Seks tanpa kontrasepsi, takkan hamil bila minum ini!

lead image

Pil KB darurat bisa dikonsumsi setelah berhubungan seksual tanpa kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Lalu, seberapa efektifkah pil KB ini?

Pil KB darurat (Pil Keluarga Berencana Darurat) atau juga disebut kontrasepsi postcoital adalah bentuk kontrasepsi yang dapat digunakan oleh wanita yang melakukan hubungan seks tanpa kondom, atau alat kontrasepsi lainnya. Lalu seberapa efektif kontrasepsi darurat ini cegah kehamilan, apakah ada efek sampingnya?

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu pil kb darurat?

pil kb darurat

Dilansir dari WebMD, kontrasepsi oral darurat digunakan untuk mencegah kehamilan, bukan untuk menggugurkan kandungan. Pil ini bekerja untuk menunda ovulasi (keluarnya sel telur dari ovarium).

Pil kontrasepsi darurat mengandung hormon yang disebut levonorgestrel. Dalam dosis tertentu, hormon ini dapat mencegah kehamilan dengan memblokir sementara telur agar tidak dilepaskan dari ovarium, menghentikan pembuahan, atau dengan menjaga telur yang dibuahi agar tidak tertanam di dalam rahim.

Efektivitasnya tergantung pada seberapa cepat Anda minum pil. Ini harus segera diminum setelah berhubungan seksual, maksimal 120 jam setelah berhubungan seksual. Ketika pil dikonsumsi sesuai petunjuk, ini dapat mengurangi kemungkinan kehamilan hingga 90%.

Sekitar 7 dari setiap 8 wanita tidak hamil setelah mengonsumsi obat ini. Namun, penelitian menunjukkan bahwa pil KB darurat mungkin tidak terlalu efektif untuk mencegah kehamilan pada wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Pil KB darurat tidak boleh digunakan oleh wanita yang sedang hamil. Risiko terhadap janin manusia tidak diketahui. Namun, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa, konsumsi pil ini saat hamil dapat menyebabkan keguguran.

Wanita yang memiliki kondisi medis kronis harus memeriksakan diri ke dokter atau penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan metode kontrasepsi darurat ini.

Artikel terkait: Berbagai Cara KB Untuk Ibu Menyusui

Efek samping kontrasepsi postcoital pill

pil kb darurat

Saat mengonsumsi pil KB darurat, Anda mungkin akan mengalami hal berikut:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Perubahan siklus menstruasi.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda tentang cara untuk mengurangi mual akibat konsumsi pil ini. Mereka mungkin akan meresepkan obat anti-mual untuk diminum, sebelum mengonsumsi pil ini.

Sayangnya, kontrasepsi darurat tidak akan melindungi Anda dari tertular Penyakit Menular Seksual, seperti HIV, virus yang menyebabkan AIDS. Cara terbaik untuk menghindari PMS adalah dengan menghindari kontak seksual dengan  pasangan yang terinfeksi. Selain itu, gunakan kondom lateks dengan benar setiap kali berhubungan seks.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

****

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

aturan mandi bayi

Baca juga:

Cegah kebobolan dengan KB darurat, berikut faktanya!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

premium-article-app-download-creative