Perkembangan Bayi 6 Minggu; Ia Sudah Bisa Mengoceh

Perkembangan Bayi 6 Minggu; Ia Sudah Bisa Mengoceh

Apakah yang perlu kita ketahui tentang perkembangan bayi di usia 6 minggu? Simak lebih lanjut dalam ulasan berseri tentang perkembangan bayi berikut ini.

Mengamati perkembangan bayi itu mengasyikkan

Benar Parents, mengamati perkembangan bayi adalah suatu aktivitas yang mendatangkan rasa bahagia pada kita sebagai orangtua mereka.

Masih ingatkah Anda ketika ia baru lahir, ketika tangannya tampak gemetaran saat Anda memandikannya, atau bentuk kepalanya yang tampak kurang simetris karena lamanya waktu persalinan?

Perkembangan bayi usia 6 minggu akan membuat Anda tersenyum setiap hari.

Perkembangan bayi 6 minggu akan membuat Anda tersenyum setiap hari.

Kini Anda bisa menarik nafas lega karena bayi Anda sudah bisa mengoceh, tersenyum dan sudah mulai kelihatan wajahnya mirip siapa.

Kalau ia tampak malu-malu menyunggingkan senyum, perbanyaklah waktu untuk bermain, berbicara atau menciumnya agar ia merasa nyaman dengan kehadiran Anda di sisinya.

Baca juga: Tahap Perkembangan Senyum dan Tawa Bayi Anda

Pada fase ini bayi menjadi lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Perhatikanlah reaksinya saat bel pintu berbunyi atau saat ponsel Anda berdering. Ia mungkin akan menangis atau terdiam sambil mencari sumber suara.

Mendengar suara musik dari radio atau suara Anda bernyanyi menjadi sesuatu yang menyenangkan untuknya.

Anda juga bisa meletakkan boneka berbulu lembut di depannya, dan lihatlah bagaimana ia memandangi boneka itu dengan sinar mata penuh tanya.

Permainan untuk menstimulasi perkembangan bayi

Duduklah dengan bayi dalam dekapan Anda. Lalu ambilah sebuah pamflet iklan pasar swalayan yang berisi aneka macam gambar buah-buahan, sayur mayur dan berbagai jenis makanan lainnya. Tunjukkan dan sebutkan nama aneka makanan tersebut satu per satu.

Permainan ini bermanfaat bagi pembentukan kemampuan visual dan verbalnya, meski bayi Anda belum bisa berbicara.

Tunjukkanlah gambar-gambar tersebut secara berkelanjutan agar ia bisa mengingat nama-nama benda atau makanan yang Anda perlihatkan hingga ia besar nanti.

Permainan kedua adalah meletakkan bayi dengan posisi tengkurap di atas sebuah papan yang permukaannya halus (dan pastikan juga papan terpotong dengan baik dan tidak menyisakan serat kayu yang tajam).

Kemudian geser papan itu ke depan dan belakang secara perlahan. Lalu ulangi beberapa kali.

Dengan melakukan permainan ini bayi Anda akan mulai memahami tentang apa yang terjadi atau seperti apa rasanya jika ia sudah bisa merangkak.

Bayi Anda akan terpancing untuk menggerakkan tangan agar tubuhnya bisa bergeser ke depan. Permainan ini juga akan melatih koordinasi motorik yang dibutuhkan bayi ketika ia benar-benar siap belajar merangkak.

Bermain atau berinteraksi dengan bayi di siang hari juga dapat membantu bayi untuk tidur lebih nyenyak di malam hari. Usia 6 minggu adalah saat yang tepat bagi bayi untuk mulai diajarkan tentang rutinitas tidur. Anda juga bisa membiasakannya untuk tidur sendiri tanpa menyusu atau digendong dulu.

Baca juga: 5 Langkah Memperkenalkan Rutinitas Tidur Pada Bayi

Saran untuk Anda

Hubungan Anda dan suami bisa jadi akan memasuki tahap kritis karena Anda berdua kelelahan, kurang tidur dan frustasi menghadapi bayi yang menangis tanpa henti.

Tiada jalan lain untuk melunturkan ketegangan selain meluangkan waktu untuk bermesraan dengan suami, atau sekedar berbincang menemani suami makan saat bayi Anda tertidur.

Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa ‘badai pasti berlalu’, bahwa bayi Anda suatu hari nanti akan tumbuh besar dan tak lagi serewel sekarang.

Tetaplah berpikir positif dan jangan membuat diri Anda tak bahagia dengan mengeluhkan sulitnya tugas yang Anda hadapi saat ini.

Referensi: BabyCentre dan berbagai sumber lainnya.

Baca juga artikel lainnya: Perkembangan Bayi Usia 5 Minggu

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner