TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berisiko Infeksi Parah, Kenali Gejala Penyakit Mata Ikan dan Cara Mengobatinya

Bacaan 4 menit
Berisiko Infeksi Parah, Kenali Gejala Penyakit Mata Ikan dan Cara Mengobatinya

Penyakit mata ikan bisa menimbulkan peradangan yang serius.

Mata ikan di kaki sangat menggangu aktivitas sehari-hari. Terlebih bila disertai dengan luka, nyeri, bahkan infeksi. Kaki akan terasa tidak nyaman saat memakai sepatu maupun saat berjalan. 

Kulit yang terkena penyakit ini biasanya berbentuk bulat dengan ukuran lebih kecil daripada kapalan. Bagian tengahnya mengeras serta terkadang kulit di sekelilingnya meradang. 

Pada kondisi tertentu, mata ikan di kaki perlu dibawa ke dokter untuk diobati. Oleh sebab itu, Parents patut mengetahui penyebab, gejala dan cara mengobatinya. 

Artikel Terkait: 12 Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Anak-Anak

Penyebab Mata Ikan di Kaki dan Bagian Tubuh Lain

mata ikan di kaki

Sumber: Freepik

Tekanan dan gesekan yang berulang merupakan penyebab umum mata ikan. Hal tersebut bisa menimbulkan penebalan pada kulit. Mata ikan muncul sebagai respons alami tubuh untuk melindungi kulit agar tidak mengalami kerusakan yang lebih serius. 

Melansir Mayo Clinic, penyakit mata ikan biasanya disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut.

1. Memakai Sepatu dengan Ukuran yang Tidak Tepat

Sepatu yang ketat atau sepatu hak tinggi dapat menekan area kaki. Sepatu yang terlalu longgar juga rawan dengan gesekan. Jahitan pada bagian dalam sepatu berpotensi melukai kulit. 

2. Tidak Menggunakan Kaus Kaki

Menggunakan sepatu atau sandal tertutup tanpa menggunakan kaus kaki juga rawan menimbulkan gesekan pada kulit. Jenis kaus kaki yang tidak sesuai juga bisa menimbulkan peradangan. 

3. Memainkan Alat Musik atau Menggunakan Peralatan dengan Tangan 

Memainkan alat musik atau menggunakan peralatan tertentu dengan menggunakan tangan juga bisa menimbulkan mata ikan. Hal tersebut muncul apabila kegiatan itu dilakukan secara berulang. Misalnya menulis.

Beberapa faktor bawaan juga berpotensi menimbulkan munculnya mata ikan. 

  • Memiliki kelainan bentuk jari
  • Mempunyai kelainan bentuk tangan dan kaki, seperti taji tulang
  • Menderita obesitas
  • Ada kelainan kelenjar keringat
  • Mempunyai bekas luka atau kutil

Artikel Terkait: Bisa Mengobati Mata Ikan, Ketahui Efek dan Dosis Callusol

Gejala Penyakit Mata Ikan

mata ikan di kaki

Sumber: Freepik

Sebelum berkembang menjadi parah, mata ikan biasanya memiliki gejala-gejala tertentu. 

  1. Area kulit terasa tebal dan kasar.
  2. Muncul benjolan yang keras dan terkadang bisa diangkat. 
  3. Kulit terkelupas kering bahkan berlilin.

Cara Mencegah Penyakit Mata Ikan

Munculnya penyakit mata ikan bisa dihindari dengan menerapkan beberaoa hal berikut ini:

  • Gunakan sepatu yang longgar untuk menyediakan banyak ruang pada jari kaki. 
  • Gunakan kaus kaki maupun bantalan pada kaki untuk melindungi bagian yang sering bergesekan dengan bagian dalam sepatu. 
  • Menggunakan sarung tangan saat menggunakan alat tertentu.
  • Lapisi gagang peralatan menggunakan selotip atau kain. 
  • Mengoleskan krim pelembap khusus kaki.
  • Memotong kuku secara rutin.
  • Menjaga kaki tetap bersih.

Cara Mengobati Mata Ikan di Kaki dan Bagian Tubuh Lain

Pengobatan mata ikan tergantung bagaimana dengan gejala yang muncul. 

1. Mata Ikan Ringan 

Mata ikan yang tidak terlalu parah umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Misalnya karena tidak muncul gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Penanganannya cukup dengan menghindari penyebab mata ikan. Bila mata ikan di kaki muncul karena penggunaan sepatu, maka pilihlah ukuran sepatu yang tepat. 

2. Mata Ikan dengan Gejala Serius

Penanganan tertentu bisa dilakukan gejala yang timbul ternyata lebih serius, seperti nyeri. Lakukan sejumlah hal ini untuk mengurangi gejala yang muncul. 

  • Menutupi mata ikan di kaki atau yang muncul di tangan, bisa menggunakan kapas atau perban yang diplester. Hal tersebut dilakukan untuk menghindarkannya dari gesekan.
  • Olesi mata ikan dengan krim yang mengandung asam salisilat untuk menipiskan jaringan kulit yang menebal.
  • Bawa ke dokter apabila mata ikan tidak kunjung membaik.

Mata ikan dengan kondisi yang lebih serius bisa menyebabkan infeksi. Oleh sebab itu, pemeriksaan oleh dokter terkadang juga diperlukan. Dokter biasanya akan melakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya, antara lain: 

  • Penipisan bagian kulit yang menebal dengan pisau khusus. Tujuannya untuk mengurangi rasa nyeri akibat mata ikan.
  • Menggunakan obat-obatan atau pemberian obat penghilang mata ikan dan kapalan.
  • Menggunakan krim salisilat yang berfungsi untuk melunakkan dan mengangkat sel kulit yang menebal. Namun, penggunaan ini tidak dianjurkan bagi penderita penyakit arteri perifer, diabetes, dan neuropati perifer karena justru dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit.
  • Operasi. Mata ikan rupanya dapat menggeser posisi tulang. Dokter akan menganjurkan operasi untuk memperbaikinya. Namun hal tersebut jarang terjadi.

Artikel Terkait: Kapalan Bikin Nggak Nyaman dan Ganggu Penampilan? Ini Cara Mengobatinya

Infeksi Mata Ikan di Kaki dan Bagian Tubuh Lain yang Butuh Penanganan Dokter

mata ikan di kaki

Sumber: Freepik

Mata ikan yang telah meradang bahkan terjadi perdarahan perlu penanganan dari dokter. Bisa jadi hal tersebut merupakan tanda terjadinya infeksi. Beberapa tanda-tanda infeksi yang terjadi pada kulit. 

  • Nyeri yang bertambah parah
  • Kemerahan
  • Sensasi terbakar
  • Bengkak
  • Bernanah

Dokter akan mengamati secara langsung bagian yang terkena mata ikan. Selain itu, dokter juga akan menekan bagian tersebut untuk mengetahui seberapa parah nyeri yang ditimbulkan. 

Dokter juga akan memeriksa apakah ada kelainan dengan bentuk tubuh pasien yang memungkinkan terjadinya mata ikan. Foto rontgen bisa saja diperlukan untuk memastikan kelainan fisik maupun perubahan yang mengakibatkan mata ikan di kaki atau bagian tubuh lain. 

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

5 Tips Memilih Sepatu Anak Menurut Ahli Penyakit Kaki

Memakai sepatu terlalu kecil tingkatkan risiko cantengan, cegah dengan cara berikut ini!

Bikin rewel karena kesakitan, kenali penyebab dan mengatasi cantengan pada bayi!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Berisiko Infeksi Parah, Kenali Gejala Penyakit Mata Ikan dan Cara Mengobatinya
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti