TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!

Bacaan 3 menit
Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!

Beberapa wanita mengeluhkan vagina bengkak setelah berhubungan seks. Lalu, apa sih yang menjadi penyebab vagina bengkak setelah hubungan seksual ini?

Vagina bengkak setelah berhubungan seksual, pastilah membuat Anda khawatir. Tentunya hal ini juga sangat mengganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman, bahkan mungkin mulai membenci aktivitas seksual yang memicu terjadinya vagina bengkak. 

Namun, apakah penetrasi yang menyebabkan vagina bengkak setelah berhubungan seks? Atau ada penyebab lainnya?

Penyebab terjadinya vagina bengkak setelah berhubungan badan

#1: Seks yang kasar

Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!

“Salah satu penyebab vagina bengkak adalah hubungan seks yang kasar. Jika ini adalah penyebabnya, Anda mungkin juga mengalami sedikit pendarahan, dan mendapati bahwa daerah kewanitaan sedikit hitam dan biru,” jelas Alyssa Dweck, MD, ob-gyn di Westchester dilansir dari Women’s Health.

Untuk meringankan bengkak tersebut, Anda bisa berendam air hangat selama sekitar 15 hingga 20 menit.

#2: Reaksi alergi

“Sangat mungkin vagina Anda mengalami reaksi alergi akibat suatu produk, seperti kondom lateks, atau bahkan sperma,” kata Dr. Dweck.

Alergi semen juga bisa menjadi sebab vagina bengkak. Alergi semen adalah reaksi alergi langka terhadap protein yang ditemukan dalam semen yang dapat menyebabkan kemerahan, pembengkakan, nyeri, gatal, dan terbakar di area genital.

Namun memang, pembengkakan vagina setelah hubungan seks adalah akibat dari sensitivitas tubuh Anda atau alergi terhadap iritasi umum, seperti produk dengan spermisida (nonoxynol 9), wewangian, lateks, dan obat-obatan vagina.

Untuk mencari tahu penyebab pembengkakan ini, Dr. Dweck merekomendasikan agar Anda berhenti menggunakan produk kewanitaan, dan perhatikan bagaimana tubuh Anda merespons.

vagina bengkak

Artikel terkait: “Alergi sperma membuatku susah punya anak…”

#3: Infeksi jamur membuat vagina bengkak

Pembengkakan vagina dapat menjadi gejala infeksi jamur. Gejala infeksi lain termasuk:

  • Nyeri saat buang air kecil atau saat berhubungan seks
  • Kemerahan di area kewanitaan
  • Ruam minor
  • Keluarnya cairan putih tanpa bau busuk.

Artikel terkait: Waspadai Infeksi Jamur Saat Hamil yang dapat memengaruhi kesehatan janin

#4: Vagina kering

“Kadar estrogen yang rendah karena menopause, perimenopause, laktasi, atau kontrol kelahiran juga dapat menyebabkan kekeringan di daerah vagina,” kata Dr. Dweck.

Saat vagina kering dan Anda tetap melakukan hubungan seksual, Anda juga mungkin juga merasa vagina tidak elastis dan bengkak.

Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!

#5: Infeksi Menular Seksual (IMS)

Trikomoniasis adalah penyebab umum dari vulva yang memerah dan membengkak yang juga dapat menyebabkan perdarahan setelah berhubungan seks, iritasi, dan bau.

#6: Selulitis

Selulitis merupakan infeksi bakteri pada kulit dan jaringan di bawahnya yang dapat menyebabkan kulit daerah kewanitaan menjadi bengkak, merah. Tanda-tanda lain selulitis, yaitu demam, mual, muntah, dan kulit hangat saat disentuh.

#7: Vagina bengkak yang disebabkan kehamilan

Karena perubahan hormon yang terjadi saat Anda hamil, tubuh Anda mulai membengkak, termasuk di daerah vagina Anda. Selama kehamilan, ada juga peningkatan aliran darah dan tekanan dari rahim, yang dapat meningkatkan pembengkakan di bagian vagina.

*** 
Bila vagina bengkak disertai dengan rasa sakit bahkan perdarahan, sebaiknya segeralah menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

13 Hal Tak Biasa yang Terjadi pada Vagina Setelah Melahirkan

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Waspada bila vagina bengkak setelah berhubungan, 7 hal ini bisa jadi penyebabnya!
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti