5 Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak cerdas pastinya adalah harapan semua orang tua. Mari simak beberapa tips praktis berikut untuk meningkatkan kecerdasan anak sejak dini.

 

Bagaimana tips meningkatkan kecerdasan anak?

Bagaimana tips meningkatkan kecerdasan anak?

Setiap orang tua pasti mendambakan anaknya tumbuh sehat dan cerdas secara optimal. Perlu diketahui bahwa kecerdasan anak berasal dari 50-80% genetik atau bawaan.

Berbagai cara tentunya telah dilakukan oleh para orang tua dari memberikan nutrisi yang sehat, melakukan tes minat atau bakat pada anak, memasukkan anak di kursus yang sesuai dengan minat anak atau menyekolahkan anak di sekolah yang ternama.

Baca juga: Step by Step Mengenal Bakat Anak

Mari kita telusuri lebih dalam lagi beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua sejak anak berusia sedini mungkin, bahkan sejak dalam kandungan untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak.

Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

 1. Memenuhi kebutuhan biologis anak

Tentunya ini adalah faktor yang sangat mendasar yang dibutuhkan seorang anak dalam tumbuh kembangnya baik secara fisik dan mental termasuk kecerdasan anak. Yang pasti harus diperhatikan adalah asupan nutrisi, baik dari makanan dan minuman yang dikonsumsi anak haruslah sehat dan seimbang.

Kebutuhan primer lainnya seperti pakaian dan rumah yang bersih juga harus dipenuhi. Selain itu, imunisasi bagi anak harus diberikan sesuai dengan tahap dan waktu yang sesuai bagi perkembangan anak. Pengobatan tentunya juga diperlukan bila anak menderita suatu penyakit sehingga tidak berkepanjangan.

2. Berikan kasih sayang

Ternyata cinta dan kasih sayang dapat meningkatkan kecerdasan anak. Sebuah penelitian telah mengungkapkan hubungan antara kasih sayang dengan meningkatnya perkembangan otak pada anak.

Lakukanlah interaksi sesering mungkin dengan anak disertai dengan kontak mata. Orang tua juga harus mengenali potensi anak yang mungkin berbeda dari saudara kandungnya dan usahakanlah untuk tidak membandingkan karena setiap anak adalah unik.





Batita Pra Sekolah Praremaja Usia Sekolah