Waspadai infeksi menular seksual saat hamil bisa membahayakan janin, catat gejalanya!

Waspadai infeksi menular seksual saat hamil bisa membahayakan janin, catat gejalanya!

Catat berbagai gejala dan penanganan berikut ini ya, Bun!

Ada beragam jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) yang sebaiknya diwaspadai setiap orang, baik laki-laki maupun perempuan. Salah satu jenis IMS yang umum terjadi ialah penyakit trikomoniasis.

Trikomoniasis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Kondisi ini  membahayakan, khususnya bila terjadi pada ibu hamil karena bisa memengaruhi kesehatan ibu maupun janin.

Seperti penyakit menular seksual lainnya, trikomoniasis merupakan penyakit yang bisa menular melalui hubungan seksual. Selain itu, penyakit ini pun bisa menular melalui alat bantu seks seperti sex toys maupun pengaman seperti kondom.

Tak jarang seseorang yang mengidapnya tidak menimbulkan berbagai gejala khusus. Namun, parasit yang sudah bersarang di tubuh tetap bisa ditularkan melalui berbagai media, tak terkecuali pada ibu hamil yang memiliki daya tahan tubuh lebih rendah.

Artikel terkait : Penyakit menular seksual mengancam, ini langkah pencegahannya!

Komplikasi pada ibu hamil

penyakit trikomoniasis

Kenali berbagai komplikasi penyakit trikomoniasispada ibu hamil

Bila ibu hamil sampai terinfeksi penyakit ini, ada beragam komplikasi serius yang bisa terjadi, di antaranya:

  • Bayi akan lahir dengan berat badan yang rendah.
  • Ibu akan bisa menularkan penyakitnya ini melalui jalan lahir.
  • Janin akan terlahir secara prematur dengan berbagai risiko kesehatan.
  • Ibu menjadi lebih mudah terinfeksi HIV/AIDS.

Melihat berbagai komplikasi bahaya yang bisa terjadi, sebaiknya setiap ibu hamil mengetahui berbagai gejalanya.

Artikel terkait : Infeksi ginjal pada ibu hamil atau Pielonefritis wajib diwaspadai, ini gejalanya!

Gejala penyakit trikomoniasis

Gejala biasanya muncul tidak langsung pada saat parasit menginfeksi. Biasanya gejala-gejala akan nampak mulai dari 5-28 hari saat seseorang sudah terinfeksi, namun bisa juga lebih lama pada beberapa kondisi.

Ada beberapa gejala yang bisa dirasakan perempuan saat sudah mengalami kondisi ini, di antaranya:

  • Rasa seperti terbakar di alat kelamin.
  • Mengalami gatal di sekitar kelamin.
  • Keputihan abnormal, bisa berwarna putih, abu-abu, kuning, maupun hijau. Biasanya bisa juga berbusa dengan aroma yang tidak enak.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  • Mengalami sakit saat berhubungan seksual.
  • Mengalami bercak atau perdarahan pada vagina.
  • Vagina menjadi lebih bengkak atau kemerahan.
penyakit trikomoniasis

Kenali berbagai komplikasi penyakit trikomoniasispada ibu hamil

Pada laki-laki, ada juga berbagai gejala trikomoniasis yang bisa dirasakan, di antaranya:

  • Keluarnya cairan putih dari penis.
  • Penis mengalami iritasi.
  • Mengalami rasa terbakar saat buang air kecil maupun setelah ejakulasi.

Artikel terkait : Kenali dan waspadai 9 Penyakit Infeksi Menular Seksual ini

Faktor risiko ibu hamil

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ibu hamil lebih berisiko mengalami kondisi ini. Bunda akan memiliki risiko lebih tinggi bila:

  • Melakukan hubungan seksual tanpa kondom.
  • Memiliki pasangan seksual yang terinfeksi.
  • Berganti-ganti pasangan seksual.
  • Mengalami atau memiliki penyakit Infeksi Menular Seksual lainnya.
  • Memiliki riwayat penyakit trikomoniasissebelumnya.
  • Usia aktif secara seksual di bawah 25 tahun.

Bila Bunda memiliki satu atau lebih faktor risiko di atas, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan ke dokter lalu lakukan skrining.

Penanganan trikomoniasis

Bila ibu hamil sudah terlanjur mengalaminya, dokter biasanya akan memberikan resep obat yang masih cukup aman untuk kehamilan. Biasanya dokter akan meresepkan metronidazole atau tinidazole dengan merek umum Flagyl atau Tindamax.

Tak hanya bumil yang sebaiknya mendapatkan perawatan, pasangan pun sebaiknya melakukan tes lalu menjalani perawatan yang sama. Hal ini sangat penting dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk atau pasangan saling menularkan.

penyakit trikomoniasis

Penanganan penyakit trikomoniasissaat hamil

Menghindari penularan pada bayi

Tentu memerhatikan gejalanya selama kehamilan penting dilakukan dan jangan sampai disepelekan. Melakukan skrinning penting sebagai langkah awal menghindarkan infeksi pada bayi.

Bila sudah didiagnosis positif, sebaiknya segera lakukan berbagai perawatan untuk mencegah kondisi ini menjadi lebih buruk. Usahakan kondisi ini memang sudah ditangani dengan baik selama masa kehamilan.

Saat Bunda sudah sembuh dari infeksi ini sejak masa kehamilan, risiko penularannya saat kelahiran pada si kecil pun sudah tidak akan ada lagi.

Yuk Bun, lakukan skrining bila mengalami berbagai gejala di atas serta lakukan pengobatan sesuai dengan anjuran dokter.

Sumber : american pregnancy, mayo clinic

Baca Juga :

Setia pada pasangan, efektifkah mencegah penyakit menular seksual?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner