Belajar menjadi ibu baru? 4 tips ini bisa Bunda tiru!

lead image

Perasaan campur aduk pertama kali tahu bahwa positif hamil. Bunda, jangan panik!

Belajar menjadi ibu baru memang penuh tantangan. Baik saat momen pertama kali tahu positif hamil atau memulai kehidupan yang berbeda setelah melahirkan, rasanya sangat luar biasa! Perasaan rasanya campur aduk, senang, sedih, bahkan banyak pertanyaan tentang apa yang seharusnya dipilih atau dilakukan.

Nah, agar Bunda tidak stres dan mudah khawatir, theAsianparent punya beberapa tips untuk Bunda yang baru saja hamil atau melahirkan. Intinya, jangan panik ya, Bunda!

1. Perbanyak referensi tentang parenting

Ibu baru mencari informasi seputar parenting.

Memiliki peran baru, tentunya juga harus ada asupan ilmu yang diperbaharui. Perbanyak referensi Bunda tentang parenting, pola asuh, kesehatan diri dan bayi, hingga peran Bunda sebagai ibu dalam keluarga.

Bunda bisa memperbanyak referensi melalui buku, seminar, membaca jurnal atau penelitian terbaru, hingga sharing session dengan ahli atau sesama Bunda lainnya. Dengan begitu, belajar menjadi ibu baru pun akan semakin menyenangkan!

2. Konsultasi dengan ahli

Ibu hamil berkonsultasi dengan dokter.

Jangan lupa, validasikan pengetahuan yang Bunda dapatkan ke ahli terkait, seperti dokter, psikolog, ahli parenting, konsultan laktasi, dan para ahli di bidang lainnya.

Dengan demikian, Bunda bisa mendapatkan wawasan yang lebih meyakinkan untuk diaplikasikan dalam kehidupan Bunda nantinya, termasuk untuk anak-anak dan keluarga.

3. Belajar menjadi ibu baru, tapi jangan lupa me time

Ibu baru harus me-time dengan anaknya.

Meski rasanya banyak hal yang perlu dilakukan, me-time nggak ada salahnya, kok, Bunda! Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas emosi dan pikiran Bunda supaya tidak mudah stres.

Melakukan hobi adalah langkah  paling tepat. Bunda juga bisa mencari kesibukan lain dengan melakukan hal bermanfaat seperti mengikuti gathering atau pertemuan besar komunitas parenting, bergabung dengan komunitas sosial, atau yang paling bikin bahagia adalah… berburu diskon dan belanja!

4. Sharing dengan sesama Bunda

Bunda saling berbagi cerita mengenai kesehatan saat hamil.

Hasil polling theAsianparent menunjukkan lebih dari 60% Bunda lebih nyaman berbagi cerita dengan sesama Bunda lainnya. Bunda bisa bertukar cerita seputar motherhood dan parenting dengan Bunda lain yang lebih berpengalaman, atau yang sama-sama baru memiliki pengalaman sebagai seorang ibu.

Kalau Bunda suka berinteraksi dengan banyak orang untuk mendapatkan wawasan, Bunda bisa bergabung ke komunitas parenting atau komunitas ibu-ibu, lho.

Tips menjadi ibu baru, bergabung ke komunitas parenting di Indonesia

Saat ini, ada banyak sekali komunitas parenting yang ada di Indonesia, Bunda bisa memilih mana yang paling tepat dan sesuai dengan pilihan Bunda.

Komunitas ibu muda.

Bahkan, tak cuma dari lembaga sosial dan juga komunitas yang berdiri secara mandiri, banyak juga, lho, komunitas parenting yang dibentuk khusus oleh brand-brand ternama di Indonesia sebagai bentuk loyalty program bagi para konsumennya.

Misalnya, beberapa produk susu atau makanan bayi memiliki komunitas atau klub orangtua yang bisa diikuti. Atau, bagi ibu hamil dan menyusui bisa juga bergabung dengan Mama’s Choice VIP Club dari brand Mama’s Choice. Biasanya, komunitas-komunitas ini pendaftarannya sangat mudah dan tanpa dipungut biaya, lho.

Bergabung dengan komunitas dapat memberikan banyak keuntungan bagi para ibu baru. Beberapa diantaranya adalah:

  • Ilmu gratis tentang parenting dan kesehatan ibu serta bayi.
  • Konsultasi dengan dokter dan para ahli.
  • Informasi menarik tentang produk baik dari segi promosi, diskon, dan penawaran lainnya.
  • Teman-teman baru untuk bertukar cerita seputar motherhood.

Sangat menarik, bukan?

Jadi, tunggu apa lagi? Cari komunitas parenting yang tepat untuk Bunda sekarang dan daftarkan segera. Klik di sini jika Bunda tertarik untuk bergabung!

 

Bagaimana Bunda, apakah Anda sudah melakukan hal-hal di atas?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

intan