TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penyebab Anosmia atau Gangguan Penciuman, Salah Satunya Hidung Tersumbat

Bacaan 4 menit
Penyebab Anosmia atau Gangguan Penciuman, Salah Satunya Hidung Tersumbat

Anosmia membuat Anda kesulitan untuk mencium bau. Ini merupakan salah satu gejala khas COVID-19 yang perlu diwaspadai.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Istilah anosmia sudah familier di telinga, ya. Lebih tepatnya saat pandemi COVID-19 mulai merebak. 

Penting untuk diketahui bahwa anosmia merupakan gangguan indera penciuman yang membuat penderitanya kesulitan untuk mencium bau.

Kondisi ini dapat bersifat sementara atau permanen tergantung penyebab yang mendasarinya.

Sebenarnya tak hanya COVID-19, ada beberapa kondisi dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan penciuman. Mulai dari adanya alergi, batuk, gangguan otak hingga saraf.

Individu dengan ini perlu berhati-hati karena dalam situasi tertentu, gangguan penciuman bisa membahayakan hidup.

Sebagai contoh, saat terjadi kebakaran atau kebocoran gas, jika tidak bisa mencium sesuatu, akan berbahaya, bukan?

Yuk, pahami tentang anosmia lengkapnya di bawah ini!

Artikel Terkait: Si Kecil Mengalami Anosmia? Ini 5 Langkah Mengatasinya yang Perlu Parents Lakukan

Apa Itu Anosmia?

anosmia

Secara harafiah, anosmia adalah ketidakmampuan dalam mencium bau.

Konidisi ini umumnya terjadi ketika seseorang mengalami alergi, pilek, atau sinusitis.

Tak hanya itu, hilangnya atau terjadinya gangguan penciuman juga merupakan salah satu gejala khas COVID-19.

Hasil studi menemukan bahwa individu dengan COVID-19 yang mengalami anosmia umumnya mengalami perjalanan penyakit yang lebih ringan dibandingkan dengan yang tidak.

Pada kondisi-kondisi ini, gangguan penciman ini memang hanya bersifat sementara dan akan pulih seiring dengan waktu. 

Anosmia juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang lebih serius, seperti trauma kepala hingga tumor otak.

Jika ini yang menjadi penyebabnya, dapat bersifat permanen sehingga perlu diwaspadai.

Seseorang yang kehilangan penciumannya disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter bila anosmia berlangsung lama (>3 bulan), meski penyakit akutnya sudah sembuh.

Selama masa pandemi, segeralah melakukan swab antigen atau PCR bila mengalami anosmia baik disertai dengan maupun tanpa gejala lain seperti demam, batuk, atau sakit tenggorokan.

Apa Penyebab Anosmia?

anosmia

Selain beberapa penyebab yang telah dijelaskan di atas, kondisi-kondisi berikut dapat memicu terjadinya anosmia:

  • Iritasi pada selaput lendir yang melapisi hidung. Ini bisa terjadi akibat pilek, flu, sinusitis, alergi, dan kebiasaan merokok.
  • Penyumbatan saluran hidung yang dapat menghalangi udara masuk ke dalam hidung. Kondisi ini dapat disebabkan karena tumor, polip hidung, dan kelainan bentuk tulang di dalam hidung.
  • Gangguan otak atau saraf. Anosmia dapat terjadi ketika reseptor di dalam hidung yang berperan dalam mengirimkan informasi melalui saraf ke otak mengalami kerusakan. Kondisi ini dapat dipicu oleh faktor usia, masalah hormonal, gangguan tiroid, penyakit Alzheimer, skizofrenia, epilepsi, diabetes, cedera otak atau kepala, paparan bahan kimia, dan efek samping konsumsi obat-obatan tertentu.

Pada kasus yang jarang terjadi, kondisi ini juga dapat terjadi karena faktor genetik (bawaan) yang membuat seseorang lahir tanpa memiliki indera penciuman.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Anosmia?

anosmia

Ketika mengalami anosmia terjadi dalam waktu lama atau berkepanjangan, Anda harus segera menemui dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan pada kepala dan otak (seperti CT scan, MRI, atau Rontgen) maupun hidung (seperti endoskopi).

Bila anosmia disertai dengan gejala COVID-19 lain seperti demam, batuk, atau sakit tenggorokan, Anda akan disarankan untuk melakukan swab antigen dan/atau PCR.

Bagaimana Cara Pengobatannya?

Penyebab Anosmia atau Gangguan Penciuman, Salah Satunya Hidung Tersumbat

Anosmia bisa diobati sesuai dengan penyebabnya. Jika terjadi akibat infeksi atau alergi akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari, sehingga tidak memerlukan perawatan khusus.

Jika masalah ini terjadi akibat COVID-19 juga hanya bersifat sementara, meski bisa berlangsung hingga berbulan-bulan.

Namun pada kondisi ini, Anda perlu melakukan pencegahan penularan dengan memakai masker dan menjaga jarak dengan orang yang tinggal serumah sampai dinyatakan sembuh. 

Anda juga tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari saat mengalami anosmia dan gejala COVID-19 lain, meskipun hasil swab antigen atau PCR negatif.

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Terutama, bila terdapat riwayat kontak erat dengan individu yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Pada umumnya, obat-obatan berikut digunakan pada kasus anosmia yang menimbulkan iritasi hidung, biasanya akibat infeksi atau alergi:

  • Antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri.
  • Dekongestan untuk mengurangi hidung tersumbat.
  • Antihistamin untuk mengurangi produksi lendir hidung.
  • Semprotan steroid pada hidung untuk mengurangi peradangan.

Selain menggunakan obat-obatan tersebut, Anda juga perlu menghindari penyebab alergi atau iritasi hidung serta berhenti merokok.

Jika kehilangan indra penciuman disebabkan oleh sumbatan hidung, mungkin diperlukan tindakan khusus, seperti operasi untuk menghilangkan polip hidung, meluruskan septum hidung, atau membersihkan sinus.

Apa Saja Komplikasi Anosmia?

Penyebab Anosmia atau Gangguan Penciuman, Salah Satunya Hidung Tersumbat

Anosmia tidak menyebabkan komplikasi serius yang berkaitan dengan kondisi kesehatan Anda.

Meski demikian, gejala ini perlu diwaspadai karena dapat membahayakan dan memengaruhi kualitas hidup Anda.

Kekurangan gizi atau penurunan berat badan dapat terjadi karena berkurangnya nafsu makan akibat tidak bisa mencium bau makanan.

Pada beberapa kasus, dapat terjadi keracunan makanan ketika tanpa sadar mengonsumsi makanan basi (kedaluwarsa).

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

***

Baca Juga:

Entropion: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!

Waspada Asidosis, Tingginya Kadar Asam di Darah yang Picu Gangguan Organ

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Penyebab Anosmia atau Gangguan Penciuman, Salah Satunya Hidung Tersumbat
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti