webmd.com/baby/news/20011017/10-ways-to-prevent-back-pain-after-delivery

Baca Juga:

7 Manfaat Daun Kelor untuk Ibu Hamil, Salah Satunya Cegah Anemia!

Mitos Ikan Sembilang, Benarkah Bisa Bikin Keguguran jika Dikonsumsi Ibu Hamil?

Manfaat dan Tips Memberikan Madu untuk Anak 1 Tahun

 

Cerita mitra kami
Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhilla Arifin

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • Apakah Olahraga Akan Menyebabkan Sakit Punggung untuk Ibu Melahirkan?
Bagikan:
  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
    Cerita mitra kami

    Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025

  • Obat Flu yang Aman untuk Ibu Hamil dan Cara Alami Mengatasinya

    Obat Flu yang Aman untuk Ibu Hamil dan Cara Alami Mengatasinya

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025
    Cerita mitra kami

    Serunya Launching Philips Avent Wearable Breast Pump IMBEX 2025

  • Obat Flu yang Aman untuk Ibu Hamil dan Cara Alami Mengatasinya

    Obat Flu yang Aman untuk Ibu Hamil dan Cara Alami Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti