TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bukan Sekadar Hormon Seks Perempuan, Ini 6 Fakta Hormon Estrogen

Bacaan 4 menit
Bukan Sekadar Hormon Seks Perempuan, Ini 6 Fakta Hormon Estrogen

Ternyata hormon ini memiliki fungsi lain bagi tubuh, di samping sebagai hormon seks, lho!

Hormon estrogen kerap dikaitkan dengan hormon seks perempuan. Karena dalam dunia medis, estrogen digunakan sebagai bahan pil kontrasepsi dan terapi bagi perempuan menopause. Namun sebenarnya, ada banyak fakta lainnya tentang estrogen. Mari kita bahas dalam artikel berikut ini.

Artikel terkait: 9 Cara menyeimbangkan hormon yang bisa Anda dilakukan, sudah coba?

Apa itu Hormon Estrogen?

Tubuh manusia adalah semesta mikroskopis yang saling terhubung dan berkaitan satu sama lain. Hormon hanya salah satu bagian bersifat kimiawi dari semesta mikroskopis itu.

Secara umum, estrogen (atau oestrogen) adalah sekelompok senyawa steroid yang berfungsi terutama sebagai hormon seks perempuan. Meskipun estrogen terdapat di dalam tubuh laki-laki dan perempuan, kandungannya jauh lebih tinggi dalam tubuh perempuan berusia subur.

Apa yang Dilakukan Hormon Estrogen dalam Tubuh?

hormon estrogen

Tubuh manusia membutuhkan estrogen, baik perempuan maupun laki-laki. Apa fungsinya?

Menurut praktisi keluarga Sonja Van Hala, MD, MPH, FAAFP, dari University of Utah Health, ia menjelaskan bahwa estrogen adalah hal yang membantu perempuan agar memiliki menstruasi hingga mendukung kehamilan. 

“Estrogen dianggap sebagai hormon ‘perempuan’ karena membantu perempuan memiliki menstruasi hingga mendukung kehamilan,” demikian seperti dikutip dari situs Health Care Utah.

“Fungsi hormon estrogen benar-benar terlihat adalah pada masa pubertas, ketika kadar hormon meningkat dan kita melihat siklus menstruasi dimulai. Begitu pula pada masa menopause atau perimenopause, ketika hormon menghentikan pola siklus alaminya,” tambahnya.

Estrogen juga menyebabkan perkembangan serta mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada perempuan, seperti payudara, dan juga terlibat dalam penebalan endometrium maupun dalam pengaturan siklus haid.

Pada saat menopause, estrogen mulai berkurang sehingga dapat menimbulkan beberapa efek, di antaranya hot flash, berkeringat pada waktu tidur, tidak nyaman saat berhubungan seks, panas saat buang air kecil, kecemasan yang berlebihan, dan gejala lainnya.

Artikel terkait: Estrogen rendah berisiko bikin perempuan sulit hamil, waspadainya tandanya!

Fakta-fakta Hormon Estrogen

1. Estrogen Bukan Hanya Terdapat di Organ Reproduksi

hormon estrogen

Estrogen merupakan bagian integral dari banyak proses tubuh. Jumlah estrogen yang berkurang memengaruhi beberapa sistem tidak hanya kesehatan reproduksi.

Selain ditemukan di ovarium, plasenta, dan payudara perempuan, estrogen juga bisa berada di kulit, tulang, hati, kelenjar adrenal, dan bahkan otak kita.

Hal ini menjelaskan mengapa perubahan hormon estrogen dapat menyebabkan sejumlah gejala, seperti hot flashes, nyeri otot, dan suasana hati yang berubah-ubah (mood swing).

2. Pria Membutuhkan Estrogen Juga

Pria mungkin tidak mengalami menopause, tetapi tubuh mereka juga bergantung pada estrogen sama seperti perempuan. Seperti diketahui, pria tidak hanya memproduksi estradiol dan estron (jenis hormon estrogen), tetapi ada juga enzim spesifik yang mengubah testosteron menjadi estrogen.

Pria juga memiliki reseptor estrogen di seluruh tubuh mereka, baik di otak maupun di organ reproduksi. Jadi, perempuan bukan satu-satunya yang memiliki hormon estrogen.

3. Perempuan Menghasilkan Satu Jenis Estrogen Setelah Menopause

Bukan Sekadar Hormon Seks Perempuan, Ini 6 Fakta Hormon Estrogen

Memasuki menopause, perempuan masih memproduksi estron, sejenis estrogen. Estron diproduksi di dalam tubuh perempuan, terutama di ovarium. Estron dikenal sebagai bentuk estrogen yang “lebih lemah”. Kadar estron ditemukan lebih tinggi pada perempuan di usia pascamenopause.

Pasca menopause adalah suatu masa yang berlangsung 3 – 4 tahun setelah menopause. Ini bisa juga diartikan di mana seorang perempuan resmi dinyatakan telah mengalami menopause karena sudah 12 bulan berturut-turut tidak mengeluarkan darah menstruasi.

Artikel terkait: Hati-hati, kelebihan hormon estrogen bisa menyebabkan penyakit ini

4. Kurang Estrogen Memengaruhi Kesehatan Usus

Hormon estrogen mempengaruhi keseimbangan bakteri di berbagai bagian tubuh kita, terutama di usus. Ini karena usus memainkan peran kunci dalam metabolisme estrogen.

5. Kekurangan Estrogen di Masa Menopause Terkait dengan Osteoporosis

Menopause adalah salah satu alasan utama mengapa sejumlah perempuan berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis. Ini karena estrogen memainkan peran kunci dalam kesehatan tulang, sehingga penurunan kadar estrogen di dalam tubuh dapat menyebabkan pengeroposan tulang.

Selain osteoporosis, penurunan estrogen juga dapat berdampak pada kondisi kesehatan lainnya, seperti penyakit kardiovaskular dan muskuloskeletal.

6. Kekurangan Estrogen Dapat Diatasi dengan Terapi

Selama menopause, terapi estrogen dapat menjadi pilihan untuk mengatasi penurunan kadarnya. Namun, terapi estrogen juga kemungkinan memiliki efek signifikan bagi tubuh.

Oleh karena itu, terapi estrogen harus dilakukan oleh tenaga kesehatan terampil. Penting juga untuk selalu memeriksakan diri, terutama jika terdapat gejala ketidakseimbangan hormon estrogen.

Itulah beberapa informasi tentang hormon estrogen. Jadi, baik perempuan maupun laki-laki memiliki estrogen, dan hormon ini ternyata memiliki fungsi lain bagi tubuh, di samping sebagai hormon seks.

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Jika Parents ingin berdiskusi seputar pola asuh, keluarga, dan kesehatan serta mau mengikuti kelas parenting gratis tiap minggu bisa langsung bergabung di komunitas Telegram theAsianparent.

***

Baca juga: 

Sarwendah hingga Ashanty, 4 Artis Ini Nyaris Meninggal saat Berjuang Melahirkan!

Ketahui Risiko Sering Hamil dan Melahirkan

10 Hal yang Wajib dipelajari oleh Calon Ibu Tentang Hamil dan Melahirkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

Diedit oleh:

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • TAPpedia
  • /
  • Bukan Sekadar Hormon Seks Perempuan, Ini 6 Fakta Hormon Estrogen
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti