TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Viral! Tak Sempat Ditangani Dokter karena Harus Rapid Test, Bayi Ini Meninggal

Bacaan 4 menit
Viral! Tak Sempat Ditangani Dokter karena Harus Rapid Test, Bayi Ini Meninggal

Terkiat degan kabar viral ini, pihak rumah sakit pun mengonfirmasi.

Baru-baru ini jagat media sosial diramaikan oleh salah satu berita terkait kasus bayi yang meninggal dunia di daerah kota Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Diunggah pada laman Facebook, viral video bayi meninggal tersebut telah ditonton dan dibagikan oleh warganet.

Sedihnya, sang bayi meninggal bahkan sebelum bisa tertangani oleh dokter di rumah sakit. Pihak rumah sakit mewajibkan bayi tersebut menjalani rapid test terlebih dahulu, hal inila yang menyebabkanya tak tertangani dengan segera.

Viral Video Bayi Meninggal di Blora

Viral video bayi meninggal di Blora

Di media sosial ramai diberitakan mengenai bayi yang meninggal dunia karena terlambat ditangani pihak rumah sakit.

Salah satu akun bernama Burhan F-four mengunggah sebuah video ke grup ‘info Gilimanuk bersatu’. Ia mengaku kalau korban adalah keponakannya.  Ia pun meluapkan isi hati serta kronologis kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan, sang bayi bernama Alika meninggal dunia pada Selasa, 8 September 2020 pada pukul 05.00. Peristiwa naas tersebut terjadi di Kabupaten Blora, kota Cepu, Jawa Tengah.

Ia mengungkapkan bahwa keponakannya tersebut meninggal dunia pagi hari, sebelum sempat diperiksa oleh dokter.

Artikel Terkait : Bayi Seleb Sosmed Meninggal Mendadak karena SIDS, Jangan Sampai Terjadi pada Bayi Anda

Viral video bayi meninggal di Blora

Inilah isi durjana hati sang paman yang viral di laman media sosial.

“Korban rapid tes. Belum sempat diperiksa sama dokter karena harus rapid dulu. Alhasil tepat tadi pagi jam 05:00 wib tanggal 8 September 2020 tepatnya di Jawa Tengah kab. Blora kota Cepu. Keponakan saya meninggal,” tuturnya.

Dalam keterangannya yang lain, dirinya tak menyalahkan dokter di rumah sakit. Namun, ia berharap agar para dokter bisa melihat situasi serta kondisi pasien.

“Saya tidak menyalahakan para dokter karena semua sudah takdir tuhan. Tapi setidaknya para dokter harus bisa lihat kondisi dan situasi. Saya memposting ini tidak bermaksud cari sensasi di medsos,” tuturnya lagi.

Sebagai seseorang yang baru saja merasakan sedihnya ditinggalkan keluarga, ia pun mengungkapkan harapannya.

“Harapan saya semoga para dokter Indonesia dan menkes bisa lihat dan membaca postingan saya ini dan tidak lagi ada korban rapid. Ya Allah semoga para ikatan dokter dan mentri kesehatan menghapus rapid sebagai syarat admin dll, Ya Allah.

Semoga tenang di alam sana ndok Alika,” tuturnya.

Artikel Terkait : Bayi tiga hari dibiarkan meninggal tanpa perawatan, orangtuanya bilang: “Tuhan tidak membuat kesalahan…”

Pernyataan DKK Blora

Viral video bayi meninggal di Blora

Pihak rumah sakit pun dimintai keterangan mengenai kejadian viral ini.

Terkait dengan viralnya kabar tersebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, dokter Henny Indriyanti pun dikonfirmasi.

Dilansir dari Liputan6, pihaknya mengaku belum menerima laporan mengenai kabar balita yang menjadi korban rapid test di rumah sakit Blora.

“Langsung ke direkturnya aja, saya belum mendapatkan laporan,” kata dokter Henny.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Direktur RSUD dr R Soetijono Blora, dokter Nugroho Adiwarso menungkapkan pernyataannya. Pihaknya dikatakan baru mengetahui kabar viral tersebut dan langsung melacak informasi di rumah sakit.

“Di rumah sakit RSUD dr R Soetijono tidak ada, barusan saya lacak. Yang di Cepu coba, saya nggak tahu yang di sana,” kata Nugroho.

Artikel Terkait : Tragis! Bayi 18 bulan meninggal karena tertimpa boneka beruang, peringatan untuk Parents!

Penjelasan RSUD dr R Soeprapto Cepu

Viral video bayi meninggal di Blora

Kabar ini juga dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit lainnya.

Secara terpisah, Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu, dokter Fatkhur Rokhim turut dimintai keterangan. Ia mengaku baru saja ditelepon oleh dr Nugroho Adiwarso mengenai kabar viral tersebut.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

“Tadi seharian saya di kantor tidak dapat informasi. Ini saya lacak dulu di catatan-catatan UGD,” kata Fathur.

Menurutnya, rapid test memang sebaiknya dikakukan terlebih dahulu bila ada pasien rawat inap maupun saat hendak masuk UGD. Di sisi lain, bila pasien menjalani rawat jalan, tidak diperlukan rapid test.

“Pada dasarnya begitu. Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko-risiko,” ucapnya, melalui sambungan selular.

Artikel Terkait : Kisah Pilu: Bayi Meninggal karena Asap Rokok di Acara Aqiqah, Peringatan bagi Semua Perokok

Meskipun kasus kejadian viral video bayi meninggal ini masih perlu pemeriksaan lebih dalam, peristiwa serupa tentu saja diharapkan tidak perlu terulang kembali. Salah satu upaya yang cukup sederhana tentu saja bisa dilakukan dari dalam rumah. Tak hanya mengikuti protokol kesehatan, jangan lupa batasi diri untuk tidak keluar rumah untuk mencegah meluasnya kluster keluarga.

Baca Juga :

Bayi 4 bulan diduga meninggal akibat kabut asap, cegah risikonya dengan cara berikut!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Viral! Tak Sempat Ditangani Dokter karena Harus Rapid Test, Bayi Ini Meninggal
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti