TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bisa Berakibat Fatal! Ketahui Bahaya Gendongan Bayi dan Kapan Bisa Dipakai

Bacaan 5 menit
Bisa Berakibat Fatal! Ketahui Bahaya Gendongan Bayi dan Kapan Bisa Dipakai

Akibatnya fatal, ini dia deretan kesalahan menggunakan gendongan bayi yang masih sering orangtua lakukan

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Hipseat atau gendongan bayi menjadi perlengkapan bayi lekat dengan kehidupan orang tua masa kini. Alat satu ini bisa membuat Parents melakukan aktivitas lain sambil menggendong bayi dengan nyaman. Sayangnya, masih ada orang tua yang belum tahu tentang bahaya gendongan hipseat.

bahaya gendongan hipseat

Menurut konsultan menggendong bayi dari Trainee School of Babywearing UK, dr Astri Pramarini, terdapat lima aturan ketika menggendong bayi, yakni:

  • Tight atau ketat, kain gendongan harus dipasang dengan erat sehingga bayi merasa seperti dipeluk
  • In view at all times; Pastikan bayi selalu terlihat, tidak tenggelam dalam gendongan
  • Close enough to kiss. Artinya, bayi sejauh jarak kecupan saat digendong
  • Keep chin off the chest. Pastikan dagu bayi tidak menempel ke dada agar saluran pernapasan tidak terganggu
  • Supported back, yakni menggunakan gendongan yang dapat menyangga punggung bayi sampai leher dengan sempurna

Artikel terkait: Jangan Keliru, Ini Cara Menggendong Bayi dengan Tepat Menurut Ahlinya

Daftar isi

  • 5 Bahaya Menggunakan Hipseat yang Harus Dihindari
  • Pertanyaan Populer Seputar Gendongan Hipseat

5 Bahaya Menggunakan Hipseat yang Harus Dihindari

5 kesalahan menggunakan hipseat

Dengan teknik yang tepat, menggunakan gendongan bayi memberikan perubahan besar bagi bayi. Parents dapat memperkuat bonding dan menenangkan bayi dalam kondisi apa pun.

Ironisnya, data yang dirilis oleh U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC) menemukan 159 insiden sling yang tidak pas pada gendongan bayi yang mengakibatkan 17 kematian dalam kurun waktu 14 tahun.

“Selalu andalkan rekomendasi dari dokter Anda setiap kali mendiskusikan sesuatu tentang gendongan bayi,” ungkap Dr. Robert Raspa seorang dokter anak di Jacksonville, Florida sekaligus anggota American Academy of Family Physicians.

Dr. Robert melihat secara gamblang bagaimana orangtua keliru saat menggunakan gendongan bayi yang berisiko bagi perkembangan bayi.

Berikut ini adalah 5 bahaya gendongan hipseat yang harus dihindari karena bisa berakibat fatal.

1. Posisi Kepala dan Wajah Bayi Tidak Bebas

Bisa Berakibat Fatal! Ketahui Bahaya Gendongan Bayi dan Kapan Bisa Dipakai

Praktis bagi orangtua belum tentu berlaku bagi anak. Saat buah hati ada dalam gendongan, pastikan wajah tidak ditekan ke dada atau punggung ya, Parents. Yakinkan ia tetap bisa melihat ke arah manapun secara fleksibel.

“Pinggul dan lutut harus ditekuk, dan lengan bisa bergerak. Untuk bayi yang masih belum memiliki otot leher yang baik, penyangga kepala dianjurkan,” sambung Robert.

Selain itu, pilihlah gendongan bayi sesuai ukuran tubuh dan usianya agar ada ruang bagi si kecil menggerakkan kepala.

“Lengan harus dalam posisi tertekuk, dengan bahu turun dan siku naik. Lutut juga harus naik untuk memungkinkan beberapa gerakan dari sisi ke sisi. Setiap anggota badan harus bisa bergerak sedikit,” jelas Robert.

Artikel terkait: Menyusui Kakak dan Adik Sekaligus, Ini 10 Tips Melakukan Tandem Nursing

2. Jalur Pernapasan Terhambat

bahaya gendongan hipseat

Posisi menggendong turut berpengaruh terhadap bayi, pastikan bayi tidak dipaksa dalam posisi chin-to-chest atau C-shape, yang tidak memungkinkannya untuk meluruskan kepala. Jika dibiasakan, risiko terputusnya saluran napas mengintai buah hati Anda.

“Saat menggendong, perhatikan saat bayi menggeliat jangan sampai wajahnya berubah warna. Itu adalah tanda peringatan pasti bahwa jalur pernapasan terganggu dan anak Anda ingin memiliki ruang untuk bergerak,” ujarnya.

3. Bahaya Gendongan Hipseat: Mengikat Terlalu Ketat

kesalahan menggunakan hipseat

Kesalahan menggunakan hipseat selanjutnya adalah mengikat terlalu ketat. Kendati keamanan bayi terjaga, kekeliruan ini berisiko membahayakan bayi yang sayangnya menjadi kesalahan yang sering ditemukan.

Tak hanya sulit bernapas, kebiasaan ini dapat membuat si Kecil kesakitan bahkan sulit bernapas. Jangan juga memaksakan bayi masuk ke dada ibu yang juga bisa mengakibatkan kepanasan bahkan kematian.

4. Membiarkan Kaki Bayi Menggantung Lurus

Bisa Berakibat Fatal! Ketahui Bahaya Gendongan Bayi dan Kapan Bisa Dipakai

“Kita ingin pinggul bayi tetap dalam posisi dekat dengan perutnya lewat M-shape. Ini adalah rentang alami yang terbuka dari pangkal paha ketika lutut anak diangkat,” jelas Robert.

Membiarkan kaki si Kecil menggantung lurus ke bawah terlalu lama menyebabkan anak mengalami displasia panggul. Displasia merupakan kondisi kelainan bentuk sendi yang rentan bagi bayi yang usianya di bawah enam bulan.

Untuk itu, jangan lupa memilih gendongan dengan alas lebar dan membungkus bagian bawah bayi hingga belakang lutut untuk menghindari risiko ini.

Artikel terkait: 5 Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Bandung yang Bisa Bunda Pilih

5. Tidak Memperhatikan Posisi Lengan

bahaya gendongan hipseat

Tak kalah penting, mengabaikan posisi lengan bayi menjadi kesalahan berikut. Kala meletakkan bayi di dalam gendongan, pastikan lengan bayi tidak menjulur ke samping.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Kondisi ini memungkinkan risiko bayi mengalami cendera tangan dan pundak. Posisikan bayi sedemikian rupa sehingga lengannya sedikit menekuk.

Mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan bayi, sebaiknya kesalahan menggunakan hipseat sebisa mungkin dihindari ya, Parents.

Pertanyaan Populer Seputar Gendongan Hipseat

Kenapa tidak boleh pakai gendongan hipseat?

Gendongan hipset tidak disarankan untuk bayi baru lahir karena pada usia ini bayi belum memiliki kontrol kepala yang stabil. Risiko displasia pinggul juga lebih tinggi pada bayi baru lahir, dan hipseat dapat memaksa pinggul bayi ke posisi yang tidak wajar, sehingga berpotensi menyebabkan dislokasi atau deformitas.

Apakah gendongan hipseat direkomendasikan?

Gendongan hipseat tidak direkomendasikan untuk bayi baru lahir, tetap cenderung aman untuk bayi di atas 6 bulan, ketika kontrol kepala dan lehernya sudah cukup baik.

Berapa lama bayi boleh digendong hipseat?

Bayi boleh digendong hipseat disarankan tidak lebih dari dua jam tanpa henti. Untuk posisi menghadap ke luar dengan bayi yang dapat mengangkat kepalanya, beberapa produsen menyarankan untuk membatasi penggunaan hingga kurang dari 30 menit guna melindungi sendi pinggul. Bayi dapat menggunakan gendongan hipseat mulai usia sekitar 6 bulan hingga berat sekitar 22 kg (sekitar 3 tahun), saat ia sudah kontrol kepala dan leher yang baik.

Apakah gendongan hipseat untuk bayi?

Gendongan hipseat untuk bayi di atas 6 bulan, dan tidak direkomendasikan untuk bayi baru lahir karena kontrol kepalanya belum stabil.

Are Hip Seat Carriers Safe? When to Use a Hip Seat Carrier
ergobaby.com/blog/post/are-hip-seat-carriers-safe-when-to-use-a-hip-seat-carrier

Is Hip Seat Good for Baby?
tushbaby.com/blogs/tushbaby/is-hip-seat-good-for-baby?variant=15109665521730

Baca Juga:

10 Gendongan Bayi Hipseat Pilihan di 2025, Nyaman dan Aman

5 Jenis Gendongan Bayi Rekomendasi 2025, Aman dan Nyaman!

10 Gendongan Bayi Depan yang Bagus dan Nyaman untuk Si Kecil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Bisa Berakibat Fatal! Ketahui Bahaya Gendongan Bayi dan Kapan Bisa Dipakai
Bagikan:
  • 470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

  • 470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

    470 Nama Anak Perempuan Inggris Cantik Huruf A Sampai Z!

  • 1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

    1060 Nama Bayi Perempuan Islami Tercantik dan Artinya, Huruf A-Z!

  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti