Susu formula menjadi asupan tambahan bagi bayi jika produksi ASI tidak mencukupi. Sebelum memberi susu formula, sebaiknya Parents mengetahui segala informasi tentangnya, termasuk seputar susu formula tahan berapa lama.
Perlu diketahui, susu formula tidak bisa bertahan lama ya, Parents. Terlebih jika susu formula dibiarkan terbuka begitu saja dalam waktu yang lama. Ini memungkinkan terkontaminasi bakteri membahayakan.
Yuk, baca info lengkapnya di bawah ini!
Susu Formula Tahan Berapa Lama?

Idealnya, dalam keadaan suhu normal, susu formula tidak boleh dibiarkan terbuka selama lebih dari 15 menit. Selain itu, ada juga beberapa kondisi lain terkait ketahanan susu formula.
Berikut ini ketahanan susu formula berdasarkan cara penyimpanannya:
- Susu formula yang telah diseduh dapat disimpan di kulkas dan bertahan selama maksimal 1 jam setelah dikeluarkan.
- Untuk susu formula yang tidak dihabiskan bayi, lebih baik langsung dibuang.
- Lalu, susu formula yang didiamkan selama 1 jam atau lebih di suhu ruangan sudah tidak bisa lagi diberikan pada bayi.
- Untuk susu formula yang memang sudah diseduh, masih bisa disimpan di kulkas selama 24 jam.
- Susu formula yang disimpan lebih dari 24 jam harus dibuang, meskipun itu disimpan di dalam kulkas.
- Pastikan memeriksa bau dan warna susu sebelum memberikannya kepada bayi untuk menghindari adanya bakteri yang tercampur di dalamnya dan mengetahui apakah sufor basi atau tidak.
Berapa Lama ASI Perah Bertahan?

ASI dan susu formula memiliki waktu ketahanan yang berbeda. Jangan sampai Bunda keliru di antara keduanya.
Berikut ini adalah ketentuan menyimpan dan lamanya ASI bisa bertahan pada berbagai suhu tempat penyimpanan:
- ASI yang disimpan di kulkas akan bertahan selama 5 hari, tapi jika disimpan di dalam freezer bisa tahan hingga 4 bulan.
- Jangan menyimpan ASI di bagian pintu kulkas. Sebab, suhu di bagian pintu kulkas kerap berubah saat pintu dibuka dan ditutup.
- ASI yang baru diperah dapat disimpan di cooler bag hingga 24 jam.
Berapa Lama Ketahanan ASI Sesuai Tempat Penyimpanan?
Sementara itu, berikut adalah informasi tentang berapa lama waktu ketahanan ASI sesuai tempat penyimpanannya:
|
Waktu penyimpanan ASI |
Bagian dalam freezer (-18°C) |
Freezer (-18°C) |
Kulkas (4°C) |
Cooler dengan ice packs beku (15°C) |
Suhu ruangan (19°C-22°C) |
Suhu ruangan (22°C-26°C) |
ASI baru diperah |
12 bulan |
3-4 bulan |
8 hari |
24 jam |
6-10 jam |
4 jam |
Dicairkan di kulkas, setelah sebelumnya beku |
Jangan dibekukan lagi |
Tidak dibekukan lagi |
24 jam |
Dilarang disimpan di sini |
4 jam |
4 jam |
Dicairkan, dihangatkan, tidak diminum |
Jangan dibekukan lagi |
Tidak dibekukan lagi |
4 jam |
Dilarang disimpan di sini |
Hingga susu habis |
Hingga susu habis |
Dihangatkan dan langsung diminum bayi |
Harap dibuang |
Dibuang |
Harap dibuang |
Dibuang |
Hingga susu habis |
Hingga susu habis |
*Waktu penyimpanan mungkin berbeda untuk bayi prematur dan sakit. Sumber :
Selain Bunda, sebaiknya orang-orang yang ikut menjaga bayi juga harus mengetahui informasi terkait ketahanan susu saat disimpan di berbagai tempat dengan suhu yang berbeda. Hal ini untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Semoga bermanfaat, ya.
***
Baca Juga:
10 Ciri-Ciri Bayi Tidak Cocok dengan Susu Formula yang Diberikan
Susu Formula Langka di Amerika Serikat Berdampak Besar Pada Kebutuhan Anak
Inilah Tips Memilih Susu Formula Pertumbuhan yang Tepat
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.