TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Masalah Gizi pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Bacaan 5 menit
4 Masalah Gizi pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Gizi buruk bukan satu-satunya masalah gizi yang bisa terjadi pada anak. Setidaknya terdapat 4 masalah gizi anak yang jarang disadari.

Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, setiap anak membutuhkan asupan gizi yang juga optimal. Sayangnya, masih banyak masalah gizi pada anak yang sering terjadi.

Penyebabnya beragam, mulai dari pola makan yang buruk, hingga adanya penyakit dan infeksi. 

Barangkali sebagian Parents mengira bahwa anak dikatakan bermasalah gizinya hanya ketika ia menderita gizi buruk.

Padahal, masalah gizi cakupannya lebih luas. Kekurangan maupun kelebihan gizi bisa menimbulkan persoalan yang mengganggu tumbuh kembang anak.

Lantas, apa saja maslaah gizi pada anak yang patut orang tua waspadai?

Artikel Terkait: Bayi Kurang Gizi Tidak Hanya Kurus, Ketahui Gejala dan Jenis Malnutrisi Ini

4 Contoh Masalah Gizi pada Anak

1. Anak Kurus

Tubuh yang kurus merupakan masalah gizi yang kerap dialami anak dan balita. Faktor utama penyebabnya ialah anak tidak mendapatkan asupan energi dan protein yang mencukupi dari makanan sehari-hari.

masalah gizi pada anak

Bobot tubuh yang kurang bukan cuma soal ukuran fisik, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Makanya, ketika anak kurus jangan dibiarkan begitu saja. Sebab, efeknya mereka akan mudah sakit, terutama berisiko terinfeksi virus, bakteri, maupun jamur, serta anak bisa mengalami gangguan hormonal.

Agar kebutuhan gizi anak tercukupi, berilah makanan sehat bergizi seimbang. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan serta memantau berat badan secara teratur.

2. Bertubuh Pendek (Stunting)

Pernah mendapati balita yang tubuhnya pendek di bawah rata-rata? Kondisi ini dinamakan sebagai stunting. Parents, stunting merupakan masalah gizi yang cukup mengkhawatirkan di Indonesia. Bayangkan saja, 1 dari 3 balita alami stunting.

Penyebab stunting adalah kekurangan gizi yang kronis, yaitu ketidakcukupan asupan gizi yang telah berlangsung lama dan bahkan dimulai sejak anak masih dalam kandungan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu serta anak-anak untuk menjaga pola makan sehat.

masalah gizi pada anak

Untuk mencegah terjadinya stunting, selain pemberian makanan bergizi seimbang, perlu juga diperhatikan faktor-faktor pendukungnya. Seperti akses air bersih, lingkungan yang bersih dan sehat, serta pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pada bayi.

Tak kalah penting, bayi dan balita perlu rutin posyandu setiap bulan. Pantau tinggi dan berat badan si kecil melalui kartu KMS.

Artikel Terkait: Mengenal stunting atau kondisi tubuh anak pendek, apa penyebabnya?

3. Anemia, Salah Satu Masalah Gizi pada Anak

Anemia biasa disebut keadaan ‘kurang darah’. Kondisi yang sebenarnya terjadi pada penderita anemia adalah kekurangan produksi sel darah merah. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh kekurangan zat gizi tertentu, seperti zat besi, asam folat, dan vitamin B12. 

Kurangnya jumlah sel darah merah akan membawa beberapa konsekuensi pada anak-anak. Di antaranya ialah gangguan kekebalan tubuh, sistem kardiovaskuler, psikomotorik dan kognitif. Maka tak heran, anak yang anemia akan memengaruhi prestasi mereka di sekolah.

Ada beberapa ciri anemia pada anak yang perlu Parents waspadai, yaitu:

  • Tampak lesu dan lemak
  • Enggan bermain dan berinteraksi dengan orang di sekitarnya
  • Kulit dan mata terlihat pucat dan kekuningan
  • Sering mengeluh sakit kepala, pusing, dan nyeri tulang atau nyeri pada bagian tubuh lainnya
  • Jantung berdebar, sesak napas
  • Sering terkena infeksi dan luka sukar sembuh

masalah gizi pada anak

Jika si kecil menunjukkan tanda-tanda anemia, segera bawa ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan. Biasanya sejumlah langkah akan ditempuh untuk menangani anemia pada anak.

Dokter akan memberikan suplemen zat besi dan vitamin, memberi obat cacing, atau menghentikan penggunaan obat tertentu yang mungkin menjadi penyebab anemia. Pada kasus yang lebih berat, penderita mungkin akan diberikan transfusi darah hingga dioperasi.

Anemia karena kekurangan gizi tentu saja dapat dicegah dengan pemberian makanan bergizi seimbang. Berikan si kecil ASI eksklusif hingga ia berusia 6 bulan dan lanjutkan sampai usia 2 tahun dengan pemberian MPASI.

Ketika anak sudah masuk masa MPASI, jangan lewatkan untuk memberikan makanan kaya zat besi, seperti daging, ikan, ayam, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Artikel Terkait: Tumbuh kembang anak bisa terganggu karena anemia, waspadai gejalanya

4. Obesitas atau Kegemukan, Masalah Gizi pada Anak yang Sering Tak Disadari

Bayi bertubuh gemuk sering kali dianggap sebagai anak yang sehat dan lucu. Pemahaman ini sudah sejak lama eksis di tengah masyarakat. Meski sebenarnya, anggapan tersebut keliru dan menyesatkan.

4 Masalah Gizi pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua

Maka tak jarang, orangtua akhirnya berlomba-lomba membuat anaknya gemuk dengan memberikan aneka multivitamin dan susu formula agar anaknya tumbuh menjadi lebih montok dan diakui di lingkungan sosial sebagai anak yang menggemaskan.

Parents, anak yang sehat bukan diukur dari tubuh yang gemuk, apalagi gempal. Justru kegemukan merupakan tanda adanya masalah gizi yang disebabkan oleh kelebihan asupan makanan dan minuman, terutama akibat banyak mengonsumsi junkfood.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Kurangnya aktivitas fisik pada si kecil, misalnya banyak duduk dan bermain game, juga memicu terjadinya kelebihan berat badan.

Kegemukan pada anak dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti gejala pradiabetes, asma, pubertas dini, gangguan pertumbuhan muskuloskeletal, gangguan koordinasi tubuh, bahkan bisa menyebabkan masalah psikologis dan interaksi sosial di kemudian hari.

Nah, itulah 4 macam masalah gizi pada anak yang sering kali tidak disadari para orangtua. Mulai sekarang, yuk, lebih peka lagi terhadap kondisi gizi anak. Jangan sampai masalah ini memicu gangguan kondisi medis yang lebih serius.

***

Baca Juga:

Jangan Keliru! Inilah Daftar Kebutuhan Gizi Anak Sesuai Usianya

4 Obat Tipes yang Direkomendasikan, Hati-hati Si Kecil Rentan Mengalaminya

Peran Remaja Cegah Stunting Dibutuhkan, Ini Panduan untuk Parents

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 4 Masalah Gizi pada Anak yang Sering Tidak Disadari Orang Tua
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti