TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Waspada Konginetal Anomali, Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir Terbesar

Bacaan 4 menit
Waspada Konginetal Anomali, Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir Terbesar

Jadi penyebab kematian paling tinggi, inilah faktor risiko dan pencegahan kongenital anomali yang wajib diketahui!

Parents sudah pernah mendengar istilah kongenital anomali? Ini merupakan suatu kondisi yang menjadi penyebab kematian terbesar pada bayi baru lahir. 

Kongenital anomali juga dikenal sebagai cacat lahir atau kondisi kelainan bawaan. Ini bisa terjadi karenya adanya abnormalitas struktural atau fungsional, misalnya gangguan metabolisme yang terjadi selama kehidupan.

Diagnosisnya bisa beragam, mulai dari sebelum kelahiran, saat lahir, atau terkadang hanya dapat dideteksi kemudian pada masa bayi, seperti cacat pendengaran. Diperkirakan 303.000 bayi baru lahir meninggal dalam waktu 4 minggu setelah lahir setiap tahunnya di seluruh dunia, karena kondisi ini, seperti yang dilansir dari laman WHO.

Kondisi anomali kongenital berat yang paling umum adalah kelainan jantung, kelainan tabung saraf, dan down syndrome. 

Artikel terkait: Penelitian: Asam Folat Bukan Satu-satunya yang Bisa Mencegah Cacat Lahir pada Bayi

Apa Penyebab Kongenital Anomali pada Bayi?

Waspada Konginetal Anomali, Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir Terbesar

Meskipun sekitar 50-70 persen dari semua kelainan bawaan tidak dapat dikaitkan dengan penyebab spesifik, ada beberapa faktor genetik, lingkungan, dan penyebab maupun faktor risiko lainnya.

1. Faktor Genetik

Gen memainkan peran penting dalam kondisi ini. Pada banyak kasus, genetik anak yang mengalami terjadi karena adanya mutasi.

Hal ini juga diketahui bisa meningkatkan prevalensi kelainan genetik bawaan yang langka bila kedua orangtua sama-sama memilikinya.

Selain itu, kondisi ini bisa mengakibatkan hampir dua kali lipat risiko kematian neonatal dan kematian anak-anak, kecacatan intelektual, dan anomali lainnya.

2. Faktor Sosial Ekonomi dan Demografi

Menurut data WHO, sekitar 94 persen dari anomali kongenital yang parah terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Secara tak langsung, penghasilan yang rendah menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan adanya kelainan bawaan.

Pada faktor demografi lainnya, misalnya akses pun memiliki pengaruh yang signifikan. 

Kurangnya akses ke makanan yang cukup dan bergizi untuk wanita hamil, peningkatan paparan terhadap agen atau faktor seperti infeksi, atau akses yang rendah untuk layanan kesehatan dan skrining bisa menjadi faktor pemicunya.

Selain itu, usia ibu juga merupakan faktor risiko untuk perkembangan janin yang abnormal. Usia ibu yang lebih tua akan meningkatkan risiko kelainan kromosom, termasuk down syndrome.

Artikel terkait: Kehamilan Geriatri atau Hamil di Usia 35 Tahun ke Atas, Ketahui Cara Mengurangi Risikonya

3. Faktor Lingkungan

Paparan ibu terhadap pestisida tertentu dan bahan kimia lainnya, serta obat-obatan tertentu, alkohol, tembakau dan radiasi selama kehamilan, dapat meningkatkan risiko janin mengalami kongenital anomali.

Selain itu, faktor tempat tinggal pun bisa memengaruhi kesehatan janin.

Bekerja atau tinggal di dekat lokasi limbah, pabrik peleburan atau tambang juga dapat menjadi faktor risiko, terutama jika ibu terpapar faktor risiko lingkungan lainnya atau kekurangan gizi.

4. Infeksi

Kondisi kesehatan ibu sangat memengaruhi janin, seperti beberapa kondisi infeksi.

Infeksi pada ibu seperti sifilis dan rubella adalah penyebab signifikan kelainan bawaan di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

5. Status Gizi Ibu

Ketidakcukupan folat ibu bisa meningkatkan risiko memiliki bayi dengan kelainan tabung saraf.

Namun asupan zat gizi yang berlebihan pun, seperti asupan vitamin A yang berlebihan pun dapat memengaruhi perkembangan normal embrio atau janin.

Artikel terkait: 5 Kelainan kromosom pada bayi yang harus diwaspadai ibu hamil, ini cara deteksinya

Bagaimana Mencegah Kongenital Anomali saat Hamil?

kongenital-anomali

Karena belum ada informasi pasti terkait penyebab, sebetulnya tak semua kongenital anomali bisa dicegah.

Namun menurut WHO, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menurunkan faktor risikonya, seperti:

  • Memastikan anak-anak perempuan dan ibu remaja mengonsumsi gizi seimbang termasuk beragam sayuran dan buah, dan menjaga berat badan yang sehat. 
  • Memastikan asupan makanan yang cukup vitamin dan mineral, dan terutama asam folat pada remaja perempuan dan ibu-ibu. 
  • Menghindari zat berbahaya, terutama alkohol dan tembakau. 
  • Ibu hamil dan perempuan yang hendak memiliki anak sebaiknya menghindari bepergian ke daerah-daerah yang mengalami wabah infeksi yang diketahui terkait dengan kelainan bawaan. 
  • Mengurangi atau menghilangkan paparan lingkungan terhadap zat berbahaya (seperti logam berat atau pestisida) selama kehamilan. 
  • Mengobati diabetes sebelum dan selama kehamilan melalui konseling, manajemen berat badan, diet dan pemberian insulin bila diperlukan. 
  • Memastikan keamanan ibu hamil terhadap penggunaan obat-obatan atau radiasi medis. 
  • Vaksinasi, terutama untuk virus rubella pada anak-anak dan perempuan. 
  • Skrining untuk infeksi, terutama rubela, varisela, dan sifilis.

Artikel terkait: 5 Cacat lahir pada bayi yang sering terjadi di Indonesia

Nah Bunda, yuk lakukan berbagai upaya pencegahan tersebut sebelum hamil dan ketika hamil. Jangan lupa untuk selalu rutin melakukan skrining kesehatan selama hamil, khususnya terkait berbagai kemungkinan penyakit bawaan.

Congenital disorders
www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/birth-defects

Birth Defects
my.clevelandclinic.org/health/diseases/12230-birth-defects

 

Baca Juga:

Ketahui Penyebab Omfalokel, Salah Satu Cacat Lahir pada Janin, Beserta Cara Mencegahnya

Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Apakah Harus Dioperasi?

Yang Harus Dilakukan Jika Bayi Lahir dengan Cacat Lahir (Birth Defect)

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Waspada Konginetal Anomali, Penyebab Kematian Bayi Baru Lahir Terbesar
Bagikan:
  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

  • 100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

    100 Nama Bayi Laki-Laki Modern Awalan El yang Keren dan Rangkaiannya

  • 150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

    150 Nama Bayi Huruf S Laki-Laki Islami dan Inspirasi Rangkaiannya

  • 250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

    250 Nama Bayi Cina Perempuan dan Laki-laki Pembawa Keberuntungan

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti