TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Peran Remaja Cegah Stunting Dibutuhkan, Ini Panduan untuk Parents

Bacaan 4 menit
Peran Remaja Cegah Stunting Dibutuhkan, Ini Panduan untuk Parents

Besarnya risiko stunting memang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, selain orangtua dan kalangan medis, anak remaja pun perlu dilibatkan. Bagaimana caranya?

Stunting merupakan masalah gizi yang kerap dialami balita. Namun faktanya, stunting bukan lagi menjadi isu yang hanya fokus pada ibu dan balita saja. Kini, peran remaja cegah stunting menjadi kajian yang tengah dikembangkan.

Stunting merupakan masalah yang banyak dialami balita di negara kita. Bayangkan saja, 1 dari 3 balita di Indonesia menderita stunting. Maka tak heran, persoalan ini mendapat perhatian serius dari banyak pihak.

Lalu, apa sih stunting itu?

Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu yang ditandai dengan tubuh yang pendek. Tapi bukan cuma pendek, balita stunting umumnya rentan terhadap penyakit, kecerdasannya di bawah normal, serta produktivitasnya rendah. Efek tersebut bisa terbawa hingga dewasa jika tak segera diberi penanganan.

peran remaja cegah stunting

Stunting ini merupakan masalah kurang gizi kronis. Ini artinya, keadaan tersebut disebabkan anak menderita kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Bisa dimulai akibat gizi kurang pada saat ibu mengandung  sehingga tidak terpenuhinya gizi dalam masa vital tumbuh kembang anak.

Pendek kata, kunci mencegah stunting adalah gizi ibu hamil dan balita harus terpenuhi. Parents mungkin kemudian bertanya-tanya, lalu di mana peran remaja dalam hal ini?

Dalam webinar bertajuk ‘Peran Remaja Cegah Stunting’ yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation pada Rabu, 26 Agustus 2020 lalu, dipaparkan fakta yang sangat gamblang bagaimana remaja punya andil.

Artikel terkait: Cegah stunting pada anak sejak ia dalam kandungan, ini yang perlu dilakukan!

Peran Remaja Cegah Stunting

Seperti yang sudah disinggung di atas, stunting adalah akibat dari kekurangan gizi kronik, artinya kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi dalam jangka waktu yang lama. Stunting tidak terjadi dalam semalam lho ya.

Menurut Program Advocacy and Communication Manager Tanoto Foundation, Indiana Basitha, dalam banyak kasus, stunting merupakan siklus yang dimulai sejak remaja. Kurangnya pengetahuan dan pola makan yang buruk pada masa remaja bukan tak mungkin akan terus mereka bawa hingga menjadi orangtua. Maka jika tidak dilakukan pencegahan sejak dini, siklus stunting akan terus berulang.

Peran Remaja Cegah Stunting Dibutuhkan, Ini Panduan untuk Parents

Lagipula, harus disadari bahwa remaja adalah calon orangtua masa depan. Sayangnya, mereka sedikit sekali mendapat pendidikan parenting, apalagi yang secara fokus memberikan pemahaman kesehatan dan pentingnya gizi seimbang.

Kurangnya pengetahuan remaja sebagai calon orangtua bisa meningkatkan risiko anak mengalami gangguan pertumbuhan hingga stunting. Oleh karena itu, stunting bukan lagi isu milik orang dewasa yang memiliki anak balita misalnya, tetapi remaja pun perlu diedukasi sejak dini agar mereka siap secara fisik dan mental jika kelak suatu hari mereka menjadi orangtua.

Remaja Kekurangan Gizi

Data Studi Diet Total di Indonesia menemukan bahwa 53 persen remaja berusia 13-18 tahun mengalami kekurangan energi kronis dan 48 persen alami kurang protein kronis. Belum lagi, anemia yang kerap diderita remaja putri.

Parents, kekurangan gizi pada remaja tak hanya mempengaruhi kesehatan dan daya belajarnya di sekolah, namun bisa mempengaruhi kesehatan anak yang kelak dilahirkannya di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan makanan bergizi seimbang di rumah.

Artikel terkait: Jika anak terdiagnosis stunting, ini yang perlu Parents lakukan

Peran Orangtua Mendukung  Remaja

peran remaja cegah stunting

dr. Reisa Brotoasmoro pun menyampaikan pendapat serupa, bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak remaja. Sebab, di masa inilah anak-anak membangun fondasi pengetahuan dan sikap mereka. Jika tak diberi intervensi sejak remaja, akan sulit untuk mereka mengubah kebiasaannya setelah dewasa.

Menurut dr. Reisa, pola asuh orangtua sangat menentukan dalam mendukung remaja mencegah stunting. Orangtua perlu menyediakan makanan bergizi di rumah sebagai bagian dari pembentukan pola makan sehat. Terutama, batasi pemberian junkfood dan tingkatkan asupan buah dan sayur.

Selain itu, berikan edukasi kepada remaja tentang isu yang berkaitan dengan parenting, kesehatan reproduksi, serta stunting. Walau sudah bukan anak kecil lagi serta mulai mengembangkan perspektif sendiri, remaja tetap perlu didampingi dalam proses tumbuh kembangnya.

Namun jika orangtua merasa tak punya cukup kapasitas, dr. Reisa menambahkan, tak ada salahnya meminta bantuan tenaga profesional untuk memberikan edukasi kepada anak remaja.

Sementara itu, Melinda Mastan, Sarjana Gizi UI penerima Tanoto Scholar tahun 2017 mengatakan, remaja bisa menjadi pintu masuk program pencegahan stunting. Remaja bahkan bisa saja dilibatkan dalam program secara langsung.

“Dengan melibatkan remaja secara langsung, setidaknya kita bisa mendengar ide-ide mereka untuk mendapatkan perspektif baru,” terangnya.

Baca juga:

Lakukan Tips Ini Jika Anak Terdiagnosa Stunting

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Peran Remaja Cegah Stunting Dibutuhkan, Ini Panduan untuk Parents
Bagikan:
  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • 60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

    60 Arti Mimpi yang Sering Terjadi, Lengkap dengan Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti