TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Benarkah Anak Jalan Jinjit Berkaitan dengan Tanda Autisme? Ini Ulasannya

Bacaan 5 menit
Benarkah Anak Jalan Jinjit Berkaitan dengan Tanda Autisme? Ini Ulasannya

Kapan Parents harus waspada? Ini dia ulasan lengkapnya untuk Anda.

Orangtua sering khawatir ketika anak-anak mengalami fase berjalan jinjit, karena diyakini secara luas bahwa hal tersebut merupakan tanda gangguan perkembangan, bahkan autisme. Lalu, apakah benar mitos anak jalan jinjit tersebut?

Parents, benar bahwa kelainan seperti itu bisa terjadi diawali dari perilaku ini. Namun, penting untuk dipahami bahwa beberapa tingkat berjalan berjinjit normal untuk anak-anak hingga usia 5 tahun.

Pada artikel ini, TheAsianparent akan mitos tentang mitos berjalan berjinjit dan ulasan yang mendukung fakta bahwa itu adalah menjadi normal dari perkembangan anak. Dengan memahami kebenaran di balik mitos ini, orangtua diharapkan dapat merasa lebih percaya diri dengan perkembangan anak dan lebih siap untuk mengenali tanda-tanda peringatan yang sebenarnya.

Artikel Terkait: 3 Mitos dan Fakta Imunisasi Anak yang Perlu Parents Ketahui, Jangan Ragu Vaksinasi!

Penjelasan Mitos Anak Jalan Jinjit dan Ulasan Faktanya

Berjalan berjinjit merupakan fase umum perkembangan di masa kanak-kanak. Berlawanan dengan kepercayaan populer, hal ini bukanlah tanda gangguan perkembangan atau bahkan autisme. Sebaliknya, itu adalah bagian normal dari perkembangan fisik seorang anak, biasanya terjadi antara usia 2 dan 5 tahun.

Selama periode ini, sangat umum bagi seorang anak untuk berjalan jinjit karena mereka terbiasa dengan melatih keseimbangannya sendiri. Fase yang biasanya berlangsung singkat ini biasanya akan hilang pada saat anak berusia 5 tahun.

Apakah Menjadi Tanda Gangguan Perkembangan?

Anggapan bahwa berjalan jinjit menjadi salah satu gangguan perkembangan merupakan kesalahpahaman umum. Bahkan, hal ini merupakan bagian alami dari proses perkembangan anak dan biasanya terjadi antara usia dua dan lima tahun. Selama periode ini, sebagian besar anak akan bereksperimen dengan berjalan berjinjit saat mereka belajar berjalan dan mengembangkan keterampilan motoriknya.

Tahap ini biasanya akan berlalu sebelum anak berusia lima tahun. Namun jika terus berlanjut, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan bahwa ini bukan pertanda masalah yang lebih serius.

Faktor yang Menyebabkan Jalan Jinjit

Berlawanan dengan mitos yang mengatakan bahwa jalan jinjit merupakan tanda gangguan perkembangan atau autisme, sebenarnya ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan anak berjalan dengan kaki. Faktor tersebut yakni kemampuan otot kaki yang lemah, otot kaki kencang, preferensi berjalan dengan jari kaki, dan kondisi neurologis yang disebut Cerebral Palsy.

Otot kaki yang lemah dapat menyebabkan anak berjalan dengan jari kaki karena otot pergelangan kaki tidak memiliki kekuatan untuk menopang berat badannya, sehingga memaksanya untuk mengimbanginya dengan berjalan dengan jari kaki.

Otot kaki yang kencang dapat menyebabkan anak berjalan dengan jari kaki. Hal ini karena ototnya terlalu kencang untuk memungkinkan kaki menggelinding dari tumit ke ujung kaki.

Seorang anak mungkin juga lebih menyukai berjalan dengan jari kaki karena sensasi sensorik berbeda dari berjalan dengan seluruh kaki. Terakhir, Cerebral Palsy dapat menyebabkan anak berjalan dengan bertumpu pada jari kaki akibat gangguan kontrol motorik pada otot.

Artikel Terkait: 10 Mitos dan Fakta Autisme pada Anak, Parents Wajib Tahu!

Sampai Kapan Biasanya Anak Berjalan Jinjit?

Umumnya, anak-anak berusia antara 18 bulan dan 5 tahun akan berjalan jinjit. Hal ini karena kaki mereka masih berkembang dan belum terbentuk sempurna.

Selian itu, umum bagi seorang anak untuk berjalan jinjit dalam waktu singkat saat mereka belajar menyeimbangkan dan mengendalikan tubuhnya. Setelah usia tersebut, anak biasanya akan menghentikan perilaku ini karena kakinya menjadi lebih kuat dan keseimbangannya menjadi lebih terkontrol.

Parents tidak perlu khawatir jika anak berjalan berjinjit, karena ini pertanda otot mereka tumbuh. Sebaliknya, Parents sebaiknya fokus memantau perkembangan anak dan memastikan bahwa si kecil mereka memenuhi tugas perkembangan untuk usia mereka.

Membantu Anak Berhenti Berjalan Jinjit

Jika Parents khawatir dengan anak yang berjalan berjinjit, ada beberapa tindakan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu.

  • Pertama, dorong mereka untuk melakukan aktivitas yang memperkuat pergelangan kaki dan kakinya, seperti melompat dan menyeimbangkan.
  • Kedua, berikan mereka alas kaki mendukung yang akan membantu mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berjalan.
  • Jika berjalan berjinjit tetap dilakukan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Penting untuk memantau kebiasaan anak berjinjit dan mencari pertolongan medis jika kebiasaan itu berlanjut. Seorang anak harus mendapat perhatian medis jika mereka terus berjalan berjinjit setelah usia 5 tahun.

Jika anak juga menunjukkan tanda-tanda gangguan perkembangan lainnya seperti postur tubuh yang buruk, kesulitan berbicara, atau kesulitan keterampilan motorik, maka penting untuk segera cari pertolongan medis. Selain itu, jika anak mengalami nyeri atau ketidaknyamanan saat berjalan berjinjit, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel Terkait: 10 Mitos Nutrisi yang Bisa Menghambat Tumbuh Kembang Anak, Jangan Keliru!

Jadi, mitos anak jalan jinjit sebaiknya tidak membuat Parents cemas. Sebab, berjalan jinjit adalah bagian alami dari perkembangan anak yang tidak boleh disalahartikan sebelum konsultasi dengan dokter.

Saat anak-anak menjadi lebih percaya diri dengan kemampuan berjalan, si kecil secara alami akan mulai berjalan dengan kaki tanpa jinjit. Namun, penting untuk tetap waspada terhadap perkembangan anak dan berkonsultasilah dengan dokter untuk meredakan kekhawatiran.

****

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur

Jangan keliru, ini 5 mitos dan fakta tumbuh kembang anak yang perlu diketahui

Ibu Menyusui Minum Es Bikin Anak Pilek, Mitos atau Fakta?

7 Ciri-Ciri Hamil Anak Laki-Laki yang Akurat 100 Persen, Benarkah atau Sekadar Mitos?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

Diedit oleh:

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Tumbuh Kembang
  • /
  • Benarkah Anak Jalan Jinjit Berkaitan dengan Tanda Autisme? Ini Ulasannya
Bagikan:
  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti