Seputar Amandel pada Anak dan Mitosnya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Amandel selalu menjadi pembicaraan para ibu yang memiliki anak balita hingga usia sekolah. Sejumlah mitos tentang amandel pada anak pun berkembang.

Bila amandel bengkak, apa yang harus Anda lakukan?

Bila amandel bengkak, apa yang harus Anda lakukan?

Amandel seringkali menjadi topik pembicaraan di antara para ibu yang memiliki anak balita hingga usia sekolah. Sejumlah mitos yang berkaitan dengan amandel pada anak pun berkembang.

3 Mitos tentang amandel pada anak

Apa saja ketiga mitos tersebut?

1. Amandel yang bengkak harus dioperasi

2. Amandel disebabkan karena anak sering meminum minuman dingin atau es

3. Operasi pengangkatan amandel bisa mengakibatkan kebodohan

Benarkah demikian? Mari kita kenali amandel pada anak serta mitos yang menyertainya

Mitos Pertama

Bunda, amandel merupakan salah satu perangkat yang diciptakan Tuhan untuk mendeteksi kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh si kecil, sebagai mekanisme imunitas pada anak.

Karena berfungsi untuk membantu menjaga pertahanan anak dari serangan penyakit, amandel ini tak jarang akan membesar. Peristiwa ini adalah hal yang wajar terjadi, dan akan kembali mengecil dengan sendirinya manakala si kecil sehat.

Semakin besar usia anak, amandel akan mengecil dengan sendirinya seiring dengan semakin berkembangnya fungsi imunitas anak yang lainnya.

Namun, karena kondisi tubuh setiap anak berbeda, pada anak-anak tertentu dengan daya tubuh yang lemah, amandelnya sering mengalami infeksi. Sehingga membuat anak mengalami kesulitan untuk menelan makanan ataupun sakit tenggorokan yang mengakibatkan demam yang tinggi.

Bagaimana cara mengetahui amandel yang terinfeksi?

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Batita Pra Sekolah