Normalkah Bunyi Napas Bayi 'grok-grok'? Kenali Penyebabnya Berikut!

Normalkah Bunyi Napas Bayi 'grok-grok'? Kenali Penyebabnya Berikut!

Napas bayi yang berbunyi seringkali menimbulkan kegelisahan pada orangtua. Sebelum terlalu diambil pusing, simak penjelasannya di sini.

Napas bayi bungi grok-grok, mendengus, atau bersin sesekali adalah hal yang normal terjadi pada bayi baru lahir. Dan biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan orangtua.

Namun tentunya banyak orangtua yang mencari kepastian tentang suara-suara aneh yang keluar saat bayi bernapas tersebut. Bagaimana penjelasannya?

Mengapa napas bayi bunyi grok-grok?

Hidung dan paru-paru kecil buah hati kita baru saja diperkenalkan dengan konsep menghirup udara. Di lingkungan yang kering dibandingkan dengan rahim Bunda, dimana ia berada selama 9 bulan terakhir.

Bunyi grok-grok dan mendengus terjadi karena bayi bernapas hanya melalui hidung mereka. Hal ini juga yang memungkinkan mereka untuk menelan susu sambil bernapas secara bersamaan.

Bayi juga belum bisa meniup keluar lendir yang ada melalui hidungnya. Ini menyebabkan suara seperti dengusan dan bunyi seperti peluit saat ia bernapas.

Ketika lendir turun ke bagian belakang tenggorokan (faring), suara yang ditimbulkan akan berbunyi grok-grok. Lendir juga bisa bergerak lebih jauh ke kotak suara bayi (laring) dan saluran pernapasannya, yang membuat bunyi grok-grok tersebut seolah berasal dari paru-parunya.

Coba letakkan tangan Anda dengan lembut pada dada bayi, Anda mungkin bisa merasakan getaran lembut. Ini adalah getarang dari laring-nya.

Napas bayi cenderung akan seperti ini selama 6-8 minggu setelah lahir. Jadi Parents tidak perlu khawatir ya. Jika tetap khawatir, mintalah dokter memeriksa bagian pernapasannya saat pemeriksaan rutin.

Namun apabila bayi Anda bernapas dengan nada tinggi, bersuara serak, atau batuk seperti menggonggong, bayi mungkin terjangkit croup, virus yang umum menjangkiti anak. Segera hubungi dokter untuk mengonfirmasi dan menyarankan perawatan terbaik.

Pada sebagian besar bayi, napas yang berisik bukanlah tanda dari sesuatu yang serius dan tidak akan mengganggu perkembangan bayi Anda. Suara grok-grok, dengusan, dan seperti meniup peluit tersebut akan hilang sepenuhnya setelah bayi berusia 1 tahun.

Bayi juga kemungkinan besar akan sakit batuk-pilek sampai 8 kali di tahun pertamanya. Parents cukup mencari tahu bagaimana cara perawatannya, dan sebisa mungkin hindari pemakaian obat.

Semoga informasi ini berguna, Parents!

 

Referensi: Baby Center, whattoexpect.

Baca juga:

Hindari Obat Flu, Ini 10 Cara Alami Mengatasi Pilek pada Anak

Sering bunda temui jika bunyi nafas bayi sering terdengat grok grok, mendengus, atau bersin sesekali. Hal ini sangatlah normal terjadi pada bayi yang baru lahir. Sebagai orang tua Anda tidak perlu khawatir jika mendapati bayi yang memiliki nafas seperti ini. Banyak orang tua yang menanyakan tentang suara suara yang keluar saat napas bayi bunyi grok-grok tersebut. Mari simak ulasan selengkapnya berikut.

Penjelasan Napas Bayi yang Berbunyi

Hidung dan paru paru kecil buah hati yang baru lahir baru saja diperkenalkan dengan konsep menghirup udara. Untuk pertama kalinya si kecil akan menghirup udara di lingkungan yang kering dibandingkan denga rahim Bunda selama 9 bulan. Bunyo grok grok yang dihasilkan oleh bayi terjadi karena bayi bernafas melalui hidung mereka.

ini napas bayi bunyi grok-grok Batuk pada Bayi Apa Perlu Selalu Diatasi dengan Obat

Hal ini juga yang memungkinkan si kecil menelan susu sambil bernafas secara bersamaan. Bayi juga belum bisa meniup keluar lendir yang ada melalui hidungnya. Hal inilah yang menyebabkan suara seperti dengusan dan bunyi seperti peluit saat ia bernafas. Ketika lendir turun ke bagian belakang tenggorokan, suara yang ditimbulkan akan berbunyi grok grok.

Lendir ini juga akan bergerak lebih jauh ke kotak suara bayi dan saluran pernafasanya, sehingga membuat napas bayi bunyi grok-grok tersebut seolah berasal dari paru parunya. Anda bisa meletakkan tangan Anda dengan lembut pada dada bayi. Anda akan merasakan getaran yang lembut yang merupakan getran dari laringnya.

mau tau napas bayi bunyi grok-grok ini

Bunda Tidak Perlu Khawatir

Nafas bayi yang seperti ini akan bertahan selama enam hingga 8 minggu lamanya setelah lahir, sehingga para orang tua tidak perlu khawatir jika si kecil memiliki bunyi nafas yang terdengar grok grok. Namun apabila Anda tetap saja khawatir, Anda bisa memeriksakan bagian pernapasanya saat pemeriksaan rutin.

Apabila bayi Anda bernafas dengan nada tinggi, berusara serak atau bahkan batuk seperti menggonggong bayi mungkin akan terjangkit croup yaitu virus yang umum menjangkit anak. Jika hal ini terjadi Anda bisa menghubungi dokter untuk mengkonfirmasi dan menyarankan perawatan yang baik untuk anak Anda.

ini dia napas bayi bunyi grok-grok itu

Pada sebagian besar bayi, nafas yang berisik bukanlah tanda dari sesuatu yang serius dan tidak akan menanggung perkembangan bayi. Suara grok grok, dengusan dan seperti meniup peluit tersebut akan hilang sepenuhnya setelah bayi berusia satu tahun. Bayi juga kemungkinan besar akan batuk pilek sampai delapan kali di tahun pertamanya. Anda harus mencari tahu bagaimana cara perawatannya.

Itulah penjelasan mengenai suara grok grok yang mungkin saja bunda dengan dari si kecil. Bunda tidak perlu khawatir jika bunyi tersebut masih saja terdengar selama beberapa minggu. Namun apabila bunda tetap khawatir, bunda bisa memeriksakan kondisi si kecil ke dokter anak untuk mengetahui bagaimana mengatasi suara bayi tersebut. Selalu waspada untuk memberikan perlindungan kepada si kecil, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner