Cara tepat memandikan bayi baru lahir (disertai gambar)

Cara tepat memandikan bayi baru lahir (disertai gambar)

Kini Parents tak perlu ragu lagi untuk memandikan bayi baru lahir.

Memandikan bayi baru lahir adalah pengalaman manis dan berharga bagi Parents. Namun, sebagian besar orangtua masih takut dan kurang yakin terutama bagi mereka yang baru pertama kali melakukannya.

Tubuh bayi baru lahir sangat kecil dan lunak. Apalagi jika harus memegang dalam keadaan basah dan licin karena sabun, Parents harus ekstra hati-hati melakukannya.

Ikuti panduan berikut agar pengalaman memandikan bayi baru lahir menjadi saat yang indah dan paling Anda nantikan.

Artikel terkait: Video Cara Memandikan Bayi yang Perlu Ditonton Setiap Ibu

Panduan memandikan bayi baru lahir

memandikan bayi baru lahir1

Setelah dilahirkan, pada umumnya bayi belum perlu dimandikan. Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), saat dilahirkan bayi masih memilih lapisan pelindung yang terlihat seperti lemak berwarna keputihan.

Lapisan lemak ini berfungsi untuk menjaga suhu bayi tetap terjaga. Setelah 6 jam setelah dilahirkan, bayi hanya perlu dilap dengan air hangat saja.

Sebelum tali pusat bayi lepas, bayi dapat dimandikan dengan kain lap atau spons. Setelah tali pusat dilepas, barulah bayi dapat dimandikan dengan cara dimasukan ke dalam bak mandi dan air.

Berikut ini beberapa panduan yang perlu Anda perhatikan saat hendak memandikan bayi baru lahir.

1. Siapkan bak mandi untuk bayi baru lahir

memandikan bayi baru lahir3

a. Mulailah dengan mengumpulkan perlengkapan mandi yang dibutuhkan (handuk untuk membungkus bayi, handuk kecil, kapas, popok baru, dan pakaian bersih) dan letakkan dekat dengan tempat mengganti popok. Siapkan alas untuk tempat mengeringkan bayi.

memandikan bayi baru lahir

b. Pastikan ruangan berada pada suhu yang nyaman. Matikan kipas atau AC jika diperlukan. Isi bak mandi dengan air hangat setinggi kurang lebih 5 cm.

Cek suhu air dengan pergelangan tangan atau siku. Pastikan tidak terasa panas bagi kulit Anda atau sekitar 36 derajat Celcius.

c. Setelah bak mandi siap, buka baju bayi Anda. Topang bagian kepala dan bahu dengan satu tangan Anda dan sokong bagian bawah tubuh bayi dengan tangan lainnya. Secara perlahan masukkan bayi ke dalam bak.

Artikel terkait: 11 Panduan memandikan bayi prematur yang perlu diketahui orangtua baru

2. Langkah-langkah untuk memandikan bayi baru lahir

memandikan bayi baru lahir

a. Tanpa melepaskan tangan Anda yang menopang kepala bayi, basahi kapas dengan air hangat dan bersihkan kelopak mata bayi secara perlahan. Usap dari bagian dalam mata hingga keluar. Gunakan kapas baru untuk masing-masing mata.

b. Hanya dibutuhkan sedikit sabun bayi untuk mencuci rambut bayi Anda. Kebanyakan orangtua malah hanya menggunakan air dan kain lap. Mereka tidak menggunakan sabun hingga bayi mereka tumbuh sedikit lebih besar.

Secara perlahan, bilas kepala bayi menggunakan air yang diciduk dengan cangkir kecil atau dengan tangan Anda yang bebas dari sabun.

3. Tips keselamatan yang wajib diperhatikan

memandikan bayi baru lahir

a. Bayi bisa saja tenggelam di air dangkal yang hanya sedalam 5 cm. Oleh karena itu, jangan pernah tinggalkan bayi atau anak sendirian di kamar mandi tanpa pengawasan.

Jika Parents perlu meninggalkan kamar mandi, angkat dan bungkus bayi dengan handuk kemudian bawalah bayi bersama Anda,

b. Hindari menggunakan terlalu banyak sabun saat memandikan bayi baru lahir. Tubuh bayi Anda akan menjadi terlalu licin dan mudah tergelincir dari pegangan.

c. Pastikan bayi Anda telah dipakaikan baju dan terbaring dengan aman di tempat tidurnya sebelum Parents membersihkan bak mandi.

Hati-hati dengan gejala hipotermia

memandikan bayi baru lahir2

Saat memandikan bayi baru lahir, Parents harus hati-hati dengan gejala hipotermia. Terlebih bila si kecil lahir secara prematur.

Hipotermia ialah suatu kondisi di mana suhu tubuh menurun drastis hingga di bawah 35 derajat celcius. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan hipotermia pada bayi, yaitu:

  • Konveksi: hembusan aliran angin dingin ke tubuh bayi
  • Radiasi: temperatur udara sekitar yang dingin
  • Konduksi: alas tempat tidur yang dingin
  • Evaporasi: tubuh bayi yang lembab karena diliputi air seperti habis mandi

Segera waspadai adanya kemungkinan hipotermia bila bayi Anda menunjukan gejala seperti kulit pucat, tubuh mengigil, respon menurun, terlihat kesusahan nafas, dan mulut yang terlihat membiru atau lebih gelap dari biasanya.

***

Semoga artikel ini dapat membantu Anda ya, Parents!

Artikel disadur dari tulisan Rosanna Chio di theAsianparent Malaysia.

Baca juga

10 Trik dan Tips Memandikan Bayi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner