TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Menakar Kandungan Karbohidrat dalam Makanan Sehari-hari

Bacaan 4 menit
Menakar Kandungan Karbohidrat dalam Makanan Sehari-hari

Berapa kandungan karbohidrat pada segelas susu? Atau sepotong roti dan segelas jus? Berlebihkah asupan karbohidrat Anda selama ini? Berikut ulasannya.

Berapa banyak kandungan karbohidrat di dalam makanan Anda?

Berapa banyak kandungan karbohidrat di dalam makanan Anda?

Karbohidrat adalah molekul gula dasar yang banyak ditemukan dalam aneka jenis makanan. Mengetahui kandungan karbohidrat dalam makanan sangatlah penting, apalagi bila Anda termasuk ke dalam golongan beresiko menderita diabetes.

Level gula darah yang harus terus menerus dijaga kestabilannya, biasanya yang menjadi alasan mengapa kandungan karbohidrat pada makanan dan minuman harus selalu diperhatikan oleh para penderita diabetes.

Cara mengetahui kandungan karbohidrat

Cara termudah untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada makanan atau minuman, terutama makanan kemasan, adalah dengan membaca tabel Nutrisi pada label kemasan. Jumlah yang tertera pada kemasan biasanya adalah jumlah karbohidrat per saji, yang biasanya berasal dari serat, gula dan alkohol.

Meski makanan dengan gula alkohol sering disebut dengan makanan non-gula, namun sesungguhnya tetap memberikan kalori meski tidak semua kandungan karbohidrat didalamnya diserap penuh oleh tubuh.

Kandungan karbohidrat dan nutrisi lainnya kadang dinyatakan dalam prosentase AKG. Jadi, bila pada label tertulis kandungan karbohidrat per saji 26.3%, artinya per sajian makanan tersebut memenuhi kebutuhan harian karbohidrat 26.3% dari 100% kebutuhan karbohidrat per 2000 kalori.

Jumlah kandungan karbohidrat per konsumsi

Jika Anda membutuhkan 2000 kalori per hari, berarti Anda harus mengkonsumsi 250 gram karbohidrat komplek per hari.

Bagi Anda penderita diabetes, maka jumlah terbaik karbohidrat yang dikonsumsi adalah 45-60 gram per satu kali penyajian makan besar dan 15-30 gram untuk makanan kecil. Tujuannya agar Anda mampu memaksimalkan konsumsi karbohidrat kaya nutrisi dan membatasi karbohidrat rendah nutrisi.

Ikuti menu asupan karbohidrat Anda

Apapapun tujuan Anda mengontrol asupan karbohidrat, seperti mengurangi berat badan, atau mengontrol penggunaan insulin, akan lebih baik jika mengkonsultasikan jumlah yang harus Anda konsumsi dengan ahli gizi terlebih dahulu.

Jangan lupa pula untuk mengontrol level gula darah Anda sebelum dan sesudah makan pada saat pertama kali Anda menjalankan program diet karbohidrat.

Dan di bawah ini adalah daftar beberapa jenis makanan dengan kandungan karbohidrat 15 gram dalam satu takaran saji.

 Sepotong roti tawar

kandungan karbohidrat

Roti tawar berbahan dasar gandum putih dan whole grain (biasanya berwarna kemerahan) memiliki kandungan karbohidat tidak jauh berbeda. Namun roti tawar whole grain lebih baik karena mengandung serat 2 kali lebih banyak dibanding roti gandum putih.

Artinya tubuh akan menguraikan roti whole grain lebih lama, sehingga gula darah pun akan naik perlahan-lahan setelah Anda mengkonsumsi roti jenis ini.

Jika Anda menderita diabetes, paling tidak Anda harus mengkonsumsi 30 gram serat sehari, meski jumlah tersebut cukup susah untuk diuraikan tubuh.

Karena itu Dokter Kaul, Profesor Kesehatan di Universitas Horward menyarankan agar Anda mengkonsumsi sepotong roti tawar whole grain ukuran kecil yang artinya memenuhi separuh dari kebutuhan serat Anda per hari.

Sepertiga mangkok pasta masak

Sama dengan roti tawar, pasta dari bahan gandum penuh (whole garin) lebih baik untuk dikonsumsi. Namun ingat, sepertiga mangkok saja sudah memenuhi kandungan karbohidrat 15 gram yang Anda perlukan.

Berhati-hatilah, bila Anda melebihi porsi tersebut, bisa jadi Anda sudah memenuhi kebutuhan karbohidrat Anda dalam sehari dalam satu kali makan saja.

Tiga perempat mangkok cereal

Diet setelah meahirkan

Sarapan sangat penting untuk mengawali pagi Anda, terlebih bila Anda menderita diabetes. Sarapan yang sehat dan bernutrisi akan membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari.

Untuk itulah pilihlah sereal berbahan dasar karbohidrat komplek seperti oat dengan skim milk. Hindari cereal manis rendah serat seperti corn-flakes manis.

Sepotong kecil buah-buahan

Tidak ada yang pernah salah dengan mengkonsumsi buah-buahan. Selain kandungan seratnya yang tinggi, gula pada buah juga ramah pada tubuh. Namun tetap, Anda harus memperhatikan porsi yang Anda kosumsi. Pisang ukuran sedang sudah setara 15 gram karbohidrat.

Bagi Anda penderita diabetes, apel, pisang, berries, strawberi, peach dan belewah adalah pilihan paling tepat. Sementara pear dan anggur adalah contoh buah yang harus Anda hindari karena mengandung cukup banyak gula.

Setengah gelas jus buah

Menurut Profesor Kaul, adalah lebih baik mengkonsumsi buah dibanding jus buah. Alasannya, buah lebih banyak mengandung serat. Sementara juice, meski jenis yang alami atau kemasan unsweetened, mengandung lebih banyak kalori. Tiga gelas jus, akan memberikan Anda 300-400 kalori.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Baca juga : Benarkah Jus Buah Lebih Bahaya dari Minuman Bersoda?

Namun bila Anda masih belum mampu meninggalkan kebiasaan ini, konsumsilah segelas kecil jus pada saat sarapan. Dan gantilah kekurangan selera jus Anda dengan air mineral, infused water, atau malah teh pahit.

Secangkir susu non-fat

kandungan karbohidrat

Produk susu adalah sumber kalsium, protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya. Jadi, jika Anda menyukainya, maka masukanlah jenis makanan ini ke dalam daftar menu diet Anda. Namun hindarilah produk susu full skim, dan pilihlah produk low-fat.

Penderita diabetes, biasanya juga memiliki masalah kolesterol dan trigliserilda tinggi. Sehingga berat badan seringkali menjadi masalah. Karena itu menghindari produk susu dengan kandungan lemak tinggi adalah penting.

Itulah beberapa produk makanan dengan kandungan karbohidrat kurang lebih 15 gram per sajiannya. Cukup mudah untuk diingat bukan? Selamat memulai diet Anda. Salam.

Baca juga :

Diet Rendah Karbohidrat, Sehatkah?

9 Makanan Peluntur Lemak

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Menakar Kandungan Karbohidrat dalam Makanan Sehari-hari
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti