TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Sedang Promil? Ketahui Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh untuk Mendeteksi Ovulasi

Bacaan 5 menit
Sedang Promil? Ketahui Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh untuk Mendeteksi Ovulasi

Anda sedang promil? Wajib tahu nih!

Pernah mendengar tentang suhu basal tubuh? Menggunakan metode perhitungan suhu basal tubuh ini lebih mudah dan murah untuk merencanakan kehamilan dengan menentukan hari-hari paling subur. Karena itu, tak ada salahnya Parents mulai mengetahui bagaimana cara mengukur suhu basal tubuh. 

Daftar isi

  • Apa Itu Suhu Basal Tubuh?
  • Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh
  • Manfaat
  • Apakah Suhu Basal Tubuh dapat Mendeteksi Kehamilan?
  • Tanda Lain Ovulasi

Apa Itu Suhu Basal Tubuh?

Sedang Promil? Ketahui Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh untuk Mendeteksi Ovulasi

Suhu tubuh basal bisa diukur saat Anda dalam keadaan istirahat total. Namun, kondisi tersebut bisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk hormon Anda.

Saat Anda berovulasi, hormon progesteron menyebabkan suhu tubuh meningkat. Suhu tubuh tetap tinggi sepanjang sisa siklus menstruasi. Kemudian, tepat sebelum menstruasi Anda dimulai, hormon progesteron akan turun. Pada kondisi ini berarti suhu basal tubuh Anda juga akan turun—kecuali jika Anda sedang hamil. Dalam kondisi ini, suhu tubuh Anda akan tetap lebih tinggi karena progesteron akan tetap tinggi. 

Cara mengukur suhu basal tubuh, Anda harus mengukur suhu tubuh Anda di pagi hari sebelum Anda bangun dari tempat tidur atau beraktivitas. Anda tidak bisa pergi ke kamar mandi atau beraktivitas ke mana pun terlebih dahulu, karena akan menyebabkan suhu naik sedikit saja. Hal tersebut bisa membuat grafik Anda tidak akurat.

Selain itu, penting juga untuk mengukur suhu dengan benar. Jika tidak, suhu tubuh tidak akan akurat dan Anda mungkin tidak dapat mendeteksi ovulasi.

Artikel terkait: Ketahui Apa Itu Ovulasi dan Tanda Masa Subur? Penting untuk yang Promil

Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh

Anda membutuhkan termometer yang dibuat khusus untuk mengukur suhu basal tubuh. Termometer khusus ini bisa digunakan setiap pagi sebelum beraktivitas untuk mendapatkan hasil yang akurat. 

Caranya, masukkan termometer ke dalam mulut selama 5-6 menit. Taruh di bawah lidah dan tutup mulut ketika proses pengukuran berlangsung. Lakukan hal ini setiap hari di jam yang sama selama 3 bulan. Jika Anda membeli yang baru, mulailah menggunakannya pada hari pertama siklus berikutnya.

Hal yang Harus Diperhatikan saat Mengukur Suhu Basal Tubuh

  1. Waktu. Ukur suhu tubuh Anda pada waktu yang sama setiap pagi. Misalnya, jika Anda mengukurnya pada pukul 07.30 setiap hari kerja, jangan mengukurnya lebih awal dari pukul 7 pagi atau lebih dari pukul 8 pagi pada hari lainnya.
  2. Aktivitas. Hindari berbagai gerakan, duduk, berjalan-jalan, atau pergi ke kamar mandi sebelum mengukur suhu tubuh Anda. Sesaat setelah Anda bangun, Anda perlu memasukkan termometer ke dalam mulut terlebih dahulu.
  3. Tidur cukup. Pastikan Anda tidur setidaknya tiga hingga empat jam berturut-turut sebelum mengukur suhu tubuh di pagi hari. Jika Anda begadang sepanjang malam, atau terbangun dan berjalan-jalan di malam hari berulang kali, hal itu mungkin bisa memengaruhi hasil pengukuran.

Manfaat Mengukur Suhu Basal Tubuh

Sedang Promil? Ketahui Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh untuk Mendeteksi Ovulasi

Ada banyak keuntungan dari pengukuran suhu tubuh basal, berikut di antaranya: 

  • Membantu mengetahui kapan Anda cenderung berovulasi setiap bulan. 
  • Memungkinkan Anda mengatur waktu seks untuk terjadinya pembuahan (rencana kehamilan).
  • Deteksi kemungkinan masalah kesuburan, termasuk masalah ovulasi atau fase luteal (waktu antara ovulasi dan menstruasi).
  • Memberikan informasi kepada dokter Anda untuk membantu membuat diagnosis infertilitas.
  • Deteksi tanda-tanda awal kehamilan (kemungkinan).

Apakah Suhu Basal Tubuh dapat Mendeteksi Kehamilan?

 Cara mengukur suhu basal tubuh umumnya digunakan untuk mendeteksi masa subur. Namun, pengukuran ini juga bisa menunjukkan tanda awal kehamilan sejak dini. Bagaimana tandanya?

  • Kadar progesteron tubuh dan suhu basal tubuh meningkat. Saat pembuahan terjadi menyebabkan kadar progesteron dalam tubuh meningkat, sehingga menyebabkan peningkatan suhu basal tubuh secara berkelanjutan. Suhu tinggi ini sering dianggap sebagai tanda kehamilan. 
  • Pola trifasik. Beberapa wanita mengalami perubahan suhu kedua, bahkan lebih tinggi sekitar seminggu setelah ovulasi. Hal ini dikenal sebagai “pola trifasik” dan sering dikaitkan dengan kehamilan. 
  • Penurunan Implantasi. Sekitar 7-10 hari setelah ovulasi, wanita mengalami sedikit penurunan suhu basal tubuh. Hal ini mungkin disebabkan oleh implantasi sel telur yang telah dibuahi ke dalam lapisan rahim. 

Namun, perlu diingat bahwa pengukuran suhu basal tubuh bukanlah tes kehamilan yang pasti, tetapi hanya untuk menentukan kapan waktu tersubur Anda. Gunakan tes kehamilan yang akurat atau kunjungi dokter kandungan Anda. 

Artikel terkait: 8 Rekomendasi Test Pack Terbaik di 2023 yang Akurat

Tanda-tanda Lain yang Dapat Menunjukkan Ovulasi

Selain menggunakan suhu basal tubuh, ada cara atau tanda lainnya yang dapat menunjukkan masa ovulasi, berikut beberapa di antaranya: 

1. Perubahan Lendir Serviks

Tekstur dan konsentrasi lendir serviks bisa berubah dari kental dan lengket menjadi bening dan licin saat masa ovulasi. Kondisi ini sangat mendukung kerja sperma. 

2. Nyeri Perut karena Ovulasi

Beberapa wanita ada yang mengalami nyeri perut ringan di satu sisi selama ovulasi. 

3. Peningkatan Libido

Anda mungkin mengalami lonjakan gairah seks selama masa subur. 

4. Payudara Lembut

Perubahan hormonal dapat menyebabkan nyeri payudara sementara selama ovulasi. 

Itulah cara mengukur suhu basal tubuh yang perlu Anda ketahui. Metode ini sangat membantu dalam menentukan kapan masa paling subur Anda untuk merencanakan kehamilan. Selain itu, metode ini juga sangat berguna bagi Anda yang sedang KB atau menunda kehamilan. Penting untuk berkonsultasi selalu dengan dokter kandungan Anda tentang apapun gejala yang membuat Anda tidak yakin. 

***

Detecting Ovulation With a Basal Body Temperature Chart

www.verywellfamily.com/ovulation-on-body-basal-temperature-chart-1960284

 

Baca juga: 

3 Tanda Ovulasi untuk Mempercepat Peluang Kehamilan, Catat! 

17 Mitos dan Fakta Ovulasi yang Perlu Parents Ketahui 

5 Rekomendasi Merek Alat Tes Ovulasi di 2023, Cek! 

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Sedang Promil? Ketahui Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh untuk Mendeteksi Ovulasi
Bagikan:
  • Cara Menghitung Masa Subur dan Tandanya, Bantu Melancarkan Program Hamil

    Cara Menghitung Masa Subur dan Tandanya, Bantu Melancarkan Program Hamil

  • Apakah Keputihan Tanda Hamil? Ini Bedanya dengan Menjelang Haid

    Apakah Keputihan Tanda Hamil? Ini Bedanya dengan Menjelang Haid

  • 6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru!

    6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru!

  • Cara Menghitung Masa Subur dan Tandanya, Bantu Melancarkan Program Hamil

    Cara Menghitung Masa Subur dan Tandanya, Bantu Melancarkan Program Hamil

  • Apakah Keputihan Tanda Hamil? Ini Bedanya dengan Menjelang Haid

    Apakah Keputihan Tanda Hamil? Ini Bedanya dengan Menjelang Haid

  • 6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru!

    6 Perbedaan Keputihan Tanda Hamil dengan Sebelum Haid, Jangan Keliru!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti