TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini

Bacaan 5 menit
Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini

Apa itu hidronefrosis? Bahayakah dan bagaimana cara mengatasinya?

Parents, hidronefrosis merupakan kondisi ginjal membengkak yang diakibatkan oleh penumpukan urine yang tersumbat sehingga tidak bisa mengalir dari ginjal ke kandung kemih. 

Biasanya, hal ini dialami oleh salah satu ginjal saja, tetapi tak menutup kemungkinan bisa terjadi pada keduanya secara sekaligus. 

Perlu diketahui, ini bukanlah sebuah penyakit utama, melainkan kondisi lanjutan dari penyakit lain yang berkembang dalam tubuh. Kondisi ini pun bisa terjadi pada siapa saja seperti orang dewasa, anak-anak, hingga janin yang baru berkembang dalam kandungan atau yang disebut hidronefrosis antenatal.

Artikel terkait: Hati-hati! Kelainan Kulit Ini Bisa Jadi Gejala Diabetes dan Tumor Ganas

Hidronefrosis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

hidronefrosis

Hidronefrosis atau pembengkakan terjadi ketika saluran kemih tersumbat atau mengalami gangguan. Hal ini akhirnya menyebabkan urine di dalamnya tidak bisa dikeluarkan dan menyumbat ginjal. Penumpukan tersebut akhirnya menyebabkan ginjal membengkak.

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, umumnya merupakan akibat dari penyakit lain yang dialami oleh penderita. Adapun beberapa kondisi yang menyebabkan pembengkakan ginjal karena saluran kemih tersumbat, di antaranya:

  • Hamil. Pada masa ini, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih atau ureter bisa tertekan karena pembesaran rahim sehingga aliran urine tersumbat. 
  • Prolaps organ panggul, atau organ panggul yang menonjol keluar dari vagina. 
  • Penyempitan ureter. Bisa akibat dari terbentuknya jaringan parut karena operasi, terapi, atau adanya infeksi. 
  • Refluks Vesikoureteal atau aliran urine kembali dari kandung kemih ke ginjal, atau saluran yang menghubungkan kandung kemih dan lubang kencing. 
  • Berbagai jenis kanker dan atau tumor yang terjadi di sekitar saluran kemih, kandung kemih panggul, atau perut. 
  • Batu ginjal yang berpotensi menyumbat ureter. 
  • Gangguan kerusakan pada saraf kandung kemih atau neurogenic bladder. 

Hidronefrosis perlu ditangani secepatnya agar tidak berisiko jangka panjang. Jika dibiarkan, ginjal bengkak akibat kondisi ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, luka parut pada ginjal, yang pada akhirnya dapat berpotensi pada kondisi gagal ginjal. 

Namun, jika salah satu ginjal masih berfungsi normal atau tidak terkena dampak hidronefrosis, maka kondisi gagal ginjal biasanya jarang terjadi. 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini

Untuk gejalanya sendiri, bisa terjadi secara mendadak atau pun berkembang perlahan. Beberapa gejala yang biasanya timbul seperti:

  • Sering berkemih atau meningkatnya keinginan berkemih
  • Saat berkemih, urine keluar dengan aliran lemah atau seperti tersendat
  • Timbulnya rasa nyeri ketika buang air kecil (disuria)
  • Timbul rasa sakit pada panggul dan perut
  • Mual dan muntah
  • Urine berwarna gelap, aliran urine lemah, menggigil, timbulnya perasaan perih dan terbakar saat berkemih, demam, dan gejala yang menyerupai infeksi saluran kemih lainnya. 
  • Pada bayi, kondisi ini biasanya tak menimbulkan gejala, tetapi demam mendadak tanpa penyebab jelas bisa dicurigai sebagai gejala. Biasanya, hal ini juga disertai dengan si kecil rewel secara tiba-tiba. 

Apabila Anda atau si kecil mengalami gejala tersebut, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter agar kondisinya bisa ditangani secara tepat dan cepat.

Diagnosis dan Pengobatan Hidronefrosis

hidronefrosis

Seperti penyakit lain, saat Anda berkonsultasi pada dokter, maka langkah awal yang dilakukan adalah wawancara riwayat kesehatan. Setelahnya, dilakukan pemeriksaan fisik. Untuk kondisi ini, dokter biasanya akan melihat kondisi sistem urine dan meraba kondisi ginjal dengan menekan perut dan panggul. 

Serangkaian tes yang biasanya dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Tes urine, apakah ada infeksi atau tidak
  • Tes darah
  • Pemindaian ginjal menggunakan USG atau CT Scan
  • Urografi intravena atau melihat saluran urine dengan cara menyuntikkan pewarna khusus dalam aliran darah, kemudian diamati menggunakan foto rontgen. 

Setelah didiagnosis, pengobatan pun dilakukan sesuai dengan kondisi atau tingkat keparahan hidronefrosis yang dialami. Biasanya, pengobatan dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan penyumbatan aliran urine.

Artikel terkait: Periodontitis, Penyakit Gusi yang Tidak Bisa Disepelekan

Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini

Apabila penyumbatan ginjal terjadi di ureter, dokter akan memasang selang untuk melebarkan ureter agar bisa mengalirkan urine ke kandung kemih atau saluran nefrostomi. Hal ini dilakukan untuk membantu agar urine bisa mengalir dari ginjal ke luar tubuh. 

Selain itu, pemberian obat juga diberikan seperti antibiotik atau pereda nyeri untuk mengatasi gejala infeksi saluran kemih yang terjadi. 

Dalam beberapa kasus, prosedur operasi juga bisa ditempuh. Hal ini dilakukan pada pembengkakan ginjal yang diakibatkan oleh batu ginjal atau pembesaran prostat, serta terjadinya jaringan parut yang membuat saluran urine terhambat.

Untuk kondisi hidronefrosis karena kanker, pengobatan bisa dilakukan dengan operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

hidronefrosis

Sementara itu, kondisi pembengkakan yang terjadi pada ibu hamil, bayi, dan janin biasanya tidak perlu penanganan karena akan membaik sendiri dalam rentang waktu tertentu. Pada perempuan hamil, biasanya akan membaik beberapa minggu setelah persalinan. Pada janin, biasanya akan berangsur sembuh beberapa bulan setelah dilahirkan. Namun, dokter tetap mengamati kondisi secara berkala untuk mengetahui apabila ada masalah lanjutan. 

Bisakah Mencegah Hidronefrosis?

Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi bisa dicegah dengan menghindari terjadinya kemungkinan obstruksi atau sumbatan pada saluran kemih seperti:

  • Apabila ada batu ginjal, upaya pengangkatan batu ginjal segera dilakukan
  • Jika disebabkan oleh tumor, pengangkatan tumor juga perlu dilakukan untuk menghindari hambatan aliran urine lebih lanjut
  • Terapkan pola hidup sehat untuk mengindari faktor risiko yang bisa mengarah pada kondisi ini.

Artikel terkait: Waspada Endometriosis! Penyebab Nyeri Haid Tak Normal yang Ganggu Kesuburan

Nah, Parents, itulah penjelasan mengenai hidronefrosis atau pembengkakan ginjal karena penumpukkan urine. Jika mengalami gejala yang telah disebutkan, segera konsultasi ke dokter agar kondisi ini bisa ditangani secara tepat, ya. Semoga bermanfaat!

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

***

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Baca juga:

Penyebab dan Gejala Eritema Multiformis, Infeksi Kulit yang Berisiko Terjadinya Komplikasi

Cepat Sekali Kenyang, Awas Gastroparesis! Ini Golongan Orang yang Berisiko

Jangan Abai! Pengentalan Darah Berisiko Sebabkan Serangan Jantung, Ini Gejalanya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Waspada Hidronefrosis atau Pembengkakan Ginjal Ini
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti