TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Rutin Mengukur Tekanan Darah, Yuk!

Bacaan 4 menit
Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Rutin Mengukur Tekanan Darah, Yuk!

Mengukur tekanan darah secara teratur bermanfaat untuk menghindari hipertensi dan salah satu penyakit jantung, yaitu gangguan detak jantung.

Jika Parents berpikir mengukur tekanan darah secara berkala hanya perlu dilakukan oleh orang yang memang sudah menderita darah tinggi, ini pemikiran yang salah besar. Rutin melakukan pengecekan tekanan darah justru sangat penting untuk mencegah terjadinya hipertensi.

Faktanya, saat ini ada 1,28 miliar orang yang hidup dengan hipertensi, dengan rentang usia antara 30-70 tahun. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sebanyak 46% tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit tersebut dan hanya 21% yang rutin untuk mengontrolnya.

Artikel terkait: Penting! Inilah Tekanan Darah yang Normal Sesuai Usia

Inilah Pentingnya Mengukur Tekanan Darah Secara Teratur

mengukur tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko utama untuk kematian dini dan kecacatan, yang sebenarnya sangat bisa dicegah. Salah satu caranya adalah dengan mengukur tekanan darah secara teratur.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, Parents sebenarnya tidak perlu lagi ke rumah sakit, puskesmas, klinik, atau bahkan apotek terdekat untuk mengecek tekanan darah tinggi. Sekarang sudah banyak dijual perangkat tensimeter digital, yang akan memudahkan pengecekan tekanan darah, kapan saja dan di mana saja.

Jangan menyepelekan hal ini karena sudah banyak tinjauan literatur sistematis dari berbagai uji klinis, yang menyebut bahwa penggunaan tensimeter digital sangat berguna untuk diagnosis awal dan tindak lanjut pengobatan hipertensi dalam jangka panjang.

megukur tekanan darah

Menurut Herry Hendrayadi, Marketing Manager OMRON Healthcare Indonesia, karena pedoman untuk mengukur tekanan darah di fasilitas kesehatan dan di rumah berbeda, maka ada perbedaan pula pada hasilnya. Jika menggunakan tensimeter digital OMRON, maka tekanan darah sudah dianggap tinggi jika menyentuh angka 135/85 mmHg atau lebih tinggi.

Artikel terkait: Alami Hipertensi? Ini 5 Makanan Terbaik untuk Turunkan Tekanan Darah

Cara Mengukur Tekanan Darah dengan Benar

Dalam acara OMRON Virtual Media Briefing, Herry menjelaskan pentingnya melakukan pengukuran tekanan darah menggunakan perangkat tensimeter dengan benar agar mendapatkan hasil yang benar pula. Berikut caranya:

mengukur tekanan darah

  • Tubuh dalam kondisi duduk tegak. Jika memang tidak memungkinkan, seperti pada lansia atau orang sakit, maka diperbolehkan dalam kondisi tiduran. Namun, sebisa mungkin lakukan dalam kondisi duduk tegak.
  • Idealnya, jarak antara posisi duduk dengan penopang tangan yang akan diukur tekanan darahnya adalah 25-30 cm. Lebih baik lagi jika tangan ditaruh di atas meja yang datar sehingga pengukuran bisa lebih maksimal.
  • Manset sebaiknya dipasang pada lengan tanpa pakaian atau pakaian yang tipis. Jangan menggunakan pakaian yang tebal, seperti sweater, khususnya di bagian tangan yang akan dilakukan pengukuran tekanan darah.
  • Posisikan manset sejajar dengan jantung. Usahakan tubuh dalam kondisi santai, baru mulailah lakukan pengukuran tekanan darah.
  • Lakukan pengukuran sebanyak 2 kali, dengan memberikan jeda antar pengukuran selama 2-5 menit. Jangan lupa untuk melepas manset selama jeda tersebut.
  • Catat hasil pengukuran dengan merata-rata nilai yang diperoleh dari seluruh pengukuran.

tekanan darah normal

Jika hasilnya termasuk ke dalam tekanan darah tinggi, jangan ragu untuk segera menemui dokter untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini bisa mencegah Parents menderita komplikasi penyakit yang lebih berat lagi.

Artikel terkait: Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, ini 7 Buah-buahan yang Sehat Dikonsumsi

Tensimeter Digital Sekarang Juga Bisa Deteksi Penyakit Jantung

Selain untuk mengukur tekanan darah, perangkat tensimeter digital terbaru dari OMRON, yaitu seri OMRON HEM-7361T, ternyata juga sudah bisa membantu mendeteksi penyakit jantung fibrilasi atrium atau atrial fibrilasi (AF). Ini adalah gangguan irama jantung yang ditandai dengan denyut jantung tidak beraturan dan cepat.

tensimeter digital omron

AF sendiri tidak kalah menakutkan dari serangan jantung yang bisa mematikan. Menurut data, ada sekitar 22,5 juta orang yang menderita penyakit yang dapat meningkatkan risiko stroke sebanyak 5 kali ini.

Nah, dari sekian banyak penderita darah tinggi atau hipertensi, ditemukan sekitar 60% yang ternyata juga menderita AF tanpa menyadarinya. Padahal, dengan mendeteksi dini penyakit ini, kemungkinan untuk terkena stroke bisa berkurang sebesar 68%. Tidak main-main, ya.

Jadi, saat menggunakan tensimeter digital yang sudah lebih canggih, seperti OMRON HEM-7361T, mesin secara otomatis akan mengukur tekanan darah sebanyak 3x berturut turut dan muncul jika terdeteksi dua kali atau lebih detak jantung tidak teratur, maka akan muncul simbol AFIB.

gangguan irama detak jantung

Dengan mengetahui hal ini, Parents tidak hanya dapat mengontrol dan mengawasi tekanan darah, tetapi juga bisa mendeteksi penyakit gangguan irama jantung yang bisa membahayakan. Itulah mengapa mengukur tekanan darah secara teratur dari rumah sangat penting untuk dilakukan.

Baca juga:

Hati-hati! Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Hipertensi

Makan Daging Kambing Bisa Sebabkan Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?

Benarkah Sering Mimisan Bisa Jadi Tanda Darah Tinggi? Simak Penjelasan Ini

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

elgawindasari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Rutin Mengukur Tekanan Darah, Yuk!
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti