TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Pilu Pengantin Meninggal di Hari Pernikahan, Akad Nikah Jadi Prosesi Pemakaman

Bacaan 5 menit
Kisah Pilu Pengantin Meninggal di Hari Pernikahan, Akad Nikah Jadi Prosesi Pemakaman

Berulang kali mempelai pria mengusap air matanya, mencoba menutupi kesedihan yang ia rasakan.

Hari pernikahan seharusnya menjadi momen bahagia bagi kedua mempelai dan keluarga. Namun, suasana pernikahan di Pasuruan, Jawa Timur ini justru diselimuti awan duka. Bagaimana tidak, pengantin perempuan meninggal di hari pernikahan. Prosesi akad nikah pun terpaksa diubah jadi prosesi pemakaman. Melansir berbagai sumber, simak informasi lengkapnya berikut ini. 

Pengantin Perempuan Meninggal di Hari Pernikahan, Akad Nikah Jadi Prosesi Pemakaman

pengantin perempuan meninggal di hari pernikahan

Sumber Foto: Detik/Muhajir Arifin

Tak ada kesedihan yang bisa menandingi perasaan Muhammad Fadil hari itu. Kamis (25/3) seharusnya menjadi hari yang paling membahagiakan bagi dirinya, sebab di hari itu ia akan bersanding di pelaminan dengan pujaan hatinya, Umi Salama. 

Namun, takdir seringkali berjalan tanpa pernah kita duga. Tepat di hari bahagianya, pengantin perempuan meninggal dunia hingga membuat seluruh anggota keluarga tak bisa berkata-kata. Fadil, yang sebentar lagi akan menjadi suami Umi Salama pun didera kesedihan yang luar biasa. 

Dalam sebuah video yang beredar luas di Instagram, tampak sebuah keranda digotong oleh sejumlah pria dari tenda pernikahan menuju pemakaman. Sementara, situasi di sekelilingnya cukup ramai dengan banyak pria mengenakan sarung dan kopiah. 

Ada satu orang pria yang memakai kopiah warna hitam tampak begitu larut dalam kesedihan. Ia adalah Fadil, mempelai pria yang baru saja kehilangan calon istrinya. Berulang kali ia mengusap air matanya yang jatuh, mencoba menutupi kesedihan yang ia rasakan. 

Artikel terkait: Ingin pernikahan langgeng? Jangan lupakan 5 hal sederhana ini

Pengantin Perempuan Meninggal di Hari Pernikahan, Keluarga Tak Bisa Berkata-kata

pengantin perempuan meninggal di hari pernikahan

Ilustrasi (Sumber: iStockphoto)

Peristiwa itu sendiri terjadi di Dusun Silorentek Barat, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021) petang. Tenda pernikahan sudah didirikan, makanan untuk para tamu undangan sudah disiapkan, dan kursi juga sudah berjejer rapi.  

Namun, kematian memang tak ada yang bisa mengetahuinya. Ketika waktunya tiba, maka manusia tak lagi bisa berkehendak. Hanya bisa berpasrah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. 

Seperti dikutip dari Detik, salah seorang anggota keluarga mempelai perempuan bersedia berbicara kepada awak media meski hanya sedikit. Ia mengaku sebagai bibi almarhumah dan membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

“Itu rencana akad nikah Kamis malam Jumat, habis isya. Tapi keponakan saya meninggal sore,” kata perempuan yang tidak bersedia disebut namanya itu. 

Dua hari pasca meninggalnya almarhumah Umi Salama, kediamannya masih tampak ramai. Keluarga dibantu tetangganya berkumpul untuk menyiapkan acara tahlilan. Jajanan yang harusnya dipakai untuk suguhan pernikahan juga masih ada. Berubah fungsi menjadi jajanan tahlilan. 

Ketua RT 5/RW 1 Desa Karanganyar, Nurul Huda mengatakan, Umi Salama berusia 23 tahun. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara dan selama ini menuntut pendidikan di pesantren. Ia pun menyebut almarhumah meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB sementara akad nikah rencananya akan dilaksanakan pukul 19.00 WIB. 

“Calon suami dan keluarganya tiba, beberapa saat dimakamkan. Semuanya menangis,” katanya seperti dikutip dari laman Detik.

Artikel terkait: 5 Kondisi yang Membolehkan Terjadinya Pembatalan Pernikahan dalam Islam

6 Cara Hindari Kelelahan di Hari Pernikahan

pengantin perempuan meninggal di hari pernikahan

Ilustrasi (Sumber: iStockphoto)

Meski belum diketahui penyebab meninggalnya sang pengantin tersebut, tetapi mempersiapkan pernikahan juga merupakan kegiatan melelahkan. Tak dapat dipungkiri, rasa lelah yang dirasakan juga mungkin bisa berbahaya bagi kesehatan. Maka itu, untuk menghindari kesehatan Anda drop di hari spesial, coba lakukan 6 cara ini:

1. Wajib Sarapan

Biasanya, persiapan pernikahan dilakukan sejak pagi-pagi sekali. Seharian Anda akan sibuk mengikuti prosesi pernikahan dan menyapa para tamu. Tentu butuh tenaga yang sangat banyak. Oleh sebab itu, jangan pernah melewatkan sarapan di hari pernikahan. Sesibuk apa pun, awali hari itu dengan sarapan bergizi supaya stamina Anda terjaga. 

2. Siapkan Makanan Kecil 

Akan ada berbagai hidangan lezat selama hari pernikahan. Namun, jangan harap Anda bisa menikmatinya. Biasanya, pengantin akan sangat sibuk dengan kegiatan hari itu sehingga tak punya waktu untuk sekadar mencicipi hidangan. Maka dari itu, penting untuk menyiapkan makanan kecil atau kudapan. Makanlah kudapan tersebut di sela-sela kegiatan agar perut Anda terisi. 

Artikel terkait: 20 Ucapan Ulang Tahun Pernikahan, Bikin si Ayah Meleleh, Bun!

3. Pakai Busana Pengantin yang Nyaman

Anda tentu ingin tampil sempurna di hari pernikahan. Tapi, jangan sampai mengorbankan kenyamanan diri Anda sendiri. Sebisa mungkin, pilih busana pengantin yang cukup nyaman. Pakaian itu akan menempel seharian di tubuh Anda. Jadi, usahakan cari yang paling nyaman. 

4. Pakai Hiasan Kepala yang Ringan dan Sederhana

Hiasan di kepala tak lepas dari busana pernikahan apalagi untuk mempelai perempuan. Tapi, sebelum menjatuhkan pilihan, coba pertimbangkan seberapa berat hiasan tersebut. Anda akan memakai hiasan tersebut selama berjam-jam di kepala. Jadi, bila Anda sering mengalami pusing, hindari hiasan kepala yang berat-berat. 

5. Siapkan Tisu untuk Seharian

Setelah duduk di pelaminan, Anda tak akan punya waktu untuk touch up make up. Padahal, keringat bisa saja mengucur deras akibat gugup atau karena memang suasananya yang cukup panas dan padat. Selalu sedia tisu di dekat Anda untuk menghapus keringat. 

6. Minum Suplemen dan Vitamin

Jauh-jauh hari sebelum hari H pernikahan, konsumsi suplemen dan vitamin secara rutin untuk menjaga imun. Pastikan pagi hari saat sarapan, Anda juga sudah mengonsumi vitamin. Asupan suplemen dan vitamin yang tepat akan menambah dan menjaga stamina Anda. 

Nah, Parents, demikian informasi mengenai pengantin perempuan meninggal di hari pernikahan. Mari kita doakan agar ia dapat beristirahat dengan tenang di alam sana, ya. Semoga keluarga dan calon mempelai pria yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan. Juga, meski memang umur manusia tidak ada yang tahu, tetapi selalu jaga kesehatan Anda termasuk ketika sedang sibuk mempersiapkan acara penting seperti pernikahan. Jangan sampai kelelahan dan istirahatlah sejenak. Semoga bermanfaat!

***

Baca juga:

Konflik Rumah Tangga Tidak Selalu Buruk, Ini Penjelasan Psikolog

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

6 Tips Pernikahan Langgeng ala Fitri Tropica, Jangan Gengsi Minta Maaf

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • Kisah Pilu Pengantin Meninggal di Hari Pernikahan, Akad Nikah Jadi Prosesi Pemakaman
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Ucapan Pernikahan Bernuansa Islami, Kristen, hingga Bahasa Inggris

    60 Ucapan Pernikahan Bernuansa Islami, Kristen, hingga Bahasa Inggris

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

    12 Cara 'Memainkan' Miss V dan U-Spot yang Bikin Perempuan Melayang

  • 60 Ucapan Pernikahan Bernuansa Islami, Kristen, hingga Bahasa Inggris

    60 Ucapan Pernikahan Bernuansa Islami, Kristen, hingga Bahasa Inggris

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti