TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

11 Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Tersedia di Apotek

Ditinjau secara medis
Sebuah tim profesional bersertifikat dan diakui di bidang kesehatan yang meninjau semua informasi yang berkaitan dengan kesehatan kehamilan dan kesehatan dan tumbuh kembang anak di theAsianparent. Tim ini terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anak, spesialis penyakit menular, doula, konsultan laktasi, redaktur profesional, dan kontributor dengan lisensi khusus.
Pelajari Lebih Lanjut
oleh
dr. Gita Permatasari

Ditinjau secara medis oleh

dr. Gita Permatasari

dr. Gita Permatasari bertugas di RSPP sebagai Dokter Umum, Medical Check Up Examiner, dan Konsultan Laktasi. Ia juga menjadi Manajer Pelayanan Pasien yang berkoordinasi dengan dokter spesialis dan perawat terkait kondisi pasien, termasuk berkoordinasi dengan asuransi terkait penjaminan pasien. Sebelumnya, dr. Gita melayani pasien di Klinik Ajiwaras, Cilandak KKO.

Temui Dewan Peninjau kami
Bacaan 9 menit
11 Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Tersedia di Apotek

Simak juga cara alami mengatasi sembelit selama menyusui yang ampuh berikut ini, Bun!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Saat menyusui, Bunda kerap kali dihadapkan dengan berbagai masalah kesehatan yang membutuhkan pengobatan seperti sembelit. Lalu, apakah ada obat pelancar BAB yang aman untuk ibu menyusui, ya?

Konstipasi atau sembelit sering terjadi pada ibu yang baru melahirkan atau sedang berada dalam periode postpartum.

Biasanya, usus akan kembali normal beberapa hari setelah melahirkan, tetapi bisa juga Bunda akan mengalami sembelit yang umum terjadi hingga 6 minggu pascamelahirkan.

Sembelit adalah masalah sistem pencernaan yang paling umum. Anda mengalami buang air besar yang sedikit, jarang, atau tidak nyaman (karena tinja keras dan kering).

Beberapa penyebab terjadinya sembelit pascapersalinan adalah sebagai berikut:

  • Hormon kehamilan yang masih belum kembali ke kondisi semula sebelum hamil
  • Wasir
  • Suplemen zat besi
  • Episiotomi
  • Kerusakan pada anal sfingter saat melahirkan
  • Kekurangan cairan
  • Kurangnya konsumsi serat dari makanan
  • Sering mengabaikan keinginan untuk buang air besar
  • Bed rest ketika berada di rumah sakit
obat pelancar bab untuk ibu menyusui

Sumber: Freepik

Artikel Terkait: Ibu menyusui terserang pilek? Ini obat alami yang bisa dipilih

Jika tidak ditangani dan terus berkelanjutan, sembelit dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan serius yang kronis, yaitu:

  • Prolaps rektum, mengejan berulang kali untuk mengeluarkan tinja dapat menyebabkan bagian lapisan dubur keluar dari anus.
  • Inkontinensia urine, saat sembelit bisa saja Parents terus mengejan untuk mengeluarkan tinja yang sulit keluar. Hal ini dapat melemahkan otot dasar panggul.
  • Perdarahan, mengejan terlalu kuat dan sering dapat merusak pembuluh darah di rektum yang menyebabkan perdarahan.
  • Impaksi tinja, ketika rektum penuh dengan kotoran, otot-otot usus tidak mampu mendorong tinja keluar.

Daftar isi

  • Apa Saja Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman?
  • Apa Saja Cara Alami Mengatasi BAB untuk Ibu Menyusui?
  • Pertanyaan Populer Terkait Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui

Apa Saja Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman?

Untuk mengatasi masalah sembelit yang parah, Bunda bisa mengonsumsi obat pencahar yang aman untuk ibu menyusui. 

Namun, mengingat kondisi setiap ibu berbeda-beda, maka jangan lupa untuk berkonsultasi dulu ke dokter sebelum mengonsumsinya, ya. 

Berikut adalah beberapa obat pelancar BAB yang dinilai aman untuk ibu menyusui:

1. Methylcellulose

Obat Methylcellulose (metilselulosa) bekerja menyerap air dan menjadi gel lembut di usus untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi konstipasi.

Methylcellulose tidak berbahaya bagi bayi, tetapi ada baiknya ibu menyusui berkonsultasi dahulu pada dokter sebelum mengonsumsinya.

2. Macrogol

Macrogol adalah pencahar yang dapat membersihkan penumpukan kotoran keras di usus yang terjadi karena impaksi tinja.

Cara kerja macrogol meredakan sembelit yaitu dengan membuat tinja lebih besar dan lembut sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Obat ini bekerja dalam waktu 1 hingga 2 hari dan dapat dikonsumsi ibu hamil dan menyusui.

3. Magnesium Sulfat

Magnesium Sulfat digunakan untuk menghilangkan sembelit jangka pendek yang termasuk dalam pencahar osmotic.

Pencahar ini bekerja dengan meningkatkan jumlah cairan di usus besar. Magnesium Sulfat aman dikonsumsi selama menyusui.

4. Polyethylene Glycol

Polyethylene Glycol termasuk dalam pencahar osmotic yang bekerja menyebabkan air tertahan bersama tinja. Hasilnya, tinja akan melunak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Polyethylene Glycol sangat sedikit diserap oleh tubuh. Sehingga, sedikit pula jumlah obat ini yang bisa terpapar pada bayi melalui ASI.

5. Magnesium Hidroksida

Seperti Magnesium Sulfat, Magnesium Hidroksida adalah pencahar osmotic.

Sebuah penelitian mengenai penggunaan Magnesium Hidroksida pada ibu menyusui tidak menemukan adanya efek samping pada bayi yang disusui sehingga tergolong aman.

Artikel Terkait: Bolehkah Ibu Menyusui Minum Obat Hipertensi? Begini Penjelasannya

6. Laktulosa

Cara kerja Laktulosa mengurangi sembelit yaitu dengan menarik air ke dalam usus untuk membuat kotoran menjadi lebih lembut. Obat ini efektif bekerja dalam waktu 2 hari setelah dikonsumsi.

Laktulosa tidak masuk ke dalam ASI, sehingga tidak menyebabkan efek samping pada bayi.

7. Sodium Picosulphate

Sodium Picosulphate bekerja mendorong otot di usus untuk bergerak memindahkan kotoran dan membantu melancarkan BAB. Biasanya Sodium Picosulphate bekerja dalam waktu 6 hingga 12 jam.

Obat ini tidak diserap dari saluran pencernaan dan metabolit aktifnya tidak terdeteksi dalam ASI sehingga aman dikonsumsi selama menyusui.

8. Bisacodyl

Bisacodyl dikenal sebagai pencahar stimulant yang mengurangi sembelit dengan membantu melancarkan usus untuk buang air besar lebih mudah serta melembutkan tinja.

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Pencahar Bisacodyl tidak akan masuk ke dalam ASI, sehingga tidak memengaruhi kesehatan bayi.

9. Senna

Senna adalah pencahar alami yang terbuat dari daun dan buah tanaman Senna.

Obat ini digunakan untuk mengobati konstipasi dengan bekerja merangsang otot-otot di usus.

Menurut penelitian, penggunaan produk Senna modern tidak menimbulkan efek samping pada bayi dan dapat digunakan selama menyusui.

10. Psyllium

Psyllium adalah lapisan luar lendir dari biji tanaman Plantago Ovata yang kaya serat dan sering digunakan sebagai obat pencahar.

Bahan ini bekerja melembutkan tinja dan mengurangi sembelit serta wasir dengan membuat tinja lebih mudah dikeluarkan.

Psyllium tidak diserap dari saluran cerna sehingga tidak dapat masuk ke dalam ASI. Jadi, aman digunakan utnuk ibu menyusui.

11. Fybogel

Fybogel atau Ispaghula husk bekerja melembutkan kotoran dengan meningkatkan kadar cairannya.

Pencahar Fybogel diketahui tidak berbahaya untuk ibu menyusui dan bayinya karena tidak diserap oleh sistem pencernaan.

Artikel Terkait: Ibu Menyusui ‘Masuk Angin’? Ini Cara Alami Mengatasinya

Apa Saja Cara Alami Mengatasi BAB untuk Ibu Menyusui?

11 Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Tersedia di Apotek

Sumber: Freepik

Selain jenis obat-obatan di atas, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan ibu menyusui untuk mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.

Bahkan, sebelum mengonsumsi obat pencahar, Bunda disarankan melakukan cara-cara alami ini terlebih dulu.

Apabila sembelit tidak kunjung sembuh, barulah mengonsumsi obat pencahar.

Nah, mengutip dari Very Well Family, dr. Nathan Fox, MD, OBGYN, spesialis kedokteran ibu dan janin yang merupakan pembawa acara podcast Healthy Woman menjelaskan, cara alami mengobati sembelit yang bisa dicoba yaitu sebagai berikut:

1. Minum Banyak Air

Cara pertama yang harus dicoba untuk mengatasi sembelit adalah dengan minum banyak air, usahakan minimal 3 liter setiap harinya.

Asupan cairan yang tinggi dapat membantu melunakkan tinja dan merangsang buang air besar lebih sering.

Dalam sebuah penelitian, pasien dengan konstipasi kronis yang minum dua liter air setiap hari disertai diet tinggi serat mengalami peningkatan frekuensi buang air besar dan penurunan penggunaan obat pencahar yang lebih besar, dibandingkan mereka yang tidak minum banyak air.

2. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat Larut

Ketika serat larut masuk ke dalam pencernaan, ia akan menyerap air dan berubah bentuk menjadi pasta atau gel yang dapat membantu melancarkan pencernaan.

Serat larut juga dapat membantu tubuh meningkatkan kontrol glukosa darah yang membantu mengurangi risiko diabetes.

Berikut adalah beberapa makanan sumber serat larut yang baik:

  • Gandum
  • Kacang polong
  • Apel
  • Jeruk
  • Wortel
  • Biji jelai/barley
  • Oatmeal

Tambahkan serat larut dalam menu makanan sehari-hari. Misalnya, dengan membuat sup sayur untuk makan siang, bubur oatmeal untuk sarapan, dan potongan buah apel atau jeruk untuk camilan sehat.

Artikel Terkait: Memilih Obat Batuk untuk Ibu Menyusui

3. Olahraga

Melakukan olahraga ringan hingga sedang seperti jalan kaki, pilates, atau yoga sangat baik untuk menjaga produksi ASI dan mencegah infeksi payudara saat menyusui.

Olahraga teratur juga membuat otot-otot yang bekerja memindahkan makanan melalui saluran pencernaan tetap kuat sehingga membantu mencegah sembelit.

Jika sedang menyusui, sebaiknya hindari melakukan olahraga intens dan berat karena dapat menyebabkan asam laktat menumpuk di otot.

Asam laktat dapat masuk ke ASI dalam jumlah kecil dan mengubah rasanya, sehingga mungkin mengganggu beberapa bayi yang memiliki pencernaan sensitif.

4. Mengurangi Konsumsi Produk Susu dan Olahan

Produk susu seperti keju dan makanan olahan dapat memperburuk sembelit.

Karbohidrat olahan seperti roti putih cenderung rendah serat karena dedak dan bagian benih biji-bijiannya dihilangkan selama pemrosesan.

Dedak mengandung serat yang menambah massa tinja dan membantunya bergerak lancar di dalam usus.

Sementara susu dinilai sebagai penyebab umum sembelit karena sebagian besar orang memiliki kepekaan terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi.

5. Mengurangi Konsumsi Gorengan

Gorengan atau makanan cepat saji dalam porsi besar dapat meningkatkan risiko sembelit. Makanan-makanan tersebut cenderung tinggi lemak dan rendah serat sehingga dapat memperlambat pencernaan.

Gorengan dan makanan cepat saji juga cenderung mengandung banyak garam yang dapat menurunkan kadar air pada tinja dan mengeringkannya, sehingga sulit untuk dikeluarkan.

Pertanyaan Populer Terkait Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui

Obat pelancar BAB untuk ibu menyusui

Ibu menyusui susah BAB minum apa?

Ibu menyusui yang susah BAB sebaiknya mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup (10-12 gelas/hari), serat dari buah-buahan dan sayuran, serta melakukan olahraga ringan.

Jika perlu obat, osmotic laxative seperti lactulose atau bulk laxative seperti psyllium dapat digunakan dengan aman.

Apakah ibu menyusui boleh minum obat pelancar BAB?

Ya, ibu menyusui boleh minum obat pelancar BAB. Sebagian besar obat pencahar aman untuk ibu menyusui karena tidak diserap tubuh atau hanya diserap dalam jumlah minimal sehingga sedikit yang masuk ke ASI.

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat apa pun.

Apa Dulcolax aman untuk ibu menyusui?

Ya, Dulcolax (bisacodyl) aman untuk ibu menyusui.

Bisacodyl tidak diserap dari saluran pencernaan, dan metabolit aktifnya tidak terdeteksi dalam ASI.

Dulcolax dapat dikonsumsi saat menyusui tanpa perhatian khusus.

Tidak ada informasi yang menunjukkan bisacodyl masuk ke ASI dan tidak menyebabkan efek samping pada bayi.

Amankah Vegeta untuk ibu menyusui?

Informasi spesifik tentang keamanan obat “Vegeta” untuk ibu menyusui tidak ditemukan dalam literatur medis.

Sebagian besar laxative aman digunakan saat menyusui karena tidak diserap atau diserap minimal dari saluran cerna sehingga kadar dalam ASI rendah atau dapat diabaikan. Disarankan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan produk ini.

Artikel Terkait: Ampuh Lancarkan BAB, Amankah Minum Vegeta untuk Ibu Menyusui?

Bunda, untuk mengatasi sembelit, pastikan Anda mengonsumsi obat pelancar BAB untuk ibu menyusui yang aman, ya.

Karena kondisi setiap ibu berbeda-beda, selalu konsultasikan pada dokter sebelum mengonsumsi obat untuk memastikan keamanannya untuk ibu dan bayi terlebih dahulu.

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Constipation Treatment in Breastfeeding Mothers
www.breastfeedingnetwork.org.uk/constipation/#

Can I Take MiraLAX While Breastfeeding?
www.verywellfamily.com/can-i-take-miralax-while-breastfeeding-5212454

7 Foods That Can Cause Constipation
www.healthline.com/nutrition/8-foods-that-cause-constipation

Laxatives
www.nhs.uk/conditions/laxatives/

Constipated While Breastfeeding: Causes, Remedies and Treatment

www.livestrong.com/article/505721-how-to-prevent-constipation-for-mom-when-breastfeeding/

Postpartum Constipation: Causes, Treatments, and More 

www.healthline.com/health/pregnancy/postpartum-constipation

Bisacodyl – Drugs and Lactation Database (LactMed®)

www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501323/

Pregnancy, breastfeeding and fertility while taking bisacodyl 

www.nhs.uk/medicines/bisacodyl/pregnancy-breastfeeding-and-fertility-while-taking-bisacodyl/

Using laxatives during breastfeeding

www.sps.nhs.uk/articles/using-laxatives-during-breastfeeding/

Baca Juga:

Amankah Minum Ibuprofen untuk Ibu Menyusui? Ini Penjelasannya!

17 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Mudah Didapat di Apotek

Amankah Pakai Obat Jerawat saat Menyusui? Berikut Penjelasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

Diulas oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • 11 Obat Pelancar BAB untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Tersedia di Apotek
Bagikan:
  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti