TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Komplikasi Setelah Melahirkan

Bacaan 3 menit
Komplikasi Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, waspadai komplikasi-komplikasi yang mungkin terjadi. Perhatikanlah gejala-gejalanya dan segera ke dokter bila merasa ada yang tidak baik

setelah melahirkan

Di sela-sela kesibukan mengurus bayi, perhatikan gejala-gejala komplikasi setelah melahirkan.

Komplikasi setelah melahirkan dapat timbul sejak saat persalinan. Berikut adalah beberapa komplikasi setelah melahirkan yang umum terjadi:

Hashimoto Hypothyroid postpartum

Hashimoto Hypothyroid postpartum (HHP) adalah kondisi tidak normal pada tiroid yang dapat terjadi setelah kehamilan. Dalam HHP, sel darah putih menyerang tiroid. Setelah bayi Anda telah lahir, Anda dapat menjadi hipertiroid (tiroid terlalu aktif) dan cepat mengalami penurunan berat badan, atau tiroid menjadi hipotiroid (kurang aktif).

Gejala Hipertiroid adalah :

  • lelah
  • lekas marah
  • jantung berdebar
  • kecemasan
  • kelemahan

Gejala hipotiroid adalah :

  • kekurangan energi
  • lesu
  • kulit kering

Gejala-gejala ini sama dengan gejala umum yang dialami wanita setelah melahirkan, sehingga kondisi tersebut seringkali tidak terdeteksi. Jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres, pastikan mintalah pengetesan darah. Jika masalah ini tidak diidentifikasi, kondisi ini akan berlanjut terus dan muncul lagi pada kehamilan berikutnya.

Pergeseran Tulang Pinggul

Banyak wanita mengalami pergeseran tulang pinggul setelah melahirkan anak. Hal ini tidak jarang terjadi dan rasanya sangat menyakitkan. Terkadang, gejala ini diabaikan karena dianggap sebagai sakit punggung biasa.

Ada banyak faktor yang menyebabkan pergeseran tulang pinggul :

  • Bayi yang besar
  • Tulang pinggul yang kecil
  • Jaringan lemak dan obesitas (kegemukan)
  • Pubic arch yang sempit (pubic arch adalah bagian bawah dari tulang pinggul)
  • Postur tubuh yang tidak baik

Banyak wanita berobat ke chiropractor untuk menangani masalah ini. Di Singapura, ada chiropractor khusus yang ditugaskan untuk menjaga wanita selama dan setelah kehamilan. Salah letak tulang panggul dapat terjadi selama bertahun-tahun dan menyebabkan ketidaknyamanan ekstrim bila diabaikan.

Demam postpartum

Terkadang, demam dapat terjadi setelah melahirkan. Tak lama setelah Sarah Jessica Parker melahirkan anaknya,  bintang “Sex and the City”  ini mengalami  demam postpartum. Demam berlangsung selama lebih dari 24 jam dalam 10 hari pertama setelah melahirkan. Hal ini tidak membahayakan jiwa namun dapat mengakibatkan infeksi serius.

Berbagai faktor yang menyebabkany demam adalah :

  • Deep vein thrombosis, yaitu pembekuan darah pada pembuluh darah dan biasanya terjadi pada kaki.
  • tulang panggul bernanah
  • Pneumonia
  • Pulmonary embolism, yaitu tersumbatnya arteri utama di paru-paru, atau salah satu cabangnya oleh substansi lain yang terbawa aliran darah.
  • Thyroid
  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi karena luka

Vaginal Discharge postpartum (lokhia)

Pendarahan setelah melahirkan terdiri dari darah, lendir, dan jaringan plasenta. Pendarahan yang normal akan berwarna pink (merah muda) pada hari ke-4 setelah melahirkan. Selanjutnya pada hari ke-10, warnanya berubah menjadi putih kekuningan. Pendarahan berhenti 2-4 minggu. Bila terjadi terus, segeralah ke dokter.

Artikel terkait :

 Perawatan Vagina Setelah Melahirkan

Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

10 Cemilan Untuk Melangsingkan Badan Setelah Melahirkan

 

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Komplikasi Setelah Melahirkan
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti