Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

Si kecil sudah MPASI dan ingin berkreasi dengan menunya? Boleh saja bun, tapi jangan diberi gula dan garam dulu ya sebelum ia berusia 1 tahun!

Tidak sedikit para ibu yang mulai memberikan tambahan bumbu pada makanan anaknya begitu si kecil mulai MPASI. Alasannya satu, “kasihan makan lauk rasanya hambar”. Padahal, bayi di bawah 1 tahun tidak tahu bedanya lho! Karena itulah, penggunaan gula dan garam sebaiknya dihindari sampai anak berusia 1 tahun.

Mengapa garam tidak diberikan pada bayi di bawah 1 Tahun?

Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

  1. Kebutuhan garam pada bayi  kurang dari 1 gram per hari. Sementara di dalam ASI ataupun susu formula, terdapat 0.4 gram kandungan sodium yang sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya
  2. Selama 6 bulan, bayi hanya menerima 1 rasa yaitu ASI, jenis menu apapun yang Anda berikan padanya akan menjadi rasa yang baru baginya
  3. Terlalu banyak kadar garam dalam tubuh bayi bisa menyebabkan kerja ginjal menjadi berat. Hal ini bisa meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit ginjal di saat dewasa

Setelah bayi mulai makan makanan padat di usia enam bulan, Bunda tidak perlu menambahkan garam ke dalam makanan bayi, bahkan meski Anda merasa rasanya hambar. Dan berhati-hatilah untuk tidak memberikan makanan siap saji yang tidak dibuat khusus untuk bayi. Makanan seperti sereal sarapan untuk dewasa, keju, butter, dan lainnya, bisa mengandung banyak garam.

Sedangkan makanan bayi komersial, seperti sereal bayi, memiliki kandungan garam yang sangat rendah, karena garam tidak ditambahkan selama pemrosesan.

Sangat penting untuk tidak membingungkan indra pengecap bayi dengan makanan yang ditujukan untuk balita atau anak yang lebih besar. Makanan untuk balita dan anak-anak yang lebih besar bisa jadi merupakan makanan yang diproses dan memiliki kandungan garam yang lebih tinggi, sehingga tidak cocok untuk bayi.

Saat anak sudah diatas usia 1 tahunpun, sebaiknya bunda tetap membatasi pemberian garam pada si kecil untuk menjaga kesehatannya. Menurut panduan dari Scientific Advisory Committee on Nutrition (SACN). Inilah batas maksimum kadar garam dalam tubuh si kecil sesuai usianya:

  • 0-12 bulan, kurang dari 1 gram (0,4 gram sodium)
  • 1-2 tahun, 2 gram (0,8 gram sodium)
  • 4-6 tahun, 3 gram (1,2 gram sodium)
  • 7-10 tahun, 5 gram (2 gram sodium)
  • 11 tahun keatas, 6 gram (2,4 gram sodium)

Bagaimana dengan gula?

Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

Sama seperti halnya garam, gula juga dilarang untuk bayi di bawah 1 tahun. Namun banyak orangtua yang salah paham, tidak memberikan gula bukan berarti tidak memberi anak makanan manis sama sekali.

Gula yang dimaksud ialah gula buatan yang dibuat lewat proses kimiawi seperti gula pasir, atau gula pada makanan kemasan.

Badan Kesehatan Dunia WHO menyebut bahwa gula tambahan merupakan bahan yang tidak boleh ditambahkan ke makanan yang dipasarkan untuk bayi. Disebutkan oleh para ahli bahwa kandungan gula tambahan dalam makanan bayi bisa membuat anak lebih suka makanan manis sepanjang hidup mereka. 

Konsumsi gula jenis ini berbahaya untuk si kecil karena alasan sebagai berikut:

  1. Gula dibuat dengan melalui berbagai tahap penyulingan di pabrik dan menggunakan bahan kimia yang bisa berbahaya untuk bayi
  2. Konsumsi gula di usia dini bisa menyebabkan kerusakan pada gigi
  3. Kadar gula yang tinggi di dalam darah bisa menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh
  4. Penelitian menunjukkan, anak yang sering mengonsumsi gula lebih mudah terkena diabetes dan obesitas kelak.

Pada 2010, para peneliti di University of Calgary di Kanada menemukan bahwa lebih dari setengah makanan yang dipasarkan untuk bayi dan balita memiliki 20 persen kalori yang berasal dari gula.

Sebuah studi tahun 2015 yang dilakukan para peneliti di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York dan Keck School of Medicine di University of Southern California juga menemukan bahwa 74 persen dari susu formula bayi, sereal sarapan, makanan kemasan, dan yogurt memiliki 20 persen atau lebih kalori yang berasal dari gula tambahan.

Bahan alami pengganti gula dan garam

Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

Tidak sulit mencari bahan pemanis alami karena alam telah memberikannya untuk kita. buah-buahan seperti pisang dan pepaya memiliki rasa manis yang disukai oleh bayi. Bahkan, pisang bisa dibuat berbagai resep makanan untuknya seperti kue ulang tahun bebas gula yang satu ini. Sementara untuk madu, Anda bisa berikan ke anak setelah ia berusia satu tahun, ini alasannya.  Untuk garam, rasa asin gurih bisa Anda dapatkan dari kaldu ayam buatan rumah atau rempah seperti kunyit dan kayu manis.

 

Referensi: Babycentre, Healthline

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Febby

app info
get app banner