Bayi menyusu sepanjang malam dan susah tidur, normalkah?

lead image

Ternyata inilah fakta mengapa bayi senang menyusu sepanjang malam.

Saat bayi menyusu sepanjang malam tanpa henti, mungkin pertanyaan yang akan terbesit dalam benak bunda, apakah kebutuhan ASI bayi belum mencukupi?

Sebagai ibu baru, Bunda tentu tidak akan pantang menyerah jika bayi ingin menyusui terus menerus. Apalagi tidak sedikit bayi yang terbiasa menyusui hampir sepanjang malam.

Bayi akan terus menangis dan sulit untuk ditidurkan. Satu-satunya jalan untuk membuatnya kembali anteng hanya dengan cara membiarkan bibir mungilnya mengisap payudara Bunda.

Lantas, mengapa bayi menyusu sepanjang malam?

bayi menyusu sepanjang malam

Tak bisa dipungkiri, kondisi ini bisa membuat Bunda merasa lelah karena sulit istirahat dengan tenang. Memang, salah satu risiko memiliki bayi tentu saja akan kehilangan banyak waktu untuk istirahat. Tapi, bukan berarti aktivitas sepanjang ini mesti dilakukan sepanjang malam, kan?

Perlu dipahami, bayi menyusu sepanjang malam merupakan hal sangat normal. Tak hanya menyusu sepanjang malam dan ingin selalu menghabiskan malam dengan ibunya, bayi juga cenderung ingin dibelai, dipeluk dan dimanjakan oleh ibu dan ayahnya.

Setelah sembilan bulan hidup seorang diri di dalam rahim, ketika dilahirkan ia tentu saja ingin beradaptasi dengan suasana baru. Termasuk mengenal dan membangun bonding pada kedua orangtuanya.

Umumnya, bayi baru lahir menyusu sekitar delapan hingga 12 kali sehari karena ASI lebih cepat dicerna.

Mengingat ukuran perut dan lambung bayi yang kecil, ia lebih sering menyusui karena kebutuhannya. Umumnya, bayi memerlukan waktu 25 menit untuk mengisap susu termasuk kolostrum setara dengan 5-7 ml.

Bagaimana mendeteksi apakah kebutuhan ASI sudah cukup?

Pola makan ibu hamil

Salah satu cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan melihat jumlah urinnya. Biasanya, bayi akan buang air kecil lebih dari 6 kali per hari, selain itu perhatikan juga jumlah dan warna pup si kecil.

Bayi ASI eksklusif memiliki pup berwarna kuning cerah dan lebih encer, sedangkan bayi yang minum susu formula pupnya hijau karena sufor banyak mengandung zat besi.

Bayi yang selalu menyusu juga ternyata bisa menjadi salah satu tanda bahwa si kecil sedang masuk masa growth spurt.

Momen saat bayi mengalami pertumbuhan yang cepat membuatnya membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya.

Adapun beberapa tanda bahwa bayi sedang mengalami growth spurt adalah bayi sering kali terlihat haus atau lapar sehingga sulit kenyang. Hasilnya, bayi pun lebih sering menyusu, setidaknya 30 hingga 1 jam.

Pada umumnya, bayi pun sering bangun pada malam hari dan lebih rewel. Namun tenang saja, kondisi ini sebenarnya tidak akan lama karena umumnya berlangung selama 2 hari seperti yang dijelaskan dalam laman klikdokter.com.

Kesimpulannya, tak perlu khawatir berlebihan jika bayi selalu menyusu sepanjang karena itu normal, Parents pun harus siap menghadapi situasi ini.

 

Disadur dari artikel Nurul Halifah, theAsianparent Malaysia

Baca juga:

9 tanda bayi cukup ASI, nomor 4 sering terlewatkan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner