TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak

Bacaan 5 menit
7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak

Supaya anak tumbuh menjadi orang beretika dan bisa mengelola emosinya dengan baik, berikut ini cara mengajarkan si Kecil sopan santun yang bisa dilakukan Parents sejak dini.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Perilaku dan etika yang baik tidak bisa dibangun dalam waktu semalam. Maka itu, Parents perlu mengajarkan sopan santun pada anak sejak dini agar ia tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Perlu diketahui, etika dan sikap baik tidaklah dibentuk secara instan, Parents. Itulah sebabnya, mengajari anak-anak sopan santun sejak dini sangatlah penting dilakukan.

Orang tua diharapkan dapat membantu buah hati mereka untuk mengembangkan keterampilan sosialnya dengan cara berinteraksi dan memperlakukan orang lain secara hormat.

Berikut adalah cara-cara yang bisa Parents coba untuk mengajarkan sopan santun kepada anak.

Artikel Terkait: Kapan Harus Mulai Mendidik Anak Tentang Sopan Santun?

Cara Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak

1. Berikan Contoh yang Nyata

7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak

Anak-anak adalah peniru yang ulung. Jika Parents mengharapkan si kecil memiliki sikap sopan santun yang baik, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikannya contoh yang nyata atau menjadi role model mereka.

Anak harus melihat sendiri bagaimana kita mencontohkan bersikap sopan kepada orang lain, termasuk pada dirinya sendiri.

Perhatikan bagaimana cara Parents berinteraksi, baik dengan pasangan, keluarga, teman, hingga orang yang tak dikenal.

Jika si kecil sudah terbiasa melihat Parents berperilaku sopan, ia pun akan mencontohnya.

Artikel Terkait: Pentingnya Orang Tua sebagai Role Model Anak, Ini Kata Psikolog

2. Mulai Sedari Dini

sopan santun

Hindari mengabaikan perilaku yang tak baik hanya karena si kecil masih anak-anak.

‘Namanya juga anak-anak’ sering kali digunakan para orang tua ketika anak mereka berbuat tidak sopan, tetapi faktanya hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan.

Anak-anak perlu diajari sopan santun sedini mungkin.

Ketika anak sudah mulai bisa memahami instruksi atau kata-kata sederhana, ambil contoh misalnya pada usia satu setengah tahun, mulailah untuk mengajarinya sopan santun.

Etika dasar seperti kata ‘tolong’, ‘terima kasih’, dan ‘maaf’ adalah hal yang wajib dipelajari sejak dini.

Parents juga bisa membimbingnya untuk berlaku sopan kepada yang lebih tua, berbagi mainan dengan teman sebayanya, mengelola emosi dengan baik, dan ajari mengenai pentingnya empati.

Artikel Terkait: 4 Tips Mengatasi Sikap Anak yang Tidak Sopan di Tempat Umum

3. Sesuaikan dengan Usia

sopan santun

Ajarkan sopan santun kepada anak bertahap, sesuai dengan usianya. Tentu mengajarkan sopan santun kepada anak usia balita dan usia sekolah adalah dua hal yang berbeda.

Pastikan anak sudah menguasai dasar-dasar etika seperti cara meminta tolong, meminta maaf, dan berterima kasih.

Jika anak sudah beranjak besar, Parents mulai bisa mengenalkannya terhadap hal-hal yang lebih kompleks.

Misalnya, etika ketika bertamu, cara menulis pesan yang baik, menelepon dengan sopan, hingga table manners, dan lain sebagainya.

Mengutip dari laman Very Well Family, apabila Parents memberi anak terlalu banyak hal untuk dipelajari, bisa saja ia merasa kewalahan.

Oleh karena itu, sebaiknya fokus pada satu hal saja hingga ia benar-benar menguasainya

4. Jadikan Kebiasaan

Pepatah bisa karena biasa berkaitan erat dengan etika dan sopan santun.

Jika anak tumbuh dalam lingkungan yang menjadikan perilaku sopan santun sebagai kebiasaan, maka ia pun akan tumbuh menjadi pribadi yang santun pula.

Jika anak melakukan sesuatu hal yang Parents dan keluarga anggap tidak pantas, hindari mengomelinya panjang lebar.

Sebaiknya, berikan alasan yang mudah diterima olehnya mengapa perilaku tersebut tidak pantas untuk dilakukan.

Anak-anak akan lebih mudah mengingat tata krama dan aturan tertentu jika diberikan penjelasan singkat tentang mengapa suatu perilaku dianggap tidak sopan.

Sebagai contohnya, jika si kecil berbicara dengan mulut penuh makanan, Parents bisa menjelaskan bahwa hal itu tidak baik karena bisa saja anak tersedak makanan di mulutnya.

Beri tahu pula bahwa hal tersebut tak sesuai dengan tata krama.

5. Ajarkan dengan Permainan

7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak

Bermain peran dapat menjadi kesempatan untuk melatih anak berperilaku sopan. Buat sebuah situasi di mana anak harus berperilaku sopan, misalnya bermain peran belanja di supermarket.

Parents bisa mengajarkan cara meminta tolong yang baik, misalnya mengambilkan barang-barang. Setelah itu, beritahu agar jangan lupa berterima kasih jika mendapatkan bantuan.

Bantu pula anak mempraktikkan cara menanggapi hal-hal yang tidak disukainya, tetapi dengan tetap sopan.

Melalui bermain peran, Parents bisa memberikan contoh nyata dan mendukung si kecil untuk berperilaku sopan dan hormat dalam berbagai situasi.

Artikel Terkait: Mengapa Anak Bersikap Tidak Sopan pada Orangtua? Ini 5 Penyebabnya

6. Berikan Pujian yang Spesifik

7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak

Pujilah anak jika ia berhasil menerapkan sopan santun dalam kesehariannya.

Beritahu pula mengapa ia pantas mendapatkan pujian tersebut, misalnya ‘Adek hebat karena sudah ingat mengucapkan terima kasih setelah dibantu’ atau ‘Adek pintar, ya, minta tolongnya baik dan sopan’.

Anak yang lebih besar atau sensitif mungkin terkadang merasa malu ketika dipuji di depan umum atau banyak orang.

Jika seperti ini, lakukan percakapan pribadi tentang bagaimana Parents menghargai perilaku sopan yang ia tunjukkan.

7. Libatkan Anak dalam Berbagai Kesempatan

sopan santun

Anak akan lebih mudah memelajari sesuatu jika ia mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam melatih anak untuk berlaku sopan, libatkanlah anak dalam berbagai kesempatan.

Misalnya ketika sedang berada di restoran, dukung ia untuk berterima kasih kepada pelayan yang sudah membantunya memesan makanan atau mengambilkan kursinya.

Artikel Terkait: Kapan Harus Mulai Mendidik Anak Tentang Sopan Santun?

Mengajari sopan santun kepada anak memang harus dibarengi dengan konsistensi dan perjalanan yang panjang.

Selalu ingatkan anak untuk berperilaku sopan di setiap kesempatan ketika Parents mendampingnya.

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Baca Juga:

12 Sikap baik dan santun yang wajib dipelajari anak sejak usia 2 tahun

6 Cara Mengajarkan Etika Bertamu pada Anak

Mengajarkan Etika di Meja Makan untuk Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Pengasuhan Anak
  • /
  • 7 Cara Ajarkan Sopan Santun dan Etika Sejak Dini pada Anak
Bagikan:
  • 5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

    5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

  • Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

    Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

  • Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

    Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

  • 5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

    5 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Bagus, Jangan Salah Pilih!

  • Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

    Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

  • Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

    Ingin Si Kecil jadi Anak Bertakwa? Terapkan Cara Mendidik Anak Menurut Islam Ini

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti