TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Bacaan 3 menit
Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Melahirkan bayi Makrosomia sebesar 5,6 kg, begini cerita seorang Bunda melahirkan sang bayi. Apa saja ya faktor risiko dari kondisi ini?

Memiliki bayi yang terlahir sehat dengan berat badan yang normal menjadi harapan setiap ibu hamil di hari kelahiran buah hatinya. Namun, apa yang kiranya Anda rasakan bila bayi yang dilahirkan berbobot besar dibandingkan ukuran bayi lainnya? Seperti halnya kasus melahirkan bayi makrosomia.

Melahirkan Bayi Makrosomia

Adalah seoran ibu bernama Amy Smit yang mengalami kejadian tersebut belum lama ini, melansir dari News.com. Perempuan yang berdomisili di Buckinghamshire, Inggris ini melahirkan seorang bayi laki-laki dengan bobot yang besar.

Ya, perempuan 27 tahun tersebut memiliki seorang bayi dengan berat 5,6 kg. Berat badan si kecil tersebut berukuran sekitar dua kali lipat dari berat bayi ukuran normal pada umumnya.

Kisah Ibu Melahirkan Bayi Makrosomia

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Sejak masa-masa kehamilan, Amy Smith memang sudah diberitahu oleh dokter mengenai kondisi fisik sang bayi. Dari hasil pemeriksaan USG saja, terlihat bahwa janinnya terlihat lebih panjang sejak masih dalam kandungan.

Ia pun sudah menyiapkan mental untuk melihat sang buah hati ketika hari kelahiran tiba. Terlebih, ia dan suami sendiri memang memiliki perawakan yang cukup tingi. Namun, ia sendiri tidak menyangka bahwa bayinya bisa seberat itu.

“Kami tahu bayiku akan menjadi bayi yang tinggi, karena semua scan menunjukkan dia cukup panjang, dan Zac dan saya memiliki tinggi sekitar 182cm,” kata Smit. “Tapi kami tidak menyangka dia akan sebesar itu.”

Artikel Terkait: Bayi besar dalam kandungan sangat berisiko, bumil perlu tahu apa saja penyebabnya

Dibutuhkan Dua Orang untuk Menariknya

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Newborn Baby

Karena pertimbangan banyak hal, Smit pun melahirkan melalui operasi sesar. Saat proses kelahiran sang bayi, rupanya dibutuhkan proses ekstra dibandingkan biasanya.

Saat menarik sang bayi ke luar, dibutuhkan dua orang dokter untuk bisa menariknya ke luar.

“Ada beberapa perempuan mungil di sekitar saya dan saya mendengar salah satu dari mereka berkata, ‘Saya butuh bantuan, dia luar biasa,’” kata Smit.

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Newborn Baby

Setelah perjuangan tersebut dilalui, sang bayi pun bisa lahir dengan selamat. Seperti bayi pada umumnya setelah lahir, sang bayi pun ditimbang dan diukur. Uniknya, timbangan yang tersedia tidak cukup untuk kondisi fisik sang bayi.

“Timbangan bayi bahkan tak cukup karena dia terlalu panjang dan lebar. Mereka harus membuat papan darurat untuk menyeimbangkannya.” Ungkapnya lagi.

Artikel Terkait: Hati-hati! Janin Terlalu Besar atau Makrosomia Membahayakan Bumil, Ini Gejalanya

Persiapan Sebelum Kelahiran

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Amy dan sang suami sudah bersiap siaga jauh-jauh hari untuk menanti kelahiran anaknya tersebut. Setelah mengetahui kemungkinan bayinya lebih besar, keduanya berinisiatif membeli pakaian-pakaian yang ukurannya juga besar untuk sang bayi.

Tak tanggung-tanggung, pasangan ini membelikan baju bayi untuk bayi yang berumur 3 bulan. Tetapi saat mencoba dipakaian pada si kecil, baju-baju tersebut tidak muat sama sekali.

Melahirkan Bayi Makrosomia

Smith sendiri merasa terheran-heran akan kondisi bayinya. Ia mengaku sebetulnya selama hamil dirinya mengalami nafsu makan yang berkurang

 “Saya tidak pernah membayangkan makanan apa pun, saya tidak bisa makan daging atau apa pun,” katanya. Dan saya terus berpikir, bayangkan betapa dia bisa menjadi lebih besar jika saya makan banyak,” ucapnya.

Faktor Risiko Makrosomia

Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?

Ada beberapa kondisi seorang ibu yang bisa berisiko melahirkan bayi makrosomia, di antaranya:

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
  • Ibu memiliki berat badan berlebih saat atau sebelum hamil
  • Mengalami diabetes sebelum hamil atau diabetes gestasional saat hamil
  • Riwayat melahirkan bayi berukuran besar
  • Mengandung bayi laki-laki
  • Berasal dari ras kaukasia dan hispanik
  • Kehamilan lebih dari 40 minggu
  • Usia ibu di atas 35 tahun
  • Faktor gaya hidup seperti mengonsumsi karbohidrat olahan yang banyak

Artikel Terkait: Wajib Catat! 11 Komplikasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi di Trimester Kedua

Itulah cerita seorang ibu melahirkan bayi makrosomia dan faktor risikonya. Semoga bermanfaat.

****

Baca Juga:

Kehamilan Trimester Kedua, Bagaimana Perkembangan Janin di Bulan Keenam?

Kehamilan trimester dua, seperti apa perkembangan janin 5 bulan?

Kenali faktor pemicu kehamilan risiko tinggi berikut ini

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Peristiwa Langka! Ibu Melahirkan Bayi seberat 5,6 Kilogram, Mengapa Bisa Terjadi?
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti