TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!

Bacaan 4 menit
Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!

Apa saja makanan penyebab batu empedu sehingga perlu dihindari?

Batu empedu kerap dipicu oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari. Apa saja makanan penyebab batu empedu yang perlu dihindari?

Perlu dipahami lebih dulu, batu empedu (kolelitiasis) merupakan batu-batu kecil yang terbentuk di dalam kandung empedu, yakni organ berbentuk buah pir yang terletak di bawah hati.

Organ ini berperan dalam mengumpulkan dan menyimpan empedu, cairan berwarna hijau kecoklatan yang diproduksi oleh hati. Empedu sendiri memiliki beberapa fungsi, yakni membawa keluar sisa metabolisme hati, mencerna lemak dari makanan, serta menyerap vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.

Ukuran batu empedu bisa hanya sekecil bintik hingga sebesar kandung empedu, yang panjangnya mencapai 15 cm. Namun, sebagian besar batu empedu berukuran lebih kecil dari 2,5 cm dan jenisnya dapat berupa batu kolesterol atau batu pigmen. 

Keberadaan batu empedu bisa tidak bergejala (silent gallstone). Namun bila mengganggu, batu empedu dapat memicu rasa nyeri yang tiba-tiba di perut sisi kanan atas. Gejala ini dapat disertai dengan mual, muntah, hilang nafsu makan, urin berwarna gelap, dan diare. 

Ada sejumlah faktor yang bisa memicu pembentukan batu empedu. Mulai dari usia, riwayat keluarga dan jenis kelamin.

Perempuan memang dua kali lebih sering mengalaminya ketimbang pria. Individu dengan berat badan berlebih atau obes juga lebih berisiko mengalami batu empedu. Dan faktor yang kerap dilupakan, yakni pola makan tinggi lemak dan kolesterol. Sesungguhnya, faktor ini adalah yang paling mungkin diperbaiki.

Artinya, penting untuk kita semua untuk memerhatikan makanan yang diasup, termasuk menghindari makanan penyebab batu empedu.

Makanan Penyebab Batu Empedu

Untuk menurunkan risiko terbentuknya batu empedu, beberapa golongan makanan berikut perlu dihindari:

  • Makanan tinggi asam lemak jenuh dan asam lemak trans

makanan penyebab batu empedu

 

Makanan tinggi asam lemak jenuh dan asam lemak trans akan memicu tubuh untuk menghasilkan lebih banyak empedu. Selanjutnya, proses ini akan memicu terbentuknya batu empedu. 

Makanan dalam golongan ini yang perlu dihindari antara lain daging merah, butter, susu full cream dan produk olahannya yang tinggi lemak, serta makanan siap saji. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan berlemak sehat yang mengandung asam lemak omega-3 seperti alpukat, kacang almon, kacang kedelai, ikan tuna, salmon, sarden, bayam, dan kubis.

  • Makanan yang digoreng dan makanan siap saji

makanan penyebab batu empedu

Makanan yang digoreng memang banyak disukai. Sayangnya, makanan jenis ini tidak boleh dikonsumsi terlalu sering. Makanan yang digoreng dan siap saji cenderung tinggi kadar asam lemak jenuh dan asam lemak trans sehingga dapat memicu pembentukan batu empedu. Sebaiknya, konsumsi makanan yang direbus atau dikukus.

  • Karbohidrat olahan

makanan penyebab batu empedu

Karbohidrat termasuk sumber makanan utama yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada jenis karbohidrat yang konsumsinya perlu dibatasi, yaitu karbohidrat sederhana atau olahan. Studi menemukan bahwa jenis karbohidrat ini berhubungannya dengan meningkatnya pembentukan batu empedu. Oleh sebab itu, hindari makanan seperti tepung putih, roti, pasta, nasi putih, kue-kue kering, biskuit, minuman bersoda, serta minuman dengan gula tambahan lainnya.

  • Diet rendah kalori

Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!

 

 

Diet rendah kalori dapat menyebabkan penurunan berat badan yang bersifat tiba-tiba. Ini dapat memperburuk gejala batu empedu pada yang sudah ada dan memicu pembentukan batu empedu lebih lanjut. Bila ingin menurunkan berat badan, lakukan secara bertahap dengan menerapkan pola diet bergizi seimbang dan berolahraga. Sebaiknya, penurunan berat badan tidak lebih dari 500-1.000 gram per minggu.

Itulah sumber makanan utama yang dapat menyebabkan batu empedu. Sebaliknya, untuk mencegah batu empedu, Anda bisa memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan,  polong-polongan, serealia utuh, serta sumber lemak sehat seperti minyak ikan dan minyak zaitun.

Cara Lain untuk Mencegah Batu Empedu

Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!

Anda juga bisa mencegah batu empedu dengan melakukan beberapa hal berikut:

    • Menjaga berat badan di rentang ideal. Bila Anda memiliki berat badan berlebih atau obes, sebaiknya segera ubah pola makan menjadi lebih sehat dan rutin berolahraga.
    • Olahraga teratur minimal 30 menit per hari atau total 150 menit dalam seminggu. Lkukan olahraga yang disukai dan mampu laksana, misalnya jogging, lari, berenang, bersepeda, dan yang lainnya. Pastikan Anda melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya untuk mencegah cedera.
    • Hindari zat pemicu alergi (alergen). Pada sebagian orang, alergen dari makanan tertentu dapat memicu pembentukan batu empedu. 
  • Hindari merokok. Beberapa studi menunjukkan bahwa merokok meningkatkan risiko terjadinya batu empedu baik pada pria maupun wanita.

Bila memiliki riwayat keluarga dengan batu empedu atau Anda mengalami gejala-gejalanya, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selanjutnya, Anda juga bisa berkonsultasi dengan ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi pola diet terbaik untuk mencegah batu empedu.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Semoga dengan mengetahui apa saja makanan penyebab batu empedu dan upaya lainnya yang bisa mencegah terjadinya batu empedu ini bisa bermanfaat, ya. 

Baca Juga:

Hati-hati! Kurang Minum Sebabkan Batu Ginjal, Ini Gejala dan Cara Mengobatinya

Penyakit Infeksi Saluran Kemih – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Atasi Infeksi Saluran Kemih, Kenali Dulu Dosis dan Efek Samping Antibiotik Ciprofloxacin

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Daftar Makanan yang Memicu Terjadinya Batu Empedu, Hindari ya Bun!
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti