TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ternyata 5 Hal Ini yang Sebabkan Perempuan Gemuk Setelah Menikah

Bacaan 4 menit
Ternyata 5 Hal Ini yang Sebabkan Perempuan Gemuk Setelah Menikah

Merasa tubuh lebih gemuk setelah menikah? Ternyata beberapa hal ini yang jadi pemicunya.

“Kok, tubuhku jadi gemuk setelah menikah, ya?” “Gawat, baru menikah satu tahun, berat badan saya sudah naik 7 kg. Padahal pola makan saya biasa saja, tidak ada yang berubah.”

Siapa di antara Bunda-bunda yang merasa berat badannya kian bertambah setelah menikah? Uumh, mungkin banyak perempuan yang mengangguk setuju dan merasakannya.  Tapi apakah Bunda tahu yang jadi pemicunya, lantaran sering makan atau ada asalan lain?

Sebuah penelitian baru mendukung pernyataan kalau banyak perempuan yang jadi gemuk setelah menikah. Ahli gizi Rujuta Diwekar dalam bukunya ‘Women & The Weight Loss Tamasha’, juga menjelaskan mengapa hal terjadi, terutama pada perempuan.

Katanya, rutinitas seks setelah menikah yang menyebabkan perempuan menjadi gemuk. Banyak juga orang yang percaya kalau sering berhubungan seks bisa menyebabkan perubahan hormonal dalam tubuh wanita. Benarkah demikian?

Faktanya tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa payudara, pinggul, atau berat badan secara keseluruhan berubah setelah melakukan seks secara teratur. Yuk, cek 5 penyebab gemuk setelah menikah berikut ini :

5 Penyebab Perempuan Gemuk Setelah Menikah

gemuk setelah menikah

1. Suami istri suka melakukan segalanya bersama

Kata orang, pasangan yang baru menikah itu masih ‘lengket-lengketnya’ alias kemana-mana selalu berdua. Termasuk saat makan bersama meskipun salah satu dari mereka tidak benar-benar merasa lapar. Jadi, kalau sang istri menikmati kue, sang suami kemungkinan besar akan mencoba atau ikut memesannya juga.

Pola makan yang buruk setelah menikah juga bisa memengaruhi penambahan berat badan. Jadi, pada dasarnya, Anda mengonsumsi kalori tetapi tidak memberi tubuh Anda nutrisi penting. Hal ini menyebabkan defisiensi vitamin B, kalsium, dll, sayangnya justru mengarah pada lapar pada jam-jam tertentu dan berisiko sebabkan kekurangan energi.

2. Kebiasaan makan berubah

Mungkin, salah satu pekerjaan yang akan dilakukan seorang perempuan yang baru menikah adalah memasak untuk suaminya. Tubuh Anda terbiasa dengan gaya memasak tertentu dalam hal bumbu yang digunakan, rasanya, dll. Tetapi Anda cenderung mengubahnya untuk mengesankan suami, bahkan mertua dan mengikuti metode memasak mereka sukai.

Sedangkan tubuh Anda bereaksi terhadap hal ini dengan mengubah pola sistem pencernaan. Nah, kalau Anda menikahi seseorang dengan budaya yang berbeda, mungkin harus mengubah kebiasaan makan juga. Semua perubahan ini juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

gemuk setelah menikah

3. Setelah menikah makan jadi lebih sering

Status ‘baru menikah’ terkadang membuat pasangan lebih sering makan di restoran saat akhir pekan. Paling tidak dalam satu minggu Anda dan pasangan mungkin menghabiskan waktu bersama dengan mengonsumsi makanan enak.

4. Prioritas yang berubah

Ketika masih lajang, Anda mungkin bisa dengan mudah menjaga pola makan. Tapi setelah menikah, Anda mulai memberikan toleransi pola makan menjadi lebih sering.

Prioritas juga berubah, baik memasak hidangan favorit suami Anda atau menghabiskan sisa makanan karena Anda tidak ingin membuang-buang makanan.

Tak hanya itu saja, prioritas untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengurus anak-anak, bahkan stres juga bisa menjadi pemicu penambahan berat badan, lho. Kok bisa?

Ketika seorang ibu merasa lelah, nafsu makan cenderung bertambah dan umumnya juga lebih menginginkan berbagai makanan yang enak sebagai pemuas diri. Bisa diartikan makanan juga menjadi sumber ‘pelarian’ dikala kelelahan. Apakah Bunda setuju?

5. Sudah mulai kurang peduli dengan penampilan

Begitu seseorang memiliki status ‘menikah’, banyak perempuan sering jadi tidak peduli dengan tubuh dan kebugarannya. Waktu berolahraga diganti dengan jam memasak. Semua perubahan inilah yang kemudian membuat seorang perempuan sering kali mengalami penambahan berat badan setelah menikah.

Nah Bun, meskipun umumnya 5 hal di atas menyebabkan kenaikan berat badan. Beberapa perempuan yang sudah menikah juga bisa menjaga tubuh tetap ideal kok. Asalkan Bunda tetap konsisten menjaga pola makan yang baik dan sehat.

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi.

Referensi: The health site, times of india

Baca juga: 

13 Penyebab Mengapa Anda Sulit Menurunkan Berat Badan

5 Tanda Suami Romantis Menurut Islam, Pak Suami Termasuk Nggak Bun?

5 Kebutuhan Dasar Suami yang Sebaiknya Dipenuhi Istri

Cerita mitra kami
Pentingnya Menjaga Berat Badan Ideal agar Kualitas Hidup Terjaga
Pentingnya Menjaga Berat Badan Ideal agar Kualitas Hidup Terjaga
Tak Perlu Keluar Rumah, 5 Permainan Ini Bisa Bikin Anak Bergerak Aktif
Tak Perlu Keluar Rumah, 5 Permainan Ini Bisa Bikin Anak Bergerak Aktif
5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Bersama Anak
5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Bersama Anak
Sering merasa lemas saat haid? Kontrasepsi ini bisa kurangi gejala anemia
Sering merasa lemas saat haid? Kontrasepsi ini bisa kurangi gejala anemia

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kebugaran
  • /
  • Ternyata 5 Hal Ini yang Sebabkan Perempuan Gemuk Setelah Menikah
Bagikan:
  • 150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

    150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

  • 7 Jenis Olahraga untuk Menghilangkan Stres, Ada Padel!

    7 Jenis Olahraga untuk Menghilangkan Stres, Ada Padel!

  • 10 Manfaat Mengajak Anak Olahraga Jalan Kaki, Bisa Perkuat Daya Ingat!

    10 Manfaat Mengajak Anak Olahraga Jalan Kaki, Bisa Perkuat Daya Ingat!

  • 150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

    150 Ayat Alkitab yang Bagus untuk Doa Bersyukur dan Peneguhan Iman

  • 7 Jenis Olahraga untuk Menghilangkan Stres, Ada Padel!

    7 Jenis Olahraga untuk Menghilangkan Stres, Ada Padel!

  • 10 Manfaat Mengajak Anak Olahraga Jalan Kaki, Bisa Perkuat Daya Ingat!

    10 Manfaat Mengajak Anak Olahraga Jalan Kaki, Bisa Perkuat Daya Ingat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti