TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mencoba Induksi Alami, Salah Satu Upaya Menjalani Persalinan Normal

Bacaan 5 menit
Mencoba Induksi Alami, Salah Satu Upaya Menjalani Persalinan Normal

Inilah usahaku untuk menjalani persalinan alami...

Halo Parents, ini tulisan pertama saya di platform theAsianparent. Di sini saya akan berbagi pengalaman hamil, melahirkan anak pertama saya dengan lancar termasuk pengalaman saya mencoba melakukan induksi alami.

Saya menikah di tahun 2018 lalu, Puji Tuhan 2 minggu setelah menikah saya langsung hamil.

Memang saat itu saya sedang masa subur dan sedari gadis saya selalu menjaga pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat.

Trimester pertama saya lalui dengan berat. Kehilangan nafsu makan, mual saat mencium bebauan dan muntah terus-menerus menjadi rutinitas saya kala itu.

Sempat ada perasaan khawatir dengan perkembangan janin saya karena saya makan sangat sedikit. Tidak bisa makan nasi, yang bisa saya makan hanya cookies dan crackers tawar dengan teh manis. Namun saya rutin mengonsumsi vitamin yang di berikan dokter dan rajin minum susu kehamilan.

mencoba induksi alami

Trimester kedua keadaan saya mulai membaik, nafsu makan kembali walau belum seutuhnya. Setidaknya saya bisa makan sedikit jadi saat muntah bukan lagi cairan yang keluar.

Saya menjalani kehamilan saya dengan keluhan umum para  ibu hamil. Saat memasuki trimester ketiga, saya mulai rajin mengikuti kelas yoga untuk ibu hamil di rumah sakit.

Manfaat yoga bagi ibu hamil sangatlah banyak yaitu  bisa mengurangi nyeri punggung dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan, yoga juga memberikan efek relaksasi dan ketenangan bagi saya.

Selain yoga saya juga mulai mengonsumsi kurma 7 butir di pagi hari di saat perut kosong. Menurut hasil penelitian dari berbagai sumber yang  saya baca, kurma memiliki segudang manfaat untuk ibu hamil.

Namun sebelum mengonsumi kurma saya konsultasikan dulu dengan dokter kandungan. Saya juga menggunakan birthing ball atau gymball sebagai alat untuk melatih otot-otot daerah panggul saya menjadi lentur dan siap untuk melahirkan.

Terus Berupaya Mencoba Induksi Alami

Saya memang bertekad untuk melahirkan secara normal karena saya takut di operasi. Maka, saya pun mencoba melakukan induksi alami.

Memasuki minggu ke 41 dokter menyatakan bahwa plasenta janin mulai memasuki fase pengapuran dan air ketuban saya semakin sedikit.

Menurut dokter, saya harus segera melahirkan anak saya dan diminta untuk diinduksi dan dioperasi.

Saat itu perasaan saya campur aduk, antara takut dan bingung. Saya tidak biasa dengan peralatan medis dan memang sampai saat itu tidak terasa kontraksi sedikitpun. Saya pulang dan menenangkan diri, lalu mencari tahu tentang induksi alami, mencoba melakukan induksi alami.

mencoba induksi alami

Menurut informasi yang saya baca dari berbagai sumber di internet induksi alami dapat dilakukan dengan melakukan pijat oksitosin, bergerak lebih banyak, dan makan buah nenas.

Maka esok paginya saya langsung berkeliling kompleks rumah, makan kurma dan minum air putih. Saya lanjutkan dengan sarapan dan menghubungi bidan yang bisa melakukan pijat oksitosin, setelah itu saya makan  buah nanas dan beristirahat tidur siang.

Bangun tidur saya buang air kecil dan melihat ada bercak darah sebagai tanda persalinan. Saya sangat bersyukur dan langsung menghubungi suami untuk mengajak suami berkeliling pusat perbelanjaan dengan harapan untuk mempercepat pembukaan.

Memasuki Tahapan Pembukaan Menjelang Persalinan

Kami berkeliling mal selama 3 jam, lalu ke rumah sakit. Ketika di periksa ternyata memang sudah terjadi pembukaan tapi masih bukaan 0.5.. Ada perasaan lega karena saya masih punya kesempatan untuk melahirkan normal tanpa operasi.

mencoba induksi alami

Karena masih pembukaan awal, kami pulang ke rumah. Lama kelamamaan, rasa sakit kontraksi semakin kuat dan cepat. Saya berpegangan pada terali jendela untuk berjongkok-naik turun dengan harapan mempercepat pembukaan.

Selanjutnya saya menenangkan diri dengan berputar di birthing ball, rasanya sangat nikmat dan tidak terlupakan. Bahkan untuk tidur pun saya tidak sanggup.

7 Jam berlalu dan saya semakin tidak kuat dengan rasa sakit kontraksi, kami pun memutuskan kembali ke rumah sakit ternyata masih bukaan 1. Entah bagaimana caranya saya bisa tidur selama 1 jam, dan begitu saya bangun tidur saya kembali berkemih, saat itu juga keluar gumpalan darah yang besar dan rasa sakit kontraksi jauh lebih kuat dan temponya semakin cepat.

Kami kembali ke rumah sakit dan ternyata sudah pembukaan 8. Saya dimasukkan ke ruang bersalin dan setelah pembukaan lengkap saya mulai berjuang melahirkan anak saya. Karena saya tidak bisa mengatur napas akhirnya anak saya di-vakum untuk membantu proses kelahirannya.

Puji Tuhan rasa syukur saya tidak terkatakan. Setelah 9 bulan yang cukup berat dan penuh dengan perjuangan akhirnya saya bisa bertemu dengan buah hati kami. Memang perjuangan setelah melahirkan masih panjang, tapi setidaknya saya sudah lega melihat anak kami lahir dengan selamat tanpa kurang suatu apapun.

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!

Saya percaya bahwa setiap tubuh wanita dirancang untuk melahirkan dengan normal, tapi jika tidak memungkinkan tidak ada yang salah dengan operasi. Untuk setiap ibu hamil, latih tubuhmu dan makanlah makanan yang sehat, bergeraklah yang aktif dan terukur.

Jangan berkecil hati jika dokter memintamu operasi, karena biar bagaimanapun bukan normal dan operasi yang mengukur peran dan keikhlasan kita sebagai seorang ibu. Semoga tulisan ini bisa menjadi penolong bagi yang membutuhkan informasi dan inspirasi. God bless.

 

Ditulis oleh Yesenia Octary, VIPP Member theAsianparent ID

 

Artikel Lain yang Ditulis VIPP Member theAsianparent ID

Drama Kehamilan Pertamaku, Alami Ketuban Sedikit atau Oligohidramnion

Resep Bola-Bola Kentang Sapi Menu Sehat Anti Gtm untuk Anakku

Pengalaman Menjalani Kehamilan dengan Diabetes Gestasional

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • Mencoba Induksi Alami, Salah Satu Upaya Menjalani Persalinan Normal
Bagikan:
  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti