Begini cara merawat tali pusat bayi yang tepat, jangan sampai salah, Parents

Begini cara merawat tali pusat bayi yang tepat, jangan sampai salah, Parents

Sebelum tali pusat bayi puput, hal ini perlu Parents lakukan agar tali pusat tidak infeksi

Sebagai orangtua baru, tak mengherankan jika ada banyak kekhawatiran dan beragam pertanyaan yang menggelayut di dalam benak terkait dengan perawatan anak. Salah satunya terkait dengan bagaimana cara merawat tali pusat bayi baru lahir.

Informasi ini tentu saja penting untuk diketahui para orangtua baru untuk memastikan agar tali pusat cepat puput (terlepas) dan terhindar dari beragam infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang hinggap dari lingkungan sekitar.

Sesaat setelah bayi dilahirkan, umumnya dokter akan memotong tali plasenta (tali pusat bayi) dan menyisakan 2-3 cm yang nantinya akan membentuk pusar pada bayi. Biasanya, antara 5-15 hari setelah lahir, sisa tali pusat pun akan mengering, menjadi hitam dan akan lepas sendiri alias puput.

Selama kurun waktu di atas, Bunda tentu saja perlu memastikan kebersihan area tali pusat bayi. Apa lagi yang perlu Bunda ketahui? Simak di bawah ini, yuk!

tali pusat bayi

Apa yang harus Bunda lakukan untuk merawat tali pusat bayi agar tidak infeksi?

Infeksi pada tali pusat biasanya akan ditandai dengan kondisi pangkal tali pusat yang kemerahan bahkan bernanah. Akibatnya, tentu saja akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Jika si kecil mengalaminya, tentu saja akan menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan membuatnya rewel saat tali pusat tersentuh.

dr. Sandra Rompas, SpA mengungkapkan, untuk menghindari infeksi pada area tali pusat yang belum mengering, Parents perlu merawatnya dengan baik. Berikut ini perawatan yang perlu dilakukan sebelum tali pusat bayi puput.

1. Jaga kebersihan area tali pusat bayi

Dokter anak biasa merekomendasikan membersihkan pangkal tali pusat dengan alkohol. Namun, penggunaan alkohol sekarang sudah tidak direkomendasikan, karena alkohol diyakini dapat mengiritasi kulit dan bisa menunda penyembuhan.

Baca juga : Video Cara Memandikan Bayi yang Perlu Ditonton Setiap Ibu

2. Jaga agar daerah tali pusat bayi tetap kering

Biarkan tali pusat terkena udara sesering mungkin. Ini membuat tali pusat cepat mengering dan akan mempercepat waktu yang diperlukan untuk puput.

Parents juga perlu memakaikan popok dibawah tali pusat, atau bisa melipat popok bayi sehingga membantu menjaga tali pusat tidak iritasi. Jika cuaca memungkinkan, pakaikan baju yang longgar dan jangan terlalu erat membedong bayi agar tali pusat cepat mengering.

3. Jangan dibersihkan dengan air ataupun sabun

Sehabis mandi, pastikan untuk mengipasi area tersebut agar benar-benar kering. Jangan menggosoknya karena bisa berisiko sebabkan infeksi.

Sebelum membersihkan tali pusat bayi, jangan lupa untuk melakukan langkah-langkah di bawa ini :

  1. Cuci tangan Bunda dan pastikan tangan sudah bersih
  2. Selanjutnya mandikan bayi, dan tentu saja tali pusat akan basah. Pastikan saja setelah mandi, tali pusat dikeringkan dengan benar, jaga agar tidak lembab.
  3. Keringkan bagian tali pusat dengan menyeka secara perlahan. Pastikan tidak ada kandungan air yang tersisa, termasuk sabun, dan bedak yang bisa menyumpal .
  4. Selanjutnya, jangan menutup tali pusat dengan gurita. Cara ini sudah tidak dianjurkan karena gurita justru dapat menghambat perkembangan organ tubuh bayi.
  5. Setelah dibersihkan, bisa menggunakan kasa kering tanpa diplester karena justru bisa menimbulkan infeksi.

Bagaimana, Bun, sudah tidak bingung lagi dengan perawatan tali pusat bayi ini bukan? Semoga membantu ya!

 

Referensi: American pregnancy, IDAI


 

Baca juga:

Lotus Birth, Melahirkan Tanpa Memotong Tali Pusat

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner