TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

9 Cara menyeimbangkan hormon yang bisa Anda dilakukan, sudah coba?

Bacaan 3 menit
9 Cara menyeimbangkan hormon yang bisa Anda dilakukan, sudah coba?

Anda merasa sedang mengalami ketidakseimbangan hormon? Yuk, seimbangkan hormon Anda dengan 9 cara ini.

Kebayang tidak apa jadinya jika hormon di dalam tubuh kurang? Padahal, fungsi hormon sangat besar karena akan memiliki peran yang sangat besar untuk kelangsungan hidup. Oleh karena itulah, penting bagi kita semua untuk mengatahui bagaimana cara menyeimbangkan hormon.

Perlu digaris bawahi lebih dulu, hormon merupakan zat pembawa pesan kimiawi dalam tubuh, diproduksi di kelenjar endokrin yang merupakan zat kimia yang kuat bergerak di sekitar aliran darah. Fungsinya sebagai pengendali segala yang dilakukan tubuh, termasuk metabolisme dan reproduksi.

Apabila hormon yang tidak seimbang, seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon, tak mengherankan jika akan muncul perubahan kecil yang memiliki efek serius di seluruh tubuh. Namun, ketidakseimbangan hormon pada seseorang sebenarnya ditandai dengan berbagai gejala, karena akan menyesuaikan dengan hormon mana yang tidak berfungsi baik.

Artikel terkait : 8 Tanda Bahwa Anda Mengalami Ketidakseimbangan Hormon

Contoh gejala dari tubuh yang mengalami ketidakseimbangan hormon di antaranya adalah pertambahan berat badan, kelelahan, peningkatan kepekaan terhadap dingin dan panas, sembelit atau diare, kulit kering, wajah bengkak, penurunan berat badan yang tiba-tiba.

Termasuk adanya peningkatan atau penurunan denyut jantung, lemah otot, sering buang air kecil, rasa haus meningkat, dan masih banyak lainnya.

Agar tubuh tidak mengalami ketidakseimbangan hormon, penting bagi kita semua untuk mengetahui bagaimana cara menyeimbangkan hormon. Atau, apabila sudah terlanjur mengalaminya, maka opsi lain adalah melakukan pengobatan untuk ketidakseimbangan hormon.

Cara menyeimbangkan hormon yang dapat Anda lakukan

cara menyeimbangkan hormon

Perawatan untuk ketidakseimbangan hormon bergantung pada apa yang menjadi penyebabnya. Nah, pilihan pengobatan umum meliputi:

1. Terapi estrogen

Jika Anda mengalami gejala menopause yang tidak nyaman seperti hot flash, dokter biasanya akan memberikan rekomendasi estrogen dosis rendah. Pastikan untuk mendiskusikan risiko dan manfaat terapi penggantian hormon dengan dokter Anda.

2. Estrogen vagina

Ketika Anda mengalami kekeringan atau nyeri vagina saat berhubungan seks, Anda mungkin bisa mencoba untuk mengoleskan krim estrogen, tablet, atau cincin.

Perawatan terapi lokal ini menghindari banyak risiko yang terkait dengan estrogen sistemik, atau estrogen yang bergerak sepanjang aliran darah ke orang yang sesuai.

3. Pengendalian kelahiran hormonal

Apabila Anda mencoba untuk hamil, kontrasepsi hormonal dapat membantu mengatur siklus menstruasi. Jenis-jenis hormon KB meliputi, pil KB, patch kontrol kelahiran, cincin vagina, alat kontrasepsi (IUD).

4. Obat anti-androgen

Androgen adalah hormon seks pria yang ada pada wanita dan pria. Wanita dengan kadar androgen tinggi dapat memilih untuk minum obat yang menghalangi efek androgen seperti, rambut rontok, pertumbuhan rambut pada wajah, dan jerawat.

5. Metformin

Obat ini merupakan obat diabetes tipe 2 yang dapat membantu beberapa wanita dengan gejala PCOS. Namun, penggunaan obat ini tidak diizinkan oleh Food and Drug Administration (FDA) AS untuk mengobati PCOS, tapi obat ini memungkinkan untuk membantu menurunkan kadar androgen dan mendorong ovulasi.

6. Terapi testosteron

Suplemen testosteron dapat mengurangi gejala testosteron rendah pada pria. Pada remaja dengan pubertas yang tertunda, suplemen ini dapat menstimulasi awal pubertas.

7. Terapi hormon tiroid

Pada orang dengan hipotiroidisme, hormon tiroid sintetis levothyroxine (Levothroid, Levoxyl, Synthroid, Unithroid) dapat membawa kadar hormon kembali menuju seimbang. Maka dari itu, Anda dapat melakukan ini sebagai cara menyeimbangkan hormon.

8. Flibanserin (Addyi)

Obat ini adalah satu-satunya yang diizinkan penggunaannya oleh FDA untuk mengobati hasrat seksual rendah pada wanita premenopause. Namun, obat ini memiliki beberapa efek samping yang serius, maka Anda harus bicarakan dengan dokter jika ingin menggunakan obat ini.

9. Eflornithine (Vaniqa)

Ini adalah krim resep yang dirancang khusus untuk rambut wajah berlebih pada wanita. Berfungsi untuk membantu memperlambat pertumbuhan rambut baru, tapi tidak menghilangkan rambut yang ada.

Itulah 9 cara menyeimbangkan hormon yang dapat Anda lakukan. Semoga bermanfaat.

Referensi : Healthline

Baca juga :

7 Hormon Kehamilan dan Manfaatnya, Bunda Wajib Tahu!

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 9 Cara menyeimbangkan hormon yang bisa Anda dilakukan, sudah coba?
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti