TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Optimalkan Kerja Otak Bayi, Ini Manfaat dan Jenis Sensory Play sesuai Usia

Bacaan 5 menit
Optimalkan Kerja Otak Bayi, Ini Manfaat dan Jenis Sensory Play sesuai Usia

Sebagai permainan yang menstimulasi indera bayi, sensory play punya banyak manfaat untuk perkembangan anak. Cek bentuk permainannya sesuai usia bayi.

Parents, pasti paham jika peran aktif dalam mendampingi tumbuh kembang bayi itu sangat diperlukan. Salah satu caranya adalah merangsang kemampuan sensorik bayi. Untuk membantu perkembangan sensorik, Ayah dan Bunda bisa melakukan aktivitas sensory play. Apa saja sih manfaatnya? Namun, sebelum itu, ada baiknya Parents memahami terlebih dahulu, apa itu sensory play.

Apa itu Sensory Play?

sensory play

Dikutip dari Healthline, sensory play adalah jenis permainan yang mengaktifkan dan menstimulasi indera-indera bayi. Pada umumnya, sensory play berfokus pada stimulasi untuk indera peraba, penglihat, dan pendengaran.

Ketika anak masih amat muda, mereka berinteraksi dengan dunia melalui kelima inderanya (sentuhan, perasa, pendengaran, penglihatan, dan penciuman). Tentu saja, seiring berjalannya waktu, mereka akan mengenal dunia juga dengan gerakan dan keseimbangan. 

Artikel terkait: Tak Perlu Repot, Bikin Sensory Play Bayi dengan 9 Bahan Makanan Ini

Apa Manfaat Sensory Play?

sensory play

Nah, lalu apa sebenarnya manfaat sensory play, dan apa dampak positifnya pada anak? Simak penjelasannya berikut ini:

1. Mengembangkan Cara Berpikir Analitis

Permainan sensory play dapat merangsang bayi untuk melakukan kegiatan jelajah, mengamati, dan mencari sesuatu, sehingga akan berdampak positif pada cara berpikir analitisnya.

2. Merangsang Kelima Indra

Permainan ini tidak hanya mendorong kemampuan otak untuk berpikir, aktivitas menyentuh mainan lalu mengamati, dapat merangsang bayi agar mengoptimalkan indra peraba dan mata untuk menemukan benda yang diinginkan.

3. Optimasi kinerja otak

Permainan yang melibatkan kemampuan sensorik seperti bermain lempar tangkap bola dan bermain pasir, akan memaksimalkan kinerja otak dalam menerima informasi yang penting bagaimana bola dilempar dan merespons bola yang diberikan padanya.

4. Meningkatkan Konsentrasi

Saat parents mengajak bayi bernyanyi bersama dengan lagu-lagu anak yang menyenangkan, ini juga termasuk permainan sensory play untuk indra pendengaran. Bayi akan fokus pada suara Ayah dan Bunda sehingga tingkat fokus atau konsentrasinya akan terasah.

Artikel terkait: 7 Ide Membuat Sensory Play yang Seru untuk Si Kecil, Apa Saja?

Bentuk Permainan Sensory Play sesuai Usia Bayi

sensory play

Apa saja sih jenis permainan sensory play yang bagus untuk bayi? Inilah daftar permainannya sesuai jenjang usia bayi.

1. Jenjang Usia 0-3 Bulan

     a. Melihat cermin

    Parents bisa menggantungkan kaca atau mendekatkan cermin di dekat tempat tidur bayi. Dekatkan dengan posisi bayi,              lalu panggil namanya sambil menunjuk pantulan wajah bayi di cermin. Sesekali Ayah dan Bunda bisa menyentuh tubuh si            buah hati. Ajak bayi mengobrol sambil melihat wajahnya di cermin.

     b. Membacakan cerita

     Ceritakanlah sebuah dongeng fabel dengan mimik dan perubahan intonasi suara. Ini untuk melatih respons bayi dalam mengenali ekspresi emosi lewat suara dan mendengarkan kalimat baru yang dapat menambah kosakatanya.

2. Jenjang Usia 4-6 Bulan

     a. Meraba tekstur kain

     Beli kain dengan beberapa tekstur berbeda seperti katun, linen, dan wol. Ajak bayi untuk meraba kain-kain itu sambil menjelaskan perbedaan warna. Ini bisa melatih indra peraba sekaligus kemampuan otak bayi dalam mengenali warna.

     b. Bermain bola karet

     Berikan bola mainan dari karet yang bisa memantul dan aman untuk bayi, lalu mulai bermain memantulkan sambil menyentuh bola.

Artikel terkait: 5 Smell Sensory Play untuk Dukung Perkembangan Anak Lebih Baik, Coba Sekarang!

3. Jenjang Usia 7-9 Bulan

      a. Meletakkan kain di punggung

      Parents memosisikan bayi di atas alas selimut lembut. Kemudian dekatkan sehelai kain atau syal di punggung bayi sambil membuat embusan atau tiupan angin kecil. Jatuhkan dengan sengaja syal atau kain di dekat arah matanya.

      b. Membaca board book

      Membaca board book dengan suara nyaring akan membantu bayi dalam berbicara dan melatih indra penglihatan karena melihat gambar-gambar menarik.

      c. Merangkak di atas kain

      Siapkanlah beberapa helai kain dengan tekstur yang berbeda contohnya kain flanel, katun, dan wol. Angkat sedikit tubuh bayi lalu ajak merangkak di atas kain-kain tersebut. Ini membuat bayi memahami tekstur lebih baik.

4. Jenjang Usia 10-12 Bulan

      a. Menyebutkan bagian tubuh

      Tunjuk anggota tubuh bayi sambil menyebutkan namanya, misal bagian kaki dengan berkata, “Ini kaki!”

      b. Mengenali benda

      Perkembangan otak bayi semakin pesat di usia ini. Maka parents bisa mengenalkan benda-benda berbagai bentuk dan warna sambil menyebutkan namanya. Misalnya lego, bola, dan lainnya.

      c. Mencari barang tersembunyi

      Tunjukkan benda mainan kesukaannya seperti boneka hewan yang biasa si kecil mainkan. Lalu ambil boneka itu dan tutupi dengan kain. Ayah dan Bunda bisa menanyakan di mana bonekanya? Lalu tunjukkan lokasi pada bayi. Ulangi sampai bayi bisa menunjuk di mana bonekanya disembunyikan..

Sudah paham tentang pengertian, manfaat, dan apa saja jenis permainan sensory play, bukan? Yuk mulai ajak bayi bermain asyik dengan Ayah dan Bunda!

Ditulis oleh Reffi Dhinar, UGC Contributor theAsianparent.com

Artikel UGC Contributor lainnya: 

Anak Rutin Belajar Daring, Ini 5 Cara Mencegah Kelelahan pada Mata Mereka

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Resign dan Biarkan Suami Kerja Sendiri, Ini Pengalamanku Kompromi soal Keuangan

Gejala-Gejala Anak Mulai Kecanduan Gadget dan Tindakan yang Harus Diambil Orang Tua

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Reffi Dhinar

Jadilah Kontributor Kami

Diedit oleh:

Ruben Setiawan

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Optimalkan Kerja Otak Bayi, Ini Manfaat dan Jenis Sensory Play sesuai Usia
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti