TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua, Waspada Bisa Berujung Pertengkaran

Bacaan 4 menit
3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua, Waspada Bisa Berujung Pertengkaran

Merasa terkekang, jadi salah satu penyebab anak suka melawan orang tua

Pertengkaran dalam keluarga sering kali dimulai saat anak suka melawan orang tua. Memasuki usia remaja antara 12-18 tahun, anak-anak memang mulai menunjukkan keinginannya. Terkadang keinginan mereka bertolak belakang dengan kehendak orang tua.

Banyak hal yang mungkin menjadi alasan seorang anak terus-menerus melawan dan membantah orang tua. Tentu bukan karena mereka anak pembangkang.

Berikut sejumlah alasan anak suka melawan dan menyebabkan pertengkaran. 

Artikel Terkait: Pentingnya Menerapkan Body Image Positif pada Praremaja, Bisa Memengaruhi Psikologis

Pertengkaran antara Anak dengan Orang Tua dan Kualitas Tidur 

anak suka melawan orang tua

Sumber: freepik

Melansir New York Post, sebuah survei yang dilakukan OnePoll atas nama Sleepopolis, survei terhadap 2.000 orang tua dengan anak-anak berusia 2-18 tahun meneliti pertengkaran yang dihadapi orang tua dengan anak-anak mereka dan bagaimana kualitas tidur turut terlibat. 

39% orang tua mengatakan mereka melewati periode waktu di mana mereka terus-menerus bertengkar dengan anak, dan orang tua mengatakan 12 adalah usia yang paling argumentatif. Seiring bertambahnya usia anak-anak, jenis pertengkaran orang tua dengan mereka juga berubah. 

Selanjutnya, 43 persen orang tua mengatakan kurang tidur berkontribusi pada jumlah atau keparahan pertengkaran yang mereka alami dengan anak-anak mereka. Sebanyak 53% orang tua melaporkan pertengkaran terjadi pada sore atau malam hari.

“Survei menyoroti bagaimana jumlah pertengkaran meningkat ketika orang merasa  lelah –baik itu orang tua atau anak-anak,” kata Logan Block, direktur konten di Sleepopolis. 

“Jika memungkinkan, penting untuk pergi tidur, mengambil kesempatan untuk menenangkan diri dan mengatasi masalah dengan mata segar di pagi hari,” ungkapnya lagi. 

Dua pertiga orang tua akhirnya percaya bahwa suasana hati anak mereka akan membaik jika mereka tidur lebih banyak.

Artikel Terkait: Anak Sering Mengeluh, Apa Penyebabnya? Ini Penjelasan Psikolog

3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua 

Pertengkaran orang tua dengan anak sering kali menjadi permasalahan keluarga yang menguras hati dan pikiran. Anak, terutama yang memasuki usia remaja, merasa dirinya mampu untuk membuat keputusan sendiri. Sebaliknya, orang tua merasa anaknya masih belum dewasa untuk memilih cara hidupnya. 

Masing-masing pihak memiliki keinginan yang tidak sejalan. Hasilnya, anak selalu melawan setiap perkataan orang tuanya. Mengutip Kids Health, ada beberapa hal yang mendasari anak selalu melawan orang tuanya, antara lain: 

1. Anak Merasa Dikendalikan Orang Tua 

anak suka melawan orang tua

Sumber: freepik

Banyak hal yang diatur orang tua sejak seorang anak lahir. Mulai dari pakaian yang dikenakan, makanan yang dimakan, kapan ia harus mandi, dan saat bermain.

Tentu saja, hal tersebut merupakan sesuatu yang baik karena mereka belum cukup dewasa untuk mengurus diri sendiri dan membuat keputusan yang hati-hati sendiri. Namun, seiring bertambahnya usianya, anak-anak akhirnya menjadi remaja.

Ia mengembangkan identitasnya sendiri terpisah dari orang tuanya. Sangat normal jika remaja menciptakan pendapat dan pemikirannya sendiri.

2. Orang Tua Kesulitan Menyesuaikan Diri 

Saat anak berubah dan tumbuh menjadi orang baru yang membuat keputusannya sendiri, orang tua mungkin kesulitan menyesuaikan diri. Di sebagian besar keluarga, penyesuaian inilah yang dapat menyebabkan banyak pertengkaran antara remaja dan orang tua. 

Misalnya, saat tumbuh remaja anak lebih suka menempel gambar poster idolanya dibanding wallpaper gambar hewan yang lucu. Remaja lebih suka nongkrong di mal setelah pulang sekolah. Sementara orang tua berpikir bahwa kegiatan olahraga lebih baik untuk mereka. 

3. Anak Menganggap Orang Tua Tidak Menghormati Pilihannya

3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua, Waspada Bisa Berujung Pertengkaran

Sumber: freepik

Pertengkaran antara seorang remaja dan orang tua memang wajar terjadi. Anak marah karena mereka merasa orang tuanya tidak menghormati mereka.

Mereka juga merasa bahwa orang tua tidak memberikan ruang untuk melakukan hal yang disukai. Hal tersebut sebenarnya tidak tak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah.

Sewajarnya orang tua memang berniat untuk melindungi seberapapun usia anak mereka. 

Artikel Terkait: Anaknya sudah jago mendebat orangtua, ini curhatan Zaskia Mecca

Apa yang Sebaiknya Dilakukan?

3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua, Waspada Bisa Berujung Pertengkaran

Sumber: freepik

Pertengkaran antara orang tua dan anak terjadi di banyak keluarga. Saling menghormati dan memahami tentu menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan ini. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan?

Berikut beberapa hal yang perlu dipahami orang tua agar intensitas pertengkaran berkurang, antara lain: 

Cerita mitra kami
Pentingnya Memulai Kebiasaan Baik, Sarapan Setiap Pagi bersama Anak
Pentingnya Memulai Kebiasaan Baik, Sarapan Setiap Pagi bersama Anak
Tips Belanja Cermat & Hemat Saat Harbolnas 12.12
Tips Belanja Cermat & Hemat Saat Harbolnas 12.12
8 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Muda yang Efektif
8 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Muda yang Efektif
Keterlambatan Perkembangan Umum pada Anak yang Wajib Parents Ketahui
Keterlambatan Perkembangan Umum pada Anak yang Wajib Parents Ketahui
  • Anak juga punya hak: Pertengkaran akan berkurang saat orang tua memahami bahwa remaja memiliki hak dan pendapat yang berbeda dari orang tuanya.
  • Sadari peran masing-masing: Perlu beberapa waktu bagi orang tua dan remaja untuk menyesuaikan diri dengan peran baru mereka.
  • Komunikasi: Berkomunikasilah dengan anak untuk menyelesaikan permasalahan. Berbicara dan mengungkapkan pendapat dapat membantu mencapai kompromi bersama.
  • Orang tua pernah remaja: Ingatlah juga bahwa orang tua juga  pernah remaja. Orang tua tentu bisa memahami apa yang anak lalui. 

Itu dia penjelasan tentang alasan anak suka melawan dan bertengkar dengan orang tua. Komunikasi antara orang tua dan anak sangat penting untuk mengatasi hal ini. Semoga bermanfaat!

Baca Juga:

Depresi pada Remaja Meningkat, Benarkah Efek Media Sosial?

Hasil Penelitian : Remaja Masa Kini Lebih Baik Dari Remaja Masa Lalu

Mengapa Remaja Suka Memberontak?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Praremaja
  • /
  • 3 Penyebab Anak Suka Melawan Orang Tua, Waspada Bisa Berujung Pertengkaran
Bagikan:
  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • 9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

    9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • 9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

    9 Ciri Fisik Pubertas pada Anak Perempuan, Parents Wajib Tahu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti