TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Memakai sepatu terlalu kecil tingkatkan risiko cantengan, cegah dengan cara berikut ini!

Bacaan 4 menit
Memakai sepatu terlalu kecil tingkatkan risiko cantengan, cegah dengan cara berikut ini!

Cantengan biasanya menyebabkan rasa sakit, kemerahan, bengkak dan infeksi. Lalu, apa penyebab dan cara mencegah cantengan ini? berikut penjelasannya!

Cantengan atau ingrown toenail merupakan kondisi saat kuku kaki tumbuh ke dalam kulit. Cantengan dapat membuat seseorang merasakan sakit dan tidak nyaman. Lalu, apa penyebab cantengan dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut penjelasannya!

Gejala cantengan

penyebab cantengan

Dilansir dari Mayo Clinic, cantengan biasanya menyebabkan rasa sakit, kemerahan, bengkak dan infeksi. Gejala cantengan meliputi:

  • Nyeri di jari kaki
  • Kemerahan di sekitar kuku
  • Pembengkakan jari kaki di sekitar kuku yang masuk ke dalam
  • Infeksi jaringan di sekitar kuku kaki.

Penyebab cantengan

penyebab cantengan

Penyebab cantengan (kuku kaki yang tumbuh ke dalam) meliputi:

  • Mengenakan sepatu yang sempit
  • Memotong kuku kaki terlalu pendek atau tidak lurus
  • Memiliki kuku kaki yang melengkung.

Selain itu, penderita diabetes atau kondisi lain yang menghambat aliran darah ke kaki, juga berisiko lebih besar mengalami cantengan.

Komplikasi cantengan

Jika tidak diobati atau tidak terdeteksi, kuku yang tumbuh ke dalam dapat menginfeksi tulang di bawahnya dan menyebabkan infeksi tulang yang serius. Selain itu, luka terbuka yang sulit disembuhkan (borok kaki) yang diakibatkan cantengan, juga mungkin menyebabkan kematian jaringan (gangren). Gangren terjadi karena gangguan aliran darah ke area tubuh Anda.

Pencegahan cantengan

Memakai sepatu terlalu kecil tingkatkan risiko cantengan, cegah dengan cara berikut ini!

Untuk membantu mencegah kuku jari kaki tumbuh ke dalam:

  • Potong kuku Anda lurus ke depan. Jangan potong kuku dengan bentuk melengkung, agar sesuai dengan bentuk bagian depan jari kaki Anda.
  • Jaga kuku jari kaki cukup panjang. Jika Anda memotong kuku kaki Anda terlalu pendek, tekanan dari sepatu pada jari kaki Anda dapat mengarahkan kuku untuk tumbuh ke dalam jaringan.
  • Kenakan sepatu yang pas. Sepatu yang memberi terlalu banyak tekanan pada jari kaki dapat menyebabkan kuku tumbuh ke jaringan di sekitarnya. Jika Anda mengalami kerusakan saraf pada kaki Anda, Anda mungkin tidak dapat merasakan jika sepatu Anda terlalu pas, jadi Anda baiknya membeli sepatu di toko khusus penderita masalah kaki.
  • Kenakan alas kaki pelindung. Jika pekerjaan berisiko melukai jari-jari kaki Anda, kenakan alas kaki pelindung, seperti sepatu berujung baja.
  • Periksa kakimu. Jika Anda menderita diabetes, periksa kaki Anda setiap hari untuk melihat tanda-tanda kuku kaki yang tumbuh ke dalam atau masalah kaki lainnya.

Pengobatan rumahan untuk mengatasi cantengan

Anda dapat merawat cantengan di rumah. Begini caranya:

  • Rendam kaki dalam air hangat. Rendam kaki dalam air hangat selama 15 hingga 20 menit, sebanyak 3-4  kali sehari. Merendam kaki dalam air hangat dapat mengurangi pembengkakan.
  • Tempatkan benang gigi di bawah kuku kaki. Setelah merendam kaki dalam air hangat selama 15 hingga 20 menit, letakkan benang gigi di bawah kuku yang tumbuh ke dalam kulit. Ini akan membantu kuku tumbuh ke atas kulit.
  • Oleskan krim antibiotik. Oleskan salep antibiotik pada area yang bengkak dan balut jari kaki dengan perban.
  • Pilih alas kaki yang tepat. Pertimbangkan untuk mengenakan sepatu atau sandal berujung terbuka, sampai jari kaki terasa lebih baik.
  • Konsumsi obat ppenghilang rasa sakit. Obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas seperti acetaminophen, ibuprofen dll dapat membantu meringankan nyeri kaki.

Jika pengobatan rumahan tidak membantu kuku kaki tumbuh ke dalam, dokter mungkin akan merekomendasikan:

  • Pengangkatan ujung kuku. Untuk cantengan yang kemerahan dan nyeri, tetapi tidak bernanah, dokter mungkin akan mengangkat ujung kuku yang tumbuh ke dalam dan menempatkan kapas atau benang gigi di bawahnya. Prosedur ini akan memisahkan kuku dan kulit.
  • Pengangkatan sebagian kuku. Untuk cantengan yang lebih parah (cantengan yang kemerahan, nyeri dan bernanah), dokter mungkin akan memotong atau mengangkat bagian kuku yang tumbuh ke dalam.
  • Mengangkat sedikit kuku dan jaringan di bawahnya. Jika Anda memiliki masalah cantengan berulang di jari kaki yang sama, dokter mungkin akan mengangkat sebagian kuku bersama dengan jaringan di bawahnya (bed kuku). Dokter akan menggunakan bahan kimia, laser atau metode lain untuk melakukan prosedur ini.
  • Dokter akan merekomendasikan penggunaan antibiotik topikal atau oral, terutama jika jari kaki terinfeksi atau berisiko terinfeksi.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Ingin tahu informasi menarik lainnya mengenai kesehatan? Unduh aplikasi theAsianparent sekarang juga!

Baca juga:

7 Cara Ampuh Mengobati Cantengan, Bisa Dilakukan di Rumah!

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Tiara Iraqhia

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Memakai sepatu terlalu kecil tingkatkan risiko cantengan, cegah dengan cara berikut ini!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti