Bayi menangis terus selama 3 jam? Mungkin ini penyebabnya

lead image

Bila bayi sering menangis terus selama 3 jam, jangan-jangan ia kolik. Apa ciri-ciri bayi kolik dan bagaimana mengatasinya?

Bayi rewel mungkin adalah hal yang biasa, tetapi apa penyebab bayi menangis terus selama tiga jam setiap hari? Menangis memang merupaka cara bayi berkomunikasi dengan orang dewasa di sekitarnya.

Dengan menangis, bayi berharap Parents dapat memahami apa yang menjadi kebutuhannya. Misalnya menangis karena lapar, menangis karena popoknya basah, atau menangis karena mengantuk.

Namun apa jadinya bila bayi terus menerus menangis selama tiga jam selama beberapa hari berturut-turut. Anda harus curiga ada yang salah dengan kondisinya dan harus mencari tahu apa penyebab bayi menangis terus

Penyebab bayi menangis terus

shutterstock 78975562 1 Bayi menangis terus selama 3 jam? Mungkin ini penyebabnya

Apa sih penyebab bayi menangis terus?

Bila bayi menangis selama tiga jam dan rutin selama tiga hari atau lebih setiap minggunya, mungkin ia mengalami kolik. Kondisi ini dapat terjadi minimal selama 3 minggu berturut-turut, terutama pada malam hari di jam yang sama setiap harinya.

Biasanya kolik memuncak saat bayi berusia 6 minggu dan mereda ketika bayi umur 3-4 bulan. Kolik tidak berbahaya, tetapi sungguh memilukan bila kita mendengar bayi menangis terus seperti itu.

Sebanyak 20% dari bayi baru lahir mengalami kolik. Hingga saat ini penyebab bayi menangis terus akibat kolik masih menjadi misteri.

Kolik mungkin disebabkan oleh sistem pencernaan bayi yang belum stabil dan sangat sensitif sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi. Dugaan lainnya adalah adanya udara yang terperangkap di dalam sistem pencernaannya sehingga ia merasa tidak nyaman.

Saat bayi menangis terus-menerus, udara masuk melalui perut dan menambah ketidaknyamanan tersebut.

Bayi yang kolik biasanya memiliki perut yang lebih besar. Ia sering meluruskan atau menarik kakinya ketika membuang gas sambil menangis.

Ciri yang paling mudah untuk mendeteksi kolik adalah aturan “3” yaitu 3 jam, 3 hari, dan minimal 3 minggu.

Mengatasi kolik: Penyebab bayi menangis terus

1. Cek botol susu

Bila bayi disusui dengan botol, pilihlah botol yang meminimalkan masuknya udara ketika bayi menyusu.

2. Postur tegak ketika menyusu

Dalam kondisi tegak, peluang udara tertelan menjadi lebih sedikit dibandingkan postur tubuh yang membungkuk.

3. Menyusu dengan tenang

Susui bayi dalam kondisi belum terlalu lapar. Bayi yang kelaparan cenderung menyusu terlalu lahap sehingga banyak meminum udara. Redupkan pencahayaan supaya ia tenang ketika menyusu.

4. Sering menyendawakan bayi

Setiap meminum 30 ml susu, sendawakan bayi. Bila menyusu dari payudara, sendawakan ketika akan beralih payudara atau setiap 15-20 menit sekali.

5. Coba hentikan beberapa jenis makanan

Mungkin bayi Anda sensitif terhadap salah satu bahan makanan yang Bunda makan. Cobalah hentikan produk-produk susu (susu sapi, yogurt, keju) beberapa minggu dan lihat pengaruhnya pada bayi.

Protein dari susu sapi yang terdapat pada makanan tersebut baru akan hilang dari ASI setelah beberapa minggu. Bila tidak ada perbaikan, berarti bayi tidak sensitif terhadap susu sapi.

Jika memang ternyata bayi sensitif terhadap susu sapi, susu formula yang digunakan tidak boleh mengandung laktosa.

Bila penyebab bayi menangis terus masih belum ditemukan, coba lakukan hal yang sama terhadap makanan pedas, gandum, kacang, stroberi, kol, kembang kol, brokoli, bawang putih, kafein, alkohol, hingga menemukan makanan yang membuat bayi sensitif.

Untuk makanan-makanan ini, kita tidak perlu menghentikannya beberapa minggu karena beberapa hari saja sudah cukup untuk melihat reaksinya terhadap bayi.

6. Minum obat

Obat untuk mengatasi kolik dijual bebas di apotek. Walaupun khasiatnya belum terbukti efektif, tidak ada salahnya dicoba asalkan berkonsultasi dulu dengan dokter anak.

 

Referensi: WebMD, Babycenter, What to Expect.

Baca juga:

Kolik pada bayi; Penyebab, cara mengatasi serta pencegahannya