Perkembangan Bayi 1 Minggu - Aku Baru Melihat Dunia

Perkembangan Bayi 1 Minggu - Aku Baru Melihat Dunia

Bagaimanakah fisik dan motorik perkembangan bayi yang baru berusia satu minggu? Apa yang harus dilakukan ibu pada fase ini? Semua dapat Anda baca dalam uraian berikut.

Perkembangan bayi 1 minggu yang sebaiknya Anda tahu

Bayi yang berusia 1 minggu sedang berusaha membiasakan dirinya dengan dunia baru yang berisik. Mungkin ia akan mudah tersentak setiap kali mendengar suara keras dalam tidurnya.

Anda tak perlu khawatir karena ini pertanda bagus untuk perkembangan bayi Anda, terutama untuk fungsi indera pendengarannya.

Anda mungkin mengkhawatirkan pergerakan tubuhnya yang tampak tak terkoordinasi. Bayi biasanya menggeliat-nggeliat dan Anda akan kerepotan memegang bayi ketika hendak memandikannya.

Sering terjingkat atau kaget saat mendengar suara keras adalah pertanda baik untuk perkembangan bayi.

Sering terjingkat atau kaget saat mendengar suara keras adalah pertanda baik untuk perkembangan bayi.

Nafasnya juga mungkin akan berbunyi ‘krok-krok’. Tapi Anda jangan panik dulu karena ini menandakan saluran pernafasan bayi sedang menyesuaikan diri dengan kondisi udara di sekelilingnya.

Anda juga bisa melihat bahwa bayi bernafas dengan siklus pernafasan tertentu yang berubah-ubah. Kadang ia bernafas cepat dan dalam, kadang pelan dan pendek-pendek. Ini juga normal dan tidak ada yang perlu Anda khawatirkan.

Bayi yang baru pulang dari rumah sakit biasanya lebih banyak tidur dan akan terbangun 2-3 jam setiap hari untuk menyusu. Anda dapat memanfaatkan waktu saat bayi terbangun untuk menjalin ikatan antara Anda dengannya dengan mengajaknya bicara atau memutarkan musik berirama lembut saat ia menyusu.

Atau bisa juga dengan menempatkan mainan atau hiasan gantung dengan bentuk sederhana di atas tempat tidurnya. Mereka baru bisa melihat jarak dekat, sekitar 30 cm. Itupun hanya samar-samar. Mereka baru bisa mengenal hitam dan putih.

 

Kekhawatiran terhadap perkembangan bayi bisa membuat ibu mengalami sindrom baby blues.

Kekhawatiran terhadap perkembangan bayi bisa membuat ibu mengalami sindrom baby blues.

Saran untuk Anda 

Perkembangan bayi baru lahir Anda tampak baik-baik saja, tapi Anda merasakan yang sebaliknya. Ini biasa terjadi pada ibu baru, terutama mereka yang tinggal jauh dari orangtua maupun kerabat.

Anda khawatir tidak bisa menghasilkan banyak ASI untuknya, mengira ia sedang pilek karena nafasnya berbunyi ‘krok-krok’, panik karena kulitnya mendadak mengelupas dan banyak lagi. Kekhawatiran Anda tidak salah sih. Bukankah kekhawatiran ibu terhadap perkembangan bayi adalah tanda bahwa kita sayang kepadanya?

Tapi bagaimana jika kekhawatiran Anda malah berujung stres? 90% ibu yang baru melahirkan anak pertama mengalami sindrom baby blues akibat rasa lelah, kurang tidur, rasa khawatir yang berlebihan dan kurangnya dukungan dari orang-orang terdekat.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menjauhkan segala macam rasa khawatir dari pikiran Anda. Memiliki seorang DSA atau bidan langganan dapat meringankan beban pikiran. Paling tidak Anda punya seseorang yang ahli di bidangnya untuk berdiskusi mengenai segala permasalahan seputar perkembangan bayi Anda.

Baca juga: Perkembangan Bayi Usia 2 Minggu

Referensi : BabyCenter – 1 week old dan sumber-sumber lainnya.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner