TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Parasomnia, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya Agar Tidur Lebih Nyenyak

Bacaan 3 menit
Mengenal Parasomnia, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya Agar Tidur Lebih Nyenyak

Insomnia mungkin sudah banyak orang yang mengetahui sebagai gangguan tidur. Selain insomnia, ada lagi gangguan tidur lainnya yaitu parasomnia.

Tidur adalah salah satu istirahat yang paling dianjurkan setelah lelah beraktivitas dan bisa mengembalikan kesegaran tubuh. Sayangnya tidak semua orang memiliki kualitas tidur yang baik karena berbagai faktor.

Jika selama ini sudah familiar dengan insomnia sebagai gangguan tidur, ada lagi gangguan tidur lainnya yaitu parasomnia. Kenali lebih dalam tentang parasomnia yang berbeda dengan insomnia.

Mengenal Parasomnia, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya Agar Tidur Lebih Nyenyak

Pengertian Parasomnia

Parasomnia-inside 1

Sumber: Pexels

Parasomnia ialah gangguan tidur yang berupa sekumpulan gejala tidak menyenangkan yang terjadi saat akan tidur, mata sudah terpejam, atau tiba-tiba terbangun di tengah tidur. Perilaku ini bervariasi dalam hal karakteristik, keparahan, dan frekuensi.

Perilaku yang muncul bisa berupa gerakan, perilaku, emosi, hingga dari alam mimpi. Contoh dari perilaku tersebut yaitu berjalan sambil tidur, mengingau, terengah-engah karena mimpi, atau sleep paralysis.

Artikel terkaiit: Sulit tidur nyenyak? Coba 5 makanan dan minuman ini sebelum tidur!

Penyebab Parasomnia

Parasomnia-inside 2

Sumber: Pexels

Mengalami parasomnia terasa tidak mengenakkan bagi yang mengalaminya karena membuat tidur terganggu dan tidak nyenyak.

Perlu diketahui parasomnia disebabkan beberapa faktor, antara lain:

  • Sakit
  • Kondisi stress atau mental sedang down
  • Konsumsi obat penenang
  • Kondisi medis tertentu hingga kronis
  • Pengaruh alkohol
  • Post-traumatic stress disorder karena pengalaman traumatik
  • Gaya hidup
  • Kualitas tidur secara keseluruhan

Jenis Parasomnia

Parasomnia-inside 3

Sumber: Pexels

Saat akan tidur, tubuh akan melalui dua fase, yaitu non-rapid eye movement (NREM) dan rapid eye movement (REM). NREM dimulai ketika akan terlelap hingga tidur nyenyak, lalu berlanjut ke fase REM.

Di fase REM, bola mata akan bergerak cepat di belakang kelopak mata dan gelombang otak terlihat mirip dengan saat terjaga. Detak jantung dan tekanan darah pun akan meningkat.

Parasomnia dapat dibedakan berdasarkan fase tidur NREM dan REM yang dilalui, dan bentuknya acapkali tidak sama. Jenis parasomnia antara lain:

  • Parasomnia NREM
    • Confusional arousal: kondisi setengah sadar namun terlihat bingung dan sulit diajak berkomunikasi
    • Sleepwalking: berjalan sambil tertidur dengan mata terbuka, namun tidak menyadari kondisi sekitar
    • Sleep terror: terbangun dengan kondisi menjerit, menangis, serta diiringi jantung berdetak kencang, napas terengah-engah, dan berkeringat.
    • Gangguan tidur yang melibatkan perilaku abnormal
  • Parasomnia REM
    • Sleep paralysis: ketidakmampuan menggerakkan tubuh walaupun sudah terjaga, tubuh terasa kaku dan berat
    • REM sleep behavior disorder: tubuh dalam keadaan tidur namun dapat berbicara, tertawa, menjerit, atau perilaku agresif. Keadaan seperti ini sering dialami pasien penyakit neurodegeneratif
    • Nightmare disorder: mimpi atau bunga tidur terasa nyata terjadi dan ada di situasi mimpi tersebut. Bagi yang mengalami terkadang disertai kelelahan, stress, dan sakit. Banyak terjadi pada orang yang mengalami PTSD

Artikel terkait: 8 Cara Tidur Cepat 30 Detik Saat Mengalami Insomnia

Cara Menangani Parasomnia

Parasomnia-inside 4

Sumber: Pexels

Tidur yang kurang akan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari dan kesehatan. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur antara lain:

  • Terapkan gaya hidup sehat
  • Rutin berolahraga minimal 150 menit/minggu
  • Mengurangi stress
  • Tidak menggunakan gadget apapun minimal 30 menit sebelum waktu tidur
  • Tidur dengan lampu dimatikan

Jika dirasa sudah terlalu mengganggu waktu tidur, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Lewat penanganan dokter, orang yang mengalami parasomnia akan dicek secara fisik, mulai dari gaya hidup, tingkat stress, pola tidur, dan sebagainya.

Setelah itu akan ditentukan penanganan selanjutnya, mulai dari konsumsi obat-obatan hingga terapi.

Itu dia ulasan mengenai parasomnia. Tidur yang cukup dan berkualitas akan membuat tubuh lebih segar dan fokus menjalani aktivitas.

Baca juga:

12 Ciri dan Kondisi Badan Saat Haid, Bagaimana Cara Mengatasinya?

7 Manfaat Bunga Mawar, Bantu Cerahkan Warna Bibir hingga Redakan Stres

9 Efek Buruk Olahraga Berlebihan yang Jarang Disadari, Bisa Ganggu Siklus Haid

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Balqis Widyaningtyas

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Mengenal Parasomnia, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya Agar Tidur Lebih Nyenyak
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti