TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

Bacaan 7 menit
7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

Tahukah Anda ada berapa jenis kebaya di Indonesia dan berasal dari daerah mana sajakah busana tersebut? Simak penjelasannya di sini!

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Kebaya merupakan salah satu pakaian adat untuk perempuan yang berasal dari beberapa suku di Indonesia. Jenis pakaian ini kemudian dijadikan pakaian nasional perempuan di Tanah Air yang kerap dikenakan di hari-hari besar. Lalu, ada berapa jenis kebaya yang ada di Indonesia?

Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. Lengkap dengan sejarah dan asal-usulnya!

Artikel Terkait: 13 Anak Artis Pakai Kebaya Khas Nusantara, Gemas Banget!

Daftar isi

  • Seperti Apa Sejarah dan Asal-usul Kebaya?
  • Apa Saja Jenis Kebaya Tradisional Indonesia?

Seperti Apa Sejarah dan Asal-usul Kebaya?

7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

(Foto: Indozone)

Kebaya berasal dari bahasa Arab, ‘Abaya’, yang artinya ‘jubah’ atau ‘pakaian longgar’. Berdasarkan penelusuran sejarah, konon bentuk awal baju tradisional ini mengikuti busana para permaisuri dan selir raja di Kerajaan Majapahit.

Pada abad ke-9 sebelum budaya Islam masuk, masyarakat Jawa masih mengenakan kain dan kemben di bagian dada.

Saat budaya Islam masuk, dilakukanlah penyesuaian dengan menutup area dada tersebut.

Awalnya, hanya dibuat semacam outer dari kain tipis yang digunakan untuk menutupi bagian belakang tubuh, bahu, dan lengan.

Maju ke abad 15-16, wanita Nusantara mulai mengenakan kebaya, tapi hanya priyayinya saja. Namun, seiring bertambahnya waktu, pakaian tradisional ini mulai dikenakan semua golongan.

Dulunya, kebaya merupakan pakaian yang dikenakan wanita Indonesia sehari-hari, khususnya mereka yang tinggal di Pulau Jawa.

Namun kini, pakaian ini hanya dipakai di hari-hari istimewa si pemakainya atau di acara-acara hari besar Nasional.

Artikel terkait: Rumah Kebaya, Rumah Adat Suku Betawi yang Unik dan Kaya Nilai Filosofi

Apa Saja Jenis Kebaya Tradisional Indonesia?

Jenis kebaya tradisional Indonesia di antaranya ada kebaya Jawa, encim betawi, kutubaru, solo, Bali, Madura, hingga janggan. Tiap jenisnya memiliki karakteristik berbeda, mulai dari bentuk, detail, aksesori, hingga warna. 

Berikut ini penjelasan lengkapnya:

1. Kebaya Jawa

kebaya

Kebaya Jawa berkiblat dari model baju tradisional Surakarta atau Solo atau Keraton Yogyakarta.

Oleh karena itu, pakaian tradisional ini dikenal juga sebagai Kebaya Jogja.

Kebaya Jawa merupakan salah satu busana klasik klasik yang berasal dari Jawa Tengah, di mana dulunya hanya kalangan keraton atau bangsawan saja yang bisa mengenakannya.  

Bahan yang digunakan biasanya terbuat dari kain yang halus, seperti sutera, brokat, atau nilon.

Detail pada motifnya juga sederhana, hanya berupa bordiran pita emas yang mengelilingi lengan, leher, depan dada, hingga ke bawah baju.

Lehernya berbentuk V dengan bagian kancing depan yang terlihat mengunci rapat dan bagian depan, bawahnya meruncing. Panjangnya sampai di bawah panggul bahkan ada yang sampai ke lutut.

Sebelum mengenakan pakaian ini, si pemakainya harus menggunakan dalaman yang disebut kemben terlebih dulu karena bahan kebaya Jogja biasanya sangat tipis.

Kemben pada busana ini kemudian diperkuat lagi dengan melilitkan stagen di bagian perut. Di Jawa, stagen ini biasa disebut kain tapih pinjung atau kain jarik yang bermotif batik.

Melansir Kompas, jurnal Perubahan Nilai dan Filosofi Busana Kebaya di Jawa Tengah (2019) yang ditulis Ratna Endah Dkk, pemakaian busana tradisional ini dipadukan dengan batik atau kain (wiru) panjang dari pinggang hingga mata kaki.

Namun, ujung wirunya harus menampakkan warna putih (bagian yang tidak dibatik) saat dilipat.

2. Kebaya Solo

7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

Banyak orang yang sulit membedakan antara kebaya Jawa dengan kebaya Solo.

Pada kebaya khas Solo, tidak ada motif pita emasnya. Selain itu, jika baju dikancingkan, bagian bawah depan baju juga tidak mengerucut.

Yang berbeda lagi, kebaya Solo hanya menggunakan tiga warna dasar, yaitu hitam, cokelat, dan kuning dengan motif bunga-bunga di seluruh baju.

Pada kain, wirunya tidak boleh ada yang berwarna putih. Dalam artian, seluruh bagian wiru harus dibatik.  

3. Kebaya Betawi atau Encim

kebaya

Kebaya Encim merupakan baju tradisional yang berasal dari Betawi di mana bentuknya perpaduan budaya atau akulturasi budaya dari budaya Betawi dan Tionghoa, yakni baju Melayu dan baju Shanghai.

Bahan baju encim ini terbuat dari kain katun atau organdi yang dihias dengan bordiran bunga atau binatang di bagian kerahnya yang berbentuk V serta bagian perut hingga ke bawah baju.

Busana ini termasuk salah satu busana yang cukup tua umurnya, dan sudah ada sejak 500 tahun yang lalu.

Nama ‘encim’ sendiri berasal dari bahasa Hokkien, salah satu etnis Tionghoa yang banyak tinggal di Jakarta, yang artinya ‘bibi’.

“Oh, kebaya yang dipakai si Encim, lama-lama disebutnya kebaya Encim,” kata Antropolog Diyah Wara, melansir Journey of Indonesia, menerangkan asal-usul nama Kebaya Encim.

Dulunya pakaian encim ini hanya dikenakan oleh perempuan yang berasal dari golongan menengah atas, entah itu masyarakat pribumi, keturunan Tionghoa, atau orang Eropa yang tinggal di Nusantara. Namun sekarang, siapa saja bisa memakainya.

Warna-warna pada baju Encim umumnya cerah, seperti pink, biru langit, kuning, toska, dan lainnya. Tiap warna ini mengandung makna yang berbeda.

Kebaya dari budaya Jawa lebih terpengaruh dari noni-noni peranakan Belanda yang berwarna putih dan menggunakan renda.

Misalnya saja putih-biru yang bagi orang Tionghoa dilambangkan sebagai kedukaan atau berkabung.

Meski demikian, warna ini merupakan warna favorit noni-noni Belanda di masa itu.

Artikel terkait: 6 Artis Kenakan Kebaya Rayakan Galungan, Anggun dan Menawan!

4. Kutubaru

kebaya

Cerita mitra kami
5 Produk Perawatan Anak Rekomendasi di 2024, Jaga Kulit Sensitifnya Tetap Sehat
5 Produk Perawatan Anak Rekomendasi di 2024, Jaga Kulit Sensitifnya Tetap Sehat
Ingin Si Kecil Sukses Hadapi Tantangan Masa Depan? Bekal Ini Mam dan Pap Perlu Siapkan
Ingin Si Kecil Sukses Hadapi Tantangan Masa Depan? Bekal Ini Mam dan Pap Perlu Siapkan
Jarang Disadari, Inilah 'Skincare' Paling Penting untuk Menghidrasi Kulit Sepanjang Hari
Jarang Disadari, Inilah 'Skincare' Paling Penting untuk Menghidrasi Kulit Sepanjang Hari
Jangan mengaku cinta bumi kalau Parents belum lakukan 3 hal sederhana ini!
Jangan mengaku cinta bumi kalau Parents belum lakukan 3 hal sederhana ini!

Model baju tradisional ini sempat tren setelah tahun 2015. Awalnya, modelnya banyak dikenakan oleh wanita paruh baya saja, tapi kemudian perempuan muda juga ikut berlomba-lomba mengenakannya.  

Bedanya kebaya kutubaru dengan yang lain adalah tambahan kain di bagian dada yang menghubungkan bagian depan kiri dan kanan layaknya sambungan.

Untuk mempermanis tampilan, biasanya si pemakai akan menambahkan bros di bagian dadanya.

Tambahan kain di depan ini dalam dunia jahit-menjahit disebut sebagai bef.

5. Kebaya Bali

7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

Pakaian tradisinoal yang dipakai di Bali ini punya ciri khas yang lebih unik lagi.

Seperti busana tradisional Jepang, kebaya Bali digunakan dengan tambahan obi pada bagian pinggangnya. Ini mempertegas bentuk pinggang dan menambah kesan anggun pada si pemakainya.

Sementara sebagai bawahan, Anda bisa menambahkan kamen atau rok dari lilitan kain yang ditenun.

Warna pada baju tradisional ini biasanya berwarna cerah, Bunda. Ini menggambarkan keanggunan dan kecerian perempuan-perempuan Bali.

Selendang yang dililitkan di bagian perutnya juga memiliki makna tersendiri, yaitu harapan agar perempuan Bali mampu menjaga rahimnya dan menjauhi hal-hal negatif yang dapat menimbulkan keburukan.

Artikel terkait: 5 Selebriti Curi Perhatian Saat Gunakan Kebaya Bali, Intip Yuk

6. Kebaya Madura

7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!

Busana tradisional untuk wanita Madura disebut kebaya Rancongan dan baju aghungan.

Karakter dari busana khas Madura ini hampir serupa dengan kebaya pada umumnya. Model pas di badan, berlengan panjang, warnanya terang (merah, biru, hijau) dan dilengkapi stagen atau odhet yang diikat di bagian perut. Bagian bawahnya menggunakan sarung batik bermotif lasem, storjan, atau tabiruan.

Untuk menyempurnakan tampilan, bersama baju aghungan juga dikenakan kalung brodong, yaitu kalung emas berbentuk rentengan biji jagung, juga shelter penthol atau giwang emas. Pada bagian dada disematkan hiasan emas berupa perahu berundak tiga.

Selain Kebaya Rancongan ada juga Kebaya Bengkal yang berasal dari Kabupaten Bangkalan. Bahannya dari beludru bersulam benang emas dengan merah sebagai warna dasar kain.

Motifnya polos dan bentuknya pendek. Sebagai bawahan digunakan songket berbahan sutra merah bermotif kotak-kotak.

7. Kebaya Janggan

Jenis kebaya janggan

Kebaya janggan adalah jenis kebaya tradisional Jawa yang biasanya digunakan oleh perempuan di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta

Ciri khas dari jenis kebaya janggan adalah memiliki lengan panjang dan warnanya gelap untuk menggambarkan ketegasan dan kesederhanaan.

Tidak hanya kain, kebaya janggan juga bisa dipadukan dengan rok hingga menampilkan gaya lebih modern. Seperti halnya yang digunakan oleh aktris Chelsea Islan saat tampil di karpet merah Cannes Film Festival 2025.

Artikel Terkait: 5 Inspirasi Outfit Kebaya ala Tara Basro, Tampil Elegan dan Kasual

Bagaimana dengan Bunda, ada berapa jenis kebaya yang Anda miliki saat ini di lemari?

***

Baca juga:

Tak Hanya Elegan, 6 Pakaian Adat Jawa Tengah Lambang Kekayaan Khazanah Budaya

10 Potret Menawan Selebriti Maternity Shoot dengan Baju Tradisional Indonesia

10 Potret Gemas Anak Artis Pakai Baju Adat Jawa

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • 7 Jenis Kebaya yang Ada di Indonesia, Punya Ciri Khas Masing-masing!
Bagikan:
  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

    26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

    26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti