TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Bacaan 4 menit
Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Pesta pernikahan setelah akad nikah sudah menjadi kebiasaan. Namun, tahukah Parents hukum dan adab menggelar resepsi pernikahan dalam Islam?

Pernikahan merupakan sebuah ikatan yang menyatukan pasangan laki-laki dan perempuan secara sah melalui proses akad nikah. Biasanya setelah setelah akad nikah, keluarga pengantin akan menggelar resepsi pernikahan, bagaimana hukumnya dalam islam?

Dalam islam, pernikahan diartikan sebagai bersatunya laki-laki dan perempuan secara lahir dan batin. Seorang muslim yang sudah baligh (dewasa), siap secara lahir dan batin serta mampu menafkahi, maka disarankan untuknya segera menikah.

Selain untuk meneruskan keturunan, tujuan menikah dalam Islam adalah untuk memenuhi tuntutan naluri manusia yang paling mendasar juga merupakan salah satu sunnah Rasul yang dapat menyempurnakan agama.

Makna dan Tujuan Walimatul ‘Ursy

Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam

Dalam bahasa Arab, resepsi pernikahan disebut dengan walimatul ‘ursy. Walimah adalah al-jam’u yang bermakna berkumpul, atau disebut juga tha’amu al ‘ursy (makanan yang dipersiapkan untuk cara berkumpul). Sedangkan ‘ursy memiliki makna al jifaf wa al tazwiz atau nikah.

Dengan demikian, walimatul ‘ursy bermakna sebagai makanan atau jamuan yang disediakan khusus dalam acara pesta perkawinan. Resepsi pernikahan ini biasanya mengundang banyak orang untuk ikut serta meramaikan tasyakuran pernikahan.

Tujuan diselenggarakannya walimatul ‘ursy atau resepsi adalah untuk memberikan dan mkabar gembira tersebut kepada kerabat atau keluarga, serta sebagai wujud dari rasa syukur kita terhadap Allah SWT.  Selain itu, acara walimah juga bermanfaat menghindarkan pasangan dari fitnah, agar orang dapat membedakan antara pernikahan dan perzinahan.

Artikel terkait: 8 Hal Ini Bisa Bikin Stres Menjelang Nikah, Pernah Mengalami?

Hukum Resepsi Pernikahan dalam Islam

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Lantas, apa hukum menggelar resepsi pernikahan dalam islam?

Dari Anas bin Malik, ia berkata:

“Sesungguhnya Rasulullah SAW mengadakan walimah ketika menikah dengan Shofia dengan makanan gandum dan kurma.” (HR. Ibnu Majah)

Juga dari Anas bin Malik, ia berkata:

Sesungguhnya Rasulullah SAW. melihat pada Abdurrohman bin Auf terdapat bekas minyak wangi, lalu Nabi bertanya, “Ada apa gerangan? Mengapa kamu melakukan ini ?” Lalu Abdurrohman menjawab, “Wahai Rasulullah SAW. saya telah menikah dengan seorang perempuan dengan mahar sekeping emas.” Lalu Rasulullah menjawab, “Semoga Allah memberikan barokah padamu dan adakanlah walimah walaupun hanya dengan menyembelih seekor kibas (domba).” (HR. Ibnu Majah)

Dari kedua hadis di atas, dapat kita ketahui bahwa hukumnya resepsi pernikahan adalah sunnah seperti yang dicontohkan Rasulullah. Rasulullah SAW menyarankan umatnya untuk menyelenggarakan walimah (resepsi) untuk membedakan dengan orang yang berzina.

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Maka dari itu pernikahan perlu diumumkan dengan cara menggelar resepsi.  Walimah ini juga termasuk ibadah dan dalam rangka tahaddus bin-ni’mah (mensyukuri nikmat).

Mengenai jamuan dalam resepsi, Rasulullah menganjurkan paling sedikit hidangan bagi orang yang mampu adalah seekor kambing. Namun, bagi orang yang kurang mampu, maka hidangannya boleh apa pun semampunya yang punya hajat.

Lalu, bagaimana dengan tamu undangan? Jika kita diundang dalam acara walimah, hukumnya adalah wajib menghadiri meskipun ketika acara berlangsung kita dibolehkan untuk tidak ikut menikmati hidangan. Namun, kewajiban mendatangi walimah ini bisa gugur jika pihak pengundang melakukan kekeliruan secara syariat islam.

Artikel terkait: Syarat, Tata Cara, dan Hukum Nikah Siri, Ini Risikonya Parents!

Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam

Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam

Foto: Alienco.net via Bride Story

Ajaran Islam telah menetapkan adab dalam menyelenggarakan walimah agar tidak terjerembab ke dalam perkara yang dilarang. Mengutip Syekh Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada dalam Mausuu’atul Aadaab al-Islaamiyyah via Republika, berikut adab resepsi pernikahan menurut syariat islam;

1. Niat yang Benar

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Hendaknya sebuah walimah diselenggarakan dengan niat yang benar sebagai sunah Rasulullah SAW dan memberi makan orang-orang. Sesuatu yang diniatkan dengan baik akan menjadi amal saleh. Sehingga, harta yang dibelanjakan dan waktu yang diluangkan akan diganti dengan pahala.

2. Menyediakan Hidangan Sesuai Kemampuan

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Menyediakan hidangan untuk jamuan resepsi hendaknya disesuaikan dengan kemampuan. Tuan rumah tak perlu memberatkan diri diluar batas kemampuannya. Kesederhanaan dalam menyelenggarakan walimah ini juga telah dicontohkan Rasulullah SAW.

3. Menyembelih Kambing

Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?

Sesuai hadis di atas, disunahkan untuk menyembelih seekor kambing bagi orang yang mampu. Namun, jika tak memiliki apa-apa, walimah pun dapat digelar sesuai kemampuan.

Itulah hukum dan adab menggelar resepsi pernikahan dalam Islam. Semoga dengan mengetahuinya, kita dapat menjalankan sunah Rasulullah dengan baik sesuai syariat islam.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Sumber: Dalam Islam, Republika

Baca juga:

Walimatul Haml, Inilah Doa untuk Syukuran Kehamilan Usia 4 Bulan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bagaimana Hukum dan Adab Menggelar Resepsi Pernikahan dalam Islam?
Bagikan:
  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti