Kanker serviks mengancam kesehatan wanita Indonesia, waspadai 5 faktor risikonya berikut ini!

Kanker serviks mengancam kesehatan wanita Indonesia, waspadai 5 faktor risikonya berikut ini!

Inilah 5 faktor risiko kanker serviks yang penting untuk diketahui setiap wanita.

Faktor risiko kanker serviks merupakan hal yang penting untuk diketahui setiap wanita. Dengan mengetahui faktor risiko kanker serviks, setiap wanita akan lebih waspada dan menghindarinya.

Dilansir dari Mayo Clinic, kanker serviks adalah jenis kanker yang tumbuh dan berkembang di sel sel serviks (bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina). Sebagian besar kasus penyakit kanker serviks disebabkan oleh virus HPV dan infeksi menular seksual.

Saat terpapar HPV, sistem kekebalan wanita biasanya akan mencegah virus melakukan kerusakan. Namun, pada sekelompok kecil wanita, virus bertahan selama bertahun-tahun dan menyebabkan beberapa sel pada permukaan serviks berubah menjadi sel kanker.

Tanda-tanda kanker serviks yang perlu diwaspadai

faktor risiko kanker serviks

Kanker serviks stadium awal umumnya tidak menunjukkan tanda atau gejala. Tanda dan gejala kanker serviks yang telah lanjut meliputi:

  • Pendarahan vagina setelah hubungan intim, perdarahan antara periode menstruasi dan perdarahan setelah menopause
  • Keputihan yang disertai darah yang mungkin memiliki bau busuk
  • Nyeri panggul atau nyeri saat berhubungan intim.

Artikel terkait: Jangan abaikan gejala kanker serviks yang tak biasa ini, peringatan dari pasien penyintas kanker

Penyebab kanker serviks

Kanker serviks dimulai ketika sel-sel yang sehat mengalami perubahan genetik, yang menyebabkan mereka berubah menjadi sel-sel abnormal. Sel-sel sehat biasanya tumbuh dan berkembang biak dalam kurun waktu tertentu, dan kemudian mati untuk digantikan sel yang baru dalam kurun waktu tertentu pula.

Saat tubuh terkena kanker, sel abnormal akan tumbuh dan berkembang biak di luar kendali, dan mereka tidak mati. Akumulasi sel abnormal itu pun akan membentuk massa yang biasa disebut tumor. Sel-sel kanker menyerang jaringan di dekatnya dan dapat menyebar ke tempat lain di dalam tubuh.

HPV (Human Papilloma Virus) menjadi penyebab utama kanker serviks. Selain itu, penyebab lain kanker serviks seperti lingkungan dan faktor lingkungan.

Jenis-jenis kanker serviks

  • Karsinoma sel skuamosa. Jenis kanker serviks ini bermula di sel-sel tipis (sel skuamosa) yang melapisi bagian luar serviks. Sebagian besar kanker serviks adalah karsinoma sel skuamosa.
  • Adenokarsinoma. Jenis kanker serviks ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang melapisi saluran serviks.

Faktor risiko kanker serviks yang perlu dihindari

Kanker serviks mengancam kesehatan wanita Indonesia, waspadai 5 faktor risikonya berikut ini!

Faktor risiko untuk kanker serviks meliputi:

  • Bergonta ganti pasangan seksual. Semakin besar jumlah pasangan seksual Anda dan pasangan Anda, semakin besar pula peluang Anda untuk terinfeksi virus HPV
  • Aktivitas seksual dini. Berhubungan seks di usia dini meningkatkan risiko terinfeksi HPV yang lebih tinggi
  • Menderita infeksi Menular Seksual Lainnya. Memiliki IMS lain seperti klamidia, gonore, sifilis dan HIV atau AIDS, akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV
  • Sistem kekebalan yang lemah. Seseorang lebih mungkin lmenderita kanker serviks jika sistem kekebalannya lemah
  • Merokok. Merokok menjadi faktor risiko kanker serviks sel skuamosa dan kanker kanker lainnya.

Kita dapat mengurangi risiko terkena kanker serviks dengan melakukan tes skrining dan menerima vaksin yang dapat melindungi tubuh dari infeksi HPV.

*** 

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Baca juga:

[Video] Prosedur menjalani pap smear untuk deteksi dini kanker serviks

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner