TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Siku Terasa seperti Kesetrum Saat Terbentur? Ternyata Ini Alasannya

Ditinjau secara medis
Sebuah tim profesional bersertifikat dan diakui di bidang kesehatan yang meninjau semua informasi yang berkaitan dengan kesehatan kehamilan dan kesehatan dan tumbuh kembang anak di theAsianparent. Tim ini terdiri dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anak, spesialis penyakit menular, doula, konsultan laktasi, redaktur profesional, dan kontributor dengan lisensi khusus.
Pelajari Lebih Lanjut
oleh
dr. Gita Permatasari

Ditinjau secara medis oleh

dr. Gita Permatasari

dr. Gita Permatasari bertugas di RSPP sebagai Dokter Umum, Medical Check Up Examiner, dan Konsultan Laktasi. Ia juga menjadi Manajer Pelayanan Pasien yang berkoordinasi dengan dokter spesialis dan perawat terkait kondisi pasien, termasuk berkoordinasi dengan asuransi terkait penjaminan pasien. Sebelumnya, dr. Gita melayani pasien di Klinik Ajiwaras, Cilandak KKO.

Temui Dewan Peninjau kami
Bacaan 4 menit
Siku Terasa seperti Kesetrum Saat Terbentur? Ternyata Ini Alasannya

Kok, bisa muncul rasa kesetrum saat siku terbentur? Simak, deh, penjelasannya di sini!

Pernahkah bagian siku Parents tidak sengaja terbentur suatu benda seperti sudut meja dan seketika Parents merasakan sensasi kesetrum, kesemutan? Nah, itulah funny bone.

Akan tetapi, tidak seperti makna harfiahnya ‘tulang lucu’, istilah funny bone jelas punya arti dan pengertian berbeda. Yuk, simak penjelasan berikut untuk mencari tahu maksud sesungguhnya dan bagaimana fenomena tersebut bisa terjadi!

Apa Itu Funny Bone?

Funny Bone, Alasan Siku Terasa Kesetrum saat Terbentur

Meskipun disebut funny bone atau tulang lucu, tetapi sebenarnya ia bukanlah tulang sama sekali. Funny bone adalah saraf yang disebut dengan saraf ulnaris yang terdapat di bagian dalam siku. Saraf ini adalah salah satu saraf yang bertanggung jawab atas pergerakan jari-jari tangan, tepatnya ia bertanggung jawab terhadap pergerakan jari manis dan jari kelingking.

Sensasi tersetrum pada fenomena ini terjadi ketika benda padat membentur saraf ulnaris. Akibatnya, saraf tersebut berhimpitan dengan tulang humerus, tulang yang memanjang dari siku sampai ke bahu sehingga menimbulkan sensasi geli atau menggelitik.

Meskipun belum jelas mengapa kejadian tersebut dinamai ‘tulang lucu’, tetapi terdapat dua teori tentang fenomena yang satu ini. Pertama, karena nama tulang yang membentur saraf ulnaris tersebut adalah tulang humerus yang terdengar mirip dengan kata humor dalam Bahasa Inggris. Kedua, karena sensasi menggelitik yang ditimbulkan.

Artikel terkait: 6 Kelainan pada Pertumbuhan Tulang Anak, serta Pemakaian Gendongan yang Tepat

Mengapa Sensasi Kesetrum Bisa Terjadi?

Funny Bone, Alasan Siku Terasa Kesetrum saat Terbentur

Jaringan saraf adalah bagian dari sistem organ dalam tubuh manusia. Sistem saraf berfungsi sebagai penerima, pengatur, dan pengantar rangsangan. Saraf sendiri terbagi menjadi dua, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

Sistem saraf pusat berfungsi sebagai pengendali rangsangan, seperti gerakan, pernapasan, denyut jantung, dan sebagainya. Contoh sistem saraf pusat adalah otak dan sumsum tulang belakang.

Adapun sistem saraf tepi adalah jaringan saraf yang tersebar di seluruh bagian tubuh. Fungsinya tidak kalah penting dibandingkan sistem saraf pusat. Jaringan saraf tepi ini sangat berperan dalam mengatur pergerakan organ dan anggota tubuh.

Nah, saraf ulnaris yang menyebabkan fenomena funny bone ini termasuk dalam sistem saraf tepi. Saraf sebagai pengendali rangsangan tentu sangat peka terhadap rangsangan seperti benturan.

Oleh karena itu, ketika tulang siku membentur meja, yang terasa kesetrum bukanlah tulangnya, melainkan saraf ulnaris tersebut. Biasanya, akan terasa menjalar ke seluruh lengan sampai ke jari kelingking dan jari manis.

Artikel terkait: Sakit tulang ekor setelah melahirkan, apa penyebabnya?

Apakah Benturan pada Funny Bone Bisa Menyebabkan Masalah Serius?

Cedera pada saraf ulnaris di siku dan pergelangan tangan dapat menyebabkan hilangnya motorik dan sensorik pada lengan dan jari. Tingkat kehilangan fungsional tersebut tergantung pada keparahan cedera. Trauma, luka di pergelangan tangan, dan kista di saluran Guyon (saluran ulnaris) di pergelangan tangan adalah alasan umum cedera saraf ulnaris.

Cedera saraf ulnaris juga dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menggenggam benda dengan jari. Adapun cedera jangka panjang dapat menyebabkan masalah, seperti deformitas (kelainan bentuk) pada jari.

Tanda dan Gejala Cedera Saraf Ulnaris

Siku Terasa seperti Kesetrum Saat Terbentur? Ternyata Ini Alasannya

Mengetahui gambaran klinis cedera saraf ulnaris dapat membantu Parents membedakan apakah masalah tersebut sembuh sendiri atau memiliki efek jangka panjang. Berikut gejala yang terasa jika seseorang mengalami cedera saraf ulnaris:

  • Nyeri, mati rasa, dan sensasi kesemutan pada lengan
  • Hilangnya sensorik pada sendi jari manis dan kelingking
  • Ketidakmampuan atau ketidaknyamanan saat melipat ibu jari, jari manis, dan jari kelingking
  • Hilangnya tonjolan otot di tangan
  • Terjadi perataan di area lengan bawah medial

Artikel terkait: Infeksi Kulit Impetigo: Penyebab, Gejala, hingga Pengobatannya

Kapan Harus ke Dokter?

Siku Terasa seperti Kesetrum Saat Terbentur? Ternyata Ini Alasannya

Benturan kecil atau sedang pada kondisi ini memiliki dampak dengan durasi yang cukup singkat, dan biasanya akan membaik dengan sendirinya. Namun, jika Parents melihat gejala lain dari gangguan fungsi sensorik atau motorik di lengan, konsultasikan dengan dokter.

Rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan yang berlangsung lama bisa jadi karena cedera saraf ulnaris yang memerlukan perawatan medis. Kebanyakan dokter akan menempuh jalan non-operasi untuk meringankan masalah tersebut.

Dokter juga umumnya akan memberikan saran tindakan untuk menghindari gejala funny bone yang lebih parah. Misalnya, jika seseorang mempunyai kebiasaan menekuk lengan ketika sedang tidur, ia disarankan memakai belat atau membungkus siku dengan handuk agar tidak menekuk pada saat tidur.

Artikel telah ditinjau oleh:
dr. Gita Permatasari
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

What’s a Funny Bone?
kidshealth.org/en/kids/funny-bone.html

What Is A Funny Bone? Facts And Information For Kids
www.momjunction.com/articles/funny-bone-facts-information-kids_00649593/

Why does it hurt so much to hit your funny bone?
www.bbc.com/future/article/20150827-why-does-it-hurt-so-much-to-hit-your-funny-bone

Baca juga:

Tulang kemaluan nyeri saat hamil, wajar nggak sih?

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Kanker tulang rentan terjadi pada anak, waspadai gejala dan penyebanya

id.theasianparent.com/fungsi-tulang-paha

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Siku Terasa seperti Kesetrum Saat Terbentur? Ternyata Ini Alasannya
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti