TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimana Cara Memastikan Anak Cukup Zat Besi? Ini Kata Dokter

Bacaan 4 menit
Bagaimana Cara Memastikan Anak Cukup Zat Besi? Ini Kata Dokter

Ketika anak mengalami anemia defisiensi zat besi, bolehkah orangtua memberikan suplementasi zat besi untuk anak? Yuk Bun ketahui jawabannya.

Asupan zat besi sangat dibutuhkan untuk anak agar tetap kuat dan sehat.

Pasalnya, Zat besi berfungsi untuk membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Apabila kekurangan zat besi, si Kecil berisiko sebabkan anemia defisiensi besi. Kondisi ini umum terjadi pada anak-anak dan bayi.

Kondisi anemia defisiensi zat besi membuat anak kekurangan darah yang kaya oksigen sehingga membuatnya lemas dan tidak fokus.

Selain itu, anak yang kekurangan zat besi juga akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang lambat.

Dengan demikian, orang tua wajib memberikan asupan zat besi untuk anak yang sesuai untuk mencegah terjadinya defisiensi besi.

Di bawah ini, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK menjelaskan cara memenuhi zat besi untuk anak.

Artikel terkait: Infografis: 10 Tanda Anak Kekurangan Zat Besi

Dampak Negatif Kekurangan Zat Besi pada Anak

zat besi untuk anak

Risiko anemia defisiensi zat besi dapat mengintai setiap anak, termasuk anak yang mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan.

Meskipun risiko tertinggi tetap saja mengintai pada anak-anak yang diberi susu formula.

“Bukan cuma anak-anak dengan penambahan susu formula saja yang lebih rentan alami defisit zat besi. Para anak yang diberikan ASI eksklusif juga memiliki risiko kekurangan zat besi,” ujar dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK dalam suatu acara yang diselenggarakan pada Kamis, 31 Januari 2019.

Anak yang mengalami kekurangan zat besi biasanya akan terlihat dari fisik mereka yang lesu. Tanda anak kekurangan zat besi pada dasarnya sama saja seperti orang dewasa.

“Tanda paling mudah mengetahui anak anemia zat besi yaitu dia gampang ngantuk meskipun bukan di jam tidurnya. Lalu, anak terlihat lemas meskipun dia sudah makan dan sudah istirahat, pertumbuhan dan perkembangannya juga berbeda,” jelas Diana.

Diana melanjutkan, anak yang kekurangan zat besi lebih rentan terkena infeksi.

Dia akan sering terserang batuk dan pilek, walaupun makanan yang dimakan sehat dan bersih.

Artikel terkait: Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu karena Anemia, Waspadai Gejalanya

Cara Memastikan Anak Cukup Zat Besi

zat besi untuk anak

Agar anak terhindar dari anemia defisiensi zat besi, maka orang tua harus memastikan jika anak mendapatkan asupan zat besi yang cukup.

Biasanya dapat dimulai sejak anak MPASI dengan menambahkan makanan kaya akan zat besi seperti hati ayam ke dalam menu makan.

Meski demikian, ternyata satu hati ayam saja tak bisa memenuhi kebutuhan zat besi anak. Setidaknya anak harus memakan 5 pasang hati ayam agar kebutuhan zat besi terpenuhi.

“Bisa makan hati ayam, tapi itu harus dalam jumlah yang banyak, setidaknya butuh 5 pasang hati ayam dalam sehari untuk memenuhi sekian miligram zat besi. Tapi, memakan 5 pasang ati ayam tentunya itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh bayi atau anak,” kata Diana saat ditemui di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, agar kebutuhan zat besi untuk anak terpenuhi, Parents bisa memberikan tambahan suplementasi zat besi.

Harus Parents ketahui bahwa pemberian suplementasi zat besi untuk anak boleh dilakukan dan aman bagi mereka.

“Tidak ada salahnya menambahkan suplementasi, karena kalau hanya dari MPASI home made, itu tidak bisa mencukupi kebutuhannya. Jika orang tua menambahkan bayam dan brokoli juga tetap tidak memenuhi kebutuhan zat besi anak, karena zat besi dibagi menjadi 2 jenis yaitu zat besi ham dan nonham, di mana yang dibutuhkan adalah zat besi ham dari hewani,” ungkap Diana.

“Zat besi ham dari hewani lebih mudah dipakai oleh badan untuk membuat sel darah merah, sehingga percuma saja jika makan banyak bayam atau brokoli, karena penyerapannya berbeda. Untuk itu, dibutuhkan tambahan suplementasi zat besi,” tambahnya.

Maka dari itu, jika anak mulai muncul gejala kurang zat besi, lebih baik Parents mulai memberikan suplementasi zat besi agar kondisinya tidak semakin parah. 

Diskusikan juga dengan dokter Anda cara memenuhi zat besi untuk si Kecil.

***

Nah, itulah informasi tentang pemberian suplementasi zat besi untuk anak yang ternyata diperbolehkan, semoga bermanfaat.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

 

Baca juga:

4 Hal yang Sebabkan Anak Kekurangan Zat Besi, Simak Cara Mengatasinya!

6 Rekomendasi Susu Tinggi Zat Besi untuk Anak di 2024

19 Makanan Kaya Zat Besi untuk Bayi Selain Daging, Parents Perlu Tahu!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bagaimana Cara Memastikan Anak Cukup Zat Besi? Ini Kata Dokter
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti